Connect with us

COVID-19

Setelah Sembuh Dari Covid, Ini Kesaksian Penyintas Asal Kota Malang

Diterbitkan

,

Setelah Sembuh Dari Covid, Ini Kesaksian Penyintas Asal Kota Malang
Para penyintas covid Kota Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sejumlah penyintas covid asal Kota Malang menceritakan pengalamannya setelah sembuh.

Contohnya, pengakuan penyintas positif covid-19, warga Kelurahan Bakalan Krajan Harto Sutiyo. Dia berjuang menguatkan imun dan iman saat isolasi mandiri (isoman).

“Awalnya anak saya yang terpapar Covid-19, kemudian istri saya dan saya pun ikut terpapar. Akhirnya kami melakukan isoman,” ujar Harto Sutiyo, Jumat (23/7).

Selama menjalani isoman, kata dia, dirinya selalu mengonsumsi obat dari dokter dan obat herbal dari empon-empon atau rempah-rempah dan madu.

Harto Sutiyo mencoba mengatasi napas yang sesak dan tidak bisa mencium aroma dengan menghirup minyak kayu putih dan minyak angin.

Selain itu, selama isoman, dia juga rutin berjemur pada pukul 09.00-10.30 WIB.

Selama isoman, Harto Sutiyo juga selalu makan secara teratur dan cukup. Meskipun ada rasa malas untuk makan, namun dirinya selalu memaksakan diri agar makanan bisa masuk ke lambung.

Dengan cara itu, maka imun akan meningkat. Jika imun naik, maka proses kesembuhan sudah semakin dekat.

Pikiran juga tidak boleh terlalu stres. Dia mengimbau agar selalu berdoa dan berpikir positif untuk sembuh.

“Setelah menjalani isoman, alhamdulillah saat ini saya sudah fit sembuh dan negatif covid 19,” tambahnya.

“Semoga kita semua mendapat kesehatan, panjang umur, dan terhindar dari segala penyakit. Selalu berdoa kepada Tuhan, semoga Tuhan selalu melindungi kita,” pungkasnya.

Kabar Lainnya : Penipu Di Malang Bonyok Dihajar Massa, Gelapkan Mobil, Lari Dari Polisi.

Penyintas covid-19 lainnya adalah Sekretaris Lurah Bandulan Mutho’ Shobiri, SSTP MAP. Dia terpapar covid-19.

Bedanya, dia tidak isoman melainkan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang.

Saat itu, dia meningkatkan daya tahan tubuhnya dengan mengonsumsi vitamin dan meminum obat dari dokter.

“Saya menerapkan pola hidup sehat serta makan makanan yang bergizi. Walaupun pada waktu itu indra perasa dan penciuman saya hilang, saya juga berjemur di pagi hari,” ceritanya.

Pesan positif yang ingin ia sampaikan adalah agar orang yang saat ini sedang berjuang melawan covid-19 tetap semangat dan optimis.

Mutho’ Shobiri mengimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan serta selalu berdoa kepada Tuhan agar tetap mendapat kesehatan dan kesembuhan.

Setelah berjuang, saat ini ia telah sembuh atau negatif dari covid dan kembali beraktivitas.

Penyintas covid-19 berikutnya warga Kelurahan Dinoyo, Erwin Mulyo. Menurut Erwin, salah satu obat covid-19 adalah diri sendiri.

Karena yang sangat perlu adalah menjaga semangat diri sendiri untuk berjuang melawan covid-19.

Jika ada pasien Covid-19 yang mulai tidak semangat, maka tugas yang lainnya memberi semangat. Artinya sama-sama saling menguatkan dan menyemangati.

“Tetap semangat dan tetap berikhtiar serta berdoa kepada Allah SWT. Agar mendapat kesembuhan dan keselamatan,” jelasnya.

Bagi yang perawatan di rumah sakit, tetap berjuang dan semangat sembuh. Karena obat dari covid-19 salah satunya dari diri kita sendiri. Mari selalu menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Erwin Mulyo.

Erwin Mulyo menambahkan, para tenaga kesehatan yang menjalankan tugas di garda terdepan selama pandemi ini juga selalu memberikan semangat.

Hal itu untuk memulihkan kondisi pasien covid-19 agar segera pulih. Menjaga pikiran tetap positif menjadi hal yang penting dalam proses sembuh dari covid-19.

