Connect with us

Peristiwa

Polisi di Malang Berhasil Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Pelajar

Diterbitkan

,

Polisi di Malang Berhasil Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Pelajar
Seorang laki-laki berusia 17 tahun berinisial TJS warga Kabupaten Malang yang berprofesi sebagai pelajar mencoba percobaan bunuh diri. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pengendara kendaraan bermotor dan masyarakat di sekitar Jembatan Sukarno Hatta Malang di gegerkan akibat ulah seorang pelajar yang mencoba bunuh diri.

Pelajar ini berusaha melakukan upaya bunuh diri dengan melompat dari atas Jembatan Sukarno Hatta.

Masyarakat sekitar sudah curiga saat seorang laki-laki berusia 17 tahun berinisial TJS warga Kabupaten Malang yang berprofesi sebagai pelajar berjalan hilir mudik di sekitar jembatan.

Dia sambil melongok ke bawah jembatan berkali-kali, gerak gerik yang mencurigakan ini mendapatkan perhatian warga dan pengendara yang melintas di Jembatan Sukarno Hatta tersebut.

Karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, warga dan pengendara melaporkan kejadian tersebut ke Pos Polisi Simpang Tiga Universitas Brawijaya.

Ipda Gofur Zuhri Kanit Lantas Polsek Lowokwaru beserta anggota Unit Lantas Polsek Lowokwaru Aiptu Catur Wiyono, Aiptu Mashuri, Aipda Suwarno, dan Bripka Candra bergegas berlari ke arah lokasi yang di laporkan oleh masyarakat dan pengendara.

Rupanya benar saja, TJS sudah berada di pagar pembatas Jembatan Sukarno Hatta untuk meloncat kebawah jembatan.

Anggota Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota bersama masyarakat dan pengendara membujuk yang bersangkutan untuk mengurungkan niatnya.

Petugas terus membujuk TJS untuk segera kembali ke tempat yang aman, berkat kesabaran dan kesigapan anggota Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota yang di bantu masyarakat dan pengendara yang melintas akhirnya TJS berhasil di bujuk.

Saat ini TJS sudah di bawa ke Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota untuk di berikan pendampingan dan pihak kepolisian menghubungi keluarganya untuk penyelesaian lebih lanjut.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Suyoto memberikan tanggapan terkait peristiwa tersebut, “Kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang di lakukan adik kita ini (TJS) di sekitar Jembatan Sukarno Hatta,” ujarnya.

“Dan petugas kami yang berada di Pospol UB segera bergegas mendatangi TKP dan alhamdulillah adik kita ini berhasil kita bujuk untuk mengurungkan niatnya,” sambung Suyoto.

Dan saat ini, kata Suyoto, sudah kita amankan sementara di Polsek Lowokwaru untuk di lakukan pendampingan dan menenangkan diri.

“Sesuai dengan arahan Bapak Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto kepada kami semua agar senantiasa responsif dan bertindak cepat apabila ada laporan maupun pengaduan dari masyarakat,” kata Suyoto.

Kami implementasikan dalam kegiatan dinas sehari-hari, lanjutnya, dan Alhamdulillah hari ini kami bekerjasama dan berkolaborasi dengan masyarakat berhasil menyelamatkan satu nyawa dari percobaan bunuh diri.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk peran aktif masyarakat, yang turut menjaga kamtibmas di Kota Malang ini,” pungkas Kapolsek Lowokwaru. (tik/fir)

 

Advertisement Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Malang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Peristiwa

Angin Puting Beliung di Malang, Puluhan Rumah Rusak

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-01
Hujan lebat di sertai angin kencang terjang wilayah Desa Kebonangung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Hujan lebat di sertai angin kencang terjang wilayah Desa Kebonangung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang.

Angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (13/8/2022) sore kemarin.

Akibatnya, sejumlah 20 rumah milik warga mengalami rusak ringan, 8 rumah warga rusak sedang dan 1 fasilitas umum (fasum) rusak ringan.

“Puluhan rumah yang di terjang angin puting beliung, tepatnya di Dusun Sememek, Desa Kebonagung,” ujar Sandono Irawan selaku Kabid Kegawat Daruratan BPBD Kabupaten Malang, Minggu (14/8/2022).

Sandono menambahkan, saat ini anggota TRC BPBD Kabupaten Malang bersama perangkat Muspika masih melakukan aksesemen di lokasi.

“Sore kemarin, rekan rekan masih fokus aksesemen dan melakukan evakuasi pohon yang menimpa salah satu rumah milik warga,” terang Sandono.

