Pemerintahan
ASTana serahkan Donasi Oksigen Konsentrator kepada Ponpes

KABARMALANG.COM – ASTana (Aksi Santri Tanggap Bencana), organisasi managemen kebencanaan independen, (15/9) menyerahkan secara simbolis donasi konsentrator oksigen pada pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Khoiriyah Hasyim di Jawa Timur.
ASTana berdiri oleh campur tangan Gus Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin dan KH Ma’ruf Amin di tahun 2017.
Acara ini, merupakan bagian dari program Jaga Kyai – Jaga Bu Nyai dari ASTana.
Organisasi ini menggelar donasi bersama Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren. Putra Wakil Presiden Gus Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin turut hadir di lokasi untuk menyerahkan donasi.
Gus Ahmad Syauqi mewakili Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pondok pesantren penerima donasi konsentrator oksigen.
Dia berharap ponpes juga dapat mendukung program Jaga Kyai dan Jaga Bu Nyai .
“Distribusi konsentrator oksigen ke pondok-pondok pesantren ini tentu juga akan membantu penanganan pandemi dengan menyediakan akses alat kesehatan bagi santri, guru, dan juga warga sekitar,” kata Gus Ahmad Syauqi.
Distribusi konsentrator oksigen untuk ponpes oley ASTana merupakan yang pertama di Jawa Timur.
Gus Ahmad Syauqi sebagai founder ASTana hadir bersama sejumlah pejabat.
Antara lain KH Waryono Dir PD Podtren Kemenag RI, Brigjen TNI Bagus Budiyanto Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya, AKBP Melky Wadir Pam Obvit Polda Jatim.
Hadir pula Budi santoso Kalaksa BPBD Jatim, H Roziqi Ketua Baznas Jatim, Letkol Inf Triyono Dandim 0814/Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho Kapolres Jombang, Mayor Inf Bambang Kasipuan Ter Korem 082/CPCJ.
Termasuk, KH Abdul Hakim Mahfudz/Gus Kikin Pengasuh Pesantren Tebuireng, Nyai Hj Maksunah Faruq Pengasuh Ponpes Salafiyah Safi’iyah Khoiriyah Hasyim.
Laksono dari Kemenag Jatim, Taufiqurrahman Kepala Kemenag Jombang, Jajaran PJU Polres, Forpimcam Diwek dan perwakilan ponpes yang mendapatkan bantuan juga hadir.
Ditribusi kedua bakal berlangsung pada tanggal 24 September 2021 di Solo Jawa Tengah.
Kemudian, distribusi ketiga juga bergulir di tanggal yang sama di DIY Yogyakarta.
Sementara, distribusi keempat akan berjalan pada tanggal 25 September 2021 di Bandung Jawa Barat.
Lalu, distribusi terakhir akan bergulir di PP An Nawawi Tanara, Provinsi Banten.
Cahilbryan Abbiyya, salah satu Co-founder ASTana, menegaskan komitmen ASTana dalam mendukung pemerintah Indonesia selama pandemi covid-19.
Menurutnya, ketika kasus Covid-19 naik pada akhir Juli, ASTana segera menghubungi Kementrian Agama untuk mencari tahu bantuan apa yang sedang mendesak.
“Kami bersyukur bahwa setelah program Jaga Kyai dan Jaga Bu Nyai untuk Indonesia meluncur, Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa pemenuhan oksigen di rumah sakit di Indonesia, khususnya Jawa-Bali telah membaik,” ujarnya.
Meski kasus Covid-19 telah mengalami penurunan, Cahilbryan menegaskan ASTana akan terus mendukung pemerintah dan melakukan upaya terbaik untuk membantu penanganan pandemi.(carep-04/yds)
Peristiwa4 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa4 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara
Olahraga4 minggu yang laluManchester United Menang 4-0 atas Sabah FK di Liga Champions 2026/27
Olahraga4 minggu yang laluDewa United vs Bhayangkara FC Berakhir 2-2, Denilson Junior Jadi Penyelamat di Menit 85
Serba Serbi3 minggu yang laluCoway Indonesia Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat IBT 2026 dan CSR
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Perlindungan Anak dari ABH dan Terorisme
Pemerintahan3 minggu yang laluDinsos Kota Malang Minta HRD Pabrik Rokok Kawal Penyaluran BLT DBHCHT 2026
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Layanan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak
