“Karena pikiran akan memengaruhi kondisi mental dan psikis, sehingga naik atau turunnya imun tergantung dari pikiran,” akhirnya.(carep-04/yds)

COVID-19

5000 Dosis Vaksin Covid-19 Tersalur Di SMKN 1 Singosari

Diterbitkan

,

5000 Dosis Vaksin Covid-19 Tersalur Di SMKN 1 Singosari
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono dan Bupati Sanusi saat berbincang dengan siswa penerima vaksin di SMKN 1 Singosari. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Vaksinasi 5000 dosis bagi pelajar dan masyarakat umum tergelar di SMKN 1 Singosari, Kabupaten Malang.

Bupati Malang H Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono dan jajarannya meninjau langsung lokasi vaksinasi, Rabu (22/9).

Bagoes menerangkan, vaksinasi dengan total 5.000 dosis memakai vaksin jenis Sinovac.

Dia berharap acara berjalan sesuai rencana. Sehingga, dosis vaksin tersebut benar tersampaikan kepada para pelajar dan masyarakat Kabupaten Malang, terutama di Singosari.

“Saya pastikan pelaksanaan vaksinasi lancar. Vaksinasi harus mencapai sasaran, yaitu lima ribu dosis bagi pelajar dan masyarakat umum,” ucap Bagoes.

Bagoes menegaskan, vaksinasi ini bertujuan menambah kekebalan tubuh masyarakat. Sehingga, lewat vaksin ini, masyarakat Kabupaten Malang terhindar dari covid-19.

“Tujuannya untuk membentuk herd imunnity guna untuk mencegah penularan covid-19,” jelas Bagoes.

Bagoes Wibisono menuturkan, pelajar dan masyarakat yang sudah vaksin tetap harus mematuhi protokol kesehatan 5M.

“Kita harus tetap patuhi protokol kesehatan 5M. Tetap harus memakai masker, menjauhi kerumunan, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menjaga jarak,” tuturnya.

Bagoes mengapresiasi Kepala SMKN 1 Singosari beserta jajarannya. Karena, mereka siap dalam menjalankan vaksinasi dan sukses menyalurkan 5.000 dosis vaksin.

Sesuai rencana vaksinasi akan terlaksana dalam dua hari. Yaitu hari ini Rabu (22/9) dan hari Kamis (23/9) besok.

“Kami berterima kasih kepada kepala sekolah dan panitia yang telah merelakan waktu, tenaga dan pikirannya demi mensukseskan Vaksinasi kali ini,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Warga Binaan Lapas Malang Dapat Vaksinasi Dari Polresta

Diterbitkan

,

Warga Binaan Lapas Malang Dapat Vaksinasi Dari Polresta
Vaksinasi untuk warga binaan Lapas Kelas I Malang dari Polresta. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Sebanyak 500 warga binaan Lapas Kelas I Malang mendapat suntikan dosis pertama vaksin Astra Zeneca (AZ) oleh Polresta Malang Kota, Rabu (22/9).

Pelaksanaan vaksinasi di halaman dalam Lapas dalam rangka mendukung pemerataan vaksinasi nasional. Sekaligus mendukung percepatan vaksinasi inisiasi Presiden RI Joko Widodo.

Suasana kegiatan vaksinasi nampak berbeda dengan gerai vaksin di tempat lain. Karena, semua peserta vaksin adalah warga binaan Lapas Kelas Satu Lowokwaru.

Kabagren Polresta Malang Kota, Kompol Yuliati mengabarkan, Polresta Malang Kota bersinergi dengan Lapas Kelas I Malang untuk melaksanaan vaksinasi ini.

“Pelaksanaannya gabungan dari tim kesehatan Polresta Malang Kota dan tim medis Lapas Lowokwaru,” ujar Yuliati.

Dia menyebut, vaksinasi hanya berlaku bagi yang lolos screening.

“Sementara untuk warga binaan Lapas Lowokwaru yang menderita sakit, maka harus tunda vaksinasinya. Menunggu sampai kondisi warga binaan sehat dulu” jelasnya.

Yuliati, mewakili Kapolresta Malang Kota mengucapkan terimakasih kepada Kalapas Kelas Satu Lowokwaru atas ketersediaan waktu dan tempat untuk pelaksanaan vaksinasi.

“Semoga semua para warga binaan Lapas Lowokwaru dalam kondisi sehat selalu dan kebal dari covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Lowokwaru Malang, RB Danang Yudiawan mengatakan Lapas Kelas I Malang ini memiliki penghuni kurang lebih 3.315 warga binaan.

“Target kita adalah seluruh WBP mendapatkan vaksin. Hari ini Rabu (22/09) sekitar 500 WBP yang tervaksin dan kegiatan ini akan bergulir secara bertahap. Supaya WBP yang belum mendapatkan agar segera dapat,” terangnya.

RB Danang pun Malang mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri atas dukungan berupa vaksinasi.

“Ini adalah awal yang baik, semoga kedepannya hubungan Lapas Kelas I Malang dengan Polresta Kota Malang semakin sinergi dan harmonis,”tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kodim 0833 Kota Malang Dukung Penuh Vaksinasi Merdeka

Diterbitkan

,

Kodim 0833 Kota Malang Dukung Penuh Vaksinasi Merdeka
Forpimda Jatim, Forpimda Kota Malang dan civitas akademika UMM saat vaksinasi merdeka. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Kodim 0833 Kota Malang mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi merdeka inisiasi dari Presiden RI Joko Widodo.

Rabu (22/9), sejumlah wilayah di Kota Malang menghelat vaksinasi. Pertama, pusat acara vaksinasi merdeka berpusat di kampus Universitas Muhammadiyah Malang.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Irdam V/Brw Brigjen TNI Arie Subekti beserta rombongan hadir dalam kegiatan “Gerakan Vaksinasi Merdeka Serentak Pada 96 Titik Di Seluruh Indonesia”.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona pun turut mengawal Forpimda Jatim, bersama Polresta, dan tuan rumah Rektor UMM, Dr Fauzan MPd.

Koordinator BEM Nusantara Jatim, Ahmad Faruq dan Wapresma UMM, Harissudin turut hadir demi kesuksesan vaksinasi serentak ini.

Joko Widodo, Presiden RI, secara virtual memberi dorongan kepada para mahasiswa di hadapan Forpimda Jatim dan Forpimda Kota Malang.

“Kunci dalam penanganan covid-19 di Indonesia yaitu percepatan vaksinasi dan penerapan Prokes,” ujar Jokowi dalam siaran virtual tersebut.

Jokowi juga mengingatkan agar mahasiswa dan masyarakat untuk tetap selalu menggunakan masker.

Di tempat lain, jajaran Forkopimcam Sukun yang terdiri dari Koramil, Polsek dan Satpol PP kecamatan setempat mengawal vaksinasi covid-19 tahap I untuk para lanjut usia (Lansia).

Kabar Lainnya : Unisma Sambut Merdeka Belajar.

Tetapi, bukan cuma lansia, vaksinasi juga menyasar masyarakat umum warga Kelurahan Tanjungrejo.

Pelaksana vaksinasi yaitu petugas kesehatan dari Puskesmas Sukun. Sementara, lokasi vaksinasi adalah halaman Kelurahan Tanjungrejo Jalan Mergan Raya nomor 1 Kelurahan Tanjungrejo  Kecamatan Sukun Kota Malang, Rabu (22/9).

Danramil 0833/04 Sukun Kapten Kav Aan Jauhari mengabarkan, kegiatan vaksinasi tahap I jenis vaksin Astra Zaneca tersebut melibatkan 200 orang peserta.

“Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat yang akan mendapatkan suntikan vaksinasi,” terangnya saat memantau proses vaksinasi.

Vaksinasi di Tanjungrejo Sukun Kota Malang. (foto : ist)

Dia menegaskan, aparat akan terus melakukan pendampingan kepada para petugas atau tenaga medis.

Selain itu, aparat juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksinasi tersebut tentunya aman dan halal.

“Tentu kami juga mengimbau dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahwa vaksin itu penting sebagai wujud ikhtiar agar tubuh bisa kebal dari virus, khususnya Covid-19,” pungkasnya.

Di lokasi lain, serbuan vaksin Sinovac dosis I bergulir di SMPN 2 Jalan Prof M Yamin nomor 60 Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen Kota Malang.

Peserta mencapai 250 orang. Dengan rincian, lansia sebanyak 75 orang dan warga umum 175 orang.

Vaksinasi di SMPN 2 Malang, Sukoharjo Klojen. (foto : ist)

Danramil Klojen Lettu Inf Miseri hadir bersama jajarannya di Muspika Klojen untuk memastikan vaksinasi terlaksana dengan baik.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Ucapan Hari Pelanggan Nasional Dari PDAM Tugu Tirta
Iklan Cukai Pemkot Malang

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com