Terkait kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. “Pihak BPBD Kabupaten Malang menyalurkan bantuan peralatan kebersihan, serta sembako kepada warga yang terdampak,” pungkas Sandono. (cdm/fir)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Bus Rombongan MTS Turen Terperosok di Wonosari Malang

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-01
Sebuah bus yang di tumpangi rombongan siswa Madrasah Sanawiah Annur Sawahan Turen terperosok ke jurang di Desa Plandi. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah bus yang di tumpangi rombongan siswa Madrasah Sanawiah Annur Sawahan Turen terperosok ke jurang di Desa Plandi, Wonosari, Kabupaten Malang pada Sabtu (13/8/2022).

“Ada 31 orang pada bus tersebut, terdiri atas 28 siswa, dua orang guru, dan pengemudi,” ujar Kapolsek Wonosari Iptu Anwari Sidiq.

Bus tersebut terperosok ke jurang, Kapolsek melanjutkan di tumpangi siswa terguling ke tebing jalan hingga terperosok kedalam jurang sedalam 3 Meter.

Akibat kejadian tersebut, kata Sidiq, ada dua orang siswa yang harus mendapatkan perawatan dari fasilitas kesehatan terdekat.

Seorang siswa bernama Karomatun Nisa, ia terkilir di bagian pinggang dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Ngajum.

Satu siswa lain, kata Sidiq itu bernama Billy ia mengalami luka lecet akibat terkena pecahan kaca.

Sementara itu, puluhan siswa dan penumpang lainnya di laporkan selamat dalam kejadian tersebut. “Penumpang lainnya selamat,” kata Sidiq.

Peristiwa itu terjadi karena di duga sopir yang bernama Fathur Rozi tak mampu menguasai kemudi, saat bus menanjak tajam dan berbelok. Sehingga, bus justru mundur ketika berjalan.

“Sehingga saat di gas, bukannya menanjak tapi justru mundur,” jelasnya.

“Kebetulan selain curam, kondisi jalan juga licin akibat hujan,” sambung Sidiq.

Sementara itu, salah satu guru yang mendampingi rombongan bernama Imam Mahalli mengatakan bahwa rombongan itu rencananya akan berwisata ke taman wisata waterfall Tanaka di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari.

“Ini agenda kelas IX C MTs Annur Sawahan, Kecamatan Turen,” ujar Imam.

Sebenarnya, rencana wisata itu adalah taman pemandian Sumbermaron, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran. Namun berubah ketika dalam perjalanan.

“Di tengah jalan kami mengubah rencana ke taman wisata Umbulan Tanaka. Rombongan hanya satu bus saja. Tapi belum sampai ke tujuan sudah mengalami kecelakaan,” pungkas Imam. (cdm/fir)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Hujan Lebat Disertai Angin di Malang, Pohon Segon Buto Roboh

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-01
Hujan lebat di sertai angin kencang terjadi di Kota Malang. Menyebabkan sebuah pohon sengon tumbang dan rantingnya menimpa dua mobil yang di parkir. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Hujan lebat di sertai angin kencang terjadi di Kota Malang. Menyebabkan sebuah pohon sengon tumbang dan rantingnya menimpa dua mobil yang di parkir.

Dua mobil yang tertimpa ranting pohon tersebut, parkir di Jalan Sulawesi depan RSI Aisyah Kota Malang.

“Pohon segon buto tumbang menimpa dua mobil jenis Honda HR-V dan Toyota Agya pesok saat terparkir di tepi Jalan Sulawesi depan RSI Aisyah,” ujar saksi mata Fikri Arif Sabtu (13/8/2022).

Pohon tersebut setinggi 15 meter dengan diameter 75 centimeter tumbang akibat akar penompangnya sudah rapuh, tidak kuat menahan terjangan angin kencang.

Saat itu hujan deras terjadi sejak pukul 12.30 WIB, kata Fikri, mulai deras dan angin semakin kencang, sekitar pukul 13.45 WIB, tiba-tiba terdengar suara retakan kayu.

“Kratak….pohon tersebut langsung terlepas dari tanah dan tumbang melintang di jalanan,” ucapnya.

“Beruntung kondisi jalan saat itu sedang sepi, tapi kebetulan ada dua mobil yang parkir di sebrang RSIA Aisyiyah,” sambung Fikri.

Saat itu pemilik mobil sedang berada di dalam rumah sakit, dan tidak ada korban atas tumbangnya pohon tersebut.

“Untuk mobilnya tertimpa dahan di bagian depan, dan bagian depannya agak pesok,” ujar Arif.

Sekitar pukul 14.00 WIB petugas Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Kota Malang tiba di lokasi. Petugas melakukan evakuasi dengan pemotongan dahan.

Arus kendaraan sempat terhenti lebih kurang satu jam. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 15.00 dan arus jalan kembali di buka. (cdm/fir)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com