Connect with us

Edukasi

IMM Malang Raya Hadirkan Novel Baswedan Soroti Pelemahan KPK

Diterbitkan

,

IMM Malang Raya Hadirkan Novel Baswedan Soroti Pelemahan KPK
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat sesi stadium general Sekolah Advokasi Kebijakan Publik (SAKP) IMM Malang Raya secara daring (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COMIkatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya mengadakan Sekolah Advokasi Kebijakan Publik (SAKP) secara daring dengan tema Keberpihakan Politik IMM.

Agenda ini terhelat sejak Kamis (22/7) hingga Senin (26/7) kemarin. Ada 38 peserta yang mengikuti dari berbagai daerah seperti Bogor, Pontianak, Solo, dan kader IMM Malang Raya sendiri.

IMM Malang Raya mengundang Novel Baswedan, Penyidik Senior KPK sebagai narasumber dalam sesi stadium general.

Sebab, agenda ini menjadi bagian dari upaya advokasi kebijakan publik terutama isu pelemahan KPK.

Novel menyampaikan bahwa kewajiban memberantas korupsi sebenarnya adalah tugas negara dengan memperkuat penegakan hukum.

“Kita lihat, semua negara-negara maju ketika bisa memberantas korupsi yang baik, mereka selalu memulai dari penegak hukum terlebih dahulu,” jelas Novel, Kamis (22/7) melalui Zoom meeting.

Novel juga menyampaikan bentuk-bentuk upaya pelemahan KPK mulai dari pembentukan opini dan revisi UU KPK.

“Hingga sekarang yang dipercaya sebagai tahap akhir pelemahan KPK dengan menyingkirkan 75 pegawai (KPK) yang menjadi penggerak masing-masing bidang kerja,” tambahnya.

Selain Novel Baswedan, ada sejumlah narasumber lain misalnya Haris Azhar, S.H., MA., Founder Lokataru.

Lalu ada Subhan Setowara dan Nafik Mothohirin, Direktur Eksekutif dan Direktur Program RBC Institute A. Malik Fajar.

Kemudian selain Novel, juga ada Aulia Kasanofa, Sekjen Mahutama. Berikutnya Khamid Istakhori dari Federasi SERBUK Indonesia.

Hingga Anjar N. Yuski, Founder Neratja Law Office, serta Wahyudi Kurniawan Bidang Hukum HAM dan Advokasi PWPM Jawa Timur.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler