Connect with us

Pemerintahan

Pemkot Malang Rancang Gedung Sekolah Jadi Safe House Covid-19

Diterbitkan

,

20210727 102122
Wali Kota Malang, Sutiaji (tengah) saat di Balaikota Malang (Foto:Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Pemkot Malang akan menambah beberapa titik safe house Covid-19 atau tempat isolasi terpusat (isoter) baru di Kota Malang.

Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan bed pasien yang menjalani isolasi di Safe House BPSDM Jalan Kawi dan RS Lapangan Ijen Boulevard.

Dengan adanya tambahan tempat isoter di beberapa titik Kota Malang, tentunya akan mempercepat penanganan Covid-19.

Wali Kota Malang, Sutiaji membenarkan. Pihaknya akan menjadikan beberapa gedung sekolah sebagai lokasi isoter pasien Covid-19.

“Kita (Pemkot Malang) siapkan (isoter) di sekolah-sekolahan yang berdekatan dengan puskesmas,” ucap Sutiaji kepada media, Selasa (27/7).

Selain itu, Sutiaji bakal menjadikan Gedung VEDC (Vocabulary Education Development Center) Malang sebagai lokasi isoter.

“Ada nanti penambahan di VEDC juga. Ini saya kira juga bisa mewakili,” kata orang nomor satu di Pemkot Malang itu.

Pria berkacamata itu juga menuturkan Gedung Rrsun Kementerian Pendidikan hasil hibah dari Kementerian PUPR yang terletak di Kecamatan Kedungkandang bisa menjadi tempat isoter.

“Ini masih akan kami lakukan, termasuk di Kedungkandang nanti akan kita jajaki ya. Itu nanti akan kita sudah ada bednya. Nanti tinggal airnya saja,” terangnya.

Di samping itu, Sutiaji melanjutkan bahwa ada penambahan bed di Safe House BPSDM Jalan Kawi.

“Kita ini sudah ada penambahan di (Safe House) Jalan Kawi dari 97 (bed) nanti menjadi 224 bed,” ucap Politisi Partai Demokrat itu.

Sutiaji memberitahukan bahwa pada saat ini ada 2000-an warga Kota Malang yang sedang menjalani isolasi mandiri Covid-19.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler