Connect with us

Edukasi

Teknik Kimia ITN Malang Meraih Tiga Hibah Dirjen Dikti Kemendikbud

Diterbitkan

,

Teknik Kimia ITN Malang Meraih Tiga Hibah Dirjen Dikti Kemendikbud
Zoom Teknik Kimia ITN Malang Senin sore (19/7). (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tim Dosen Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang meraih hibah Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud RI.

Hibah tiga program tersebut yaitu Matching Fund – Kedaireka, Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) 2021 dan Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Tertulis (PKM-GT).

“Sejak MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) kami sudah ingin berpartisipasi mendapatkan hibah. Kali ini prestasi hibah kami cukup menggembirakan, hasil kerja sama Teknik Kimia dan Arsitektur,” ujar Kaprodi Teknik Kimia, Mohammad Istnaeny Hudha, MT Senin (19/7) sore via Zoom.

Hudha bersyukur dosen dan mahasiswa gabungan di Teknik Kimia ITN Malang tak berhenti untuk mengukir prestasi.

“Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini. Saat pandemi pun kami ternyata bisa berpartisipasi program Dikti. Apalagi ada dukungan penuh ITN Malang. Kami semakin termotivasi,” tandasnya.

Ketua Pelaksana Tim Teknik Kimia ITN Malang, Dr Nanik Astuti Rahman, ST MT mengamini. Program Matching Fund merupakan bentuk nyata dukungan dari Kemendikbud.

Karena, misi hibah ini adalah untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara perguruan tinggi dan industri.

Ada benang merah di sini, pendidikan tinggi menyesuaikan dan menanggapi setiap kebutuhan industri,” jelasnya.

Tim dosen juga melibatkan mahasiswa melakukan sebuah penelitian. Target riset tentu menuju kolaborasi dengan industri.

Untuk itu, ITN Malang juga menggandeng Bumdes Barokah Desa Sumberejo Kota Batu sebagai mitra.

Sementara, judul penelitian tim dosen dan mahasiswa adalah Pengolahan Limbah Pertanian di Desa Sumberejo Batu untuk Menunjang Perencanaan Eduwisata Ekologi.

“Karena selama ini limbah sayuran di Desa Sumberejo mengganggu dan mencemari lingkungan. Sehingga, butuh inovasi berupa sentuhan teknologi untuk mengolah limbah tersebut,” ringkasnya.(carep-04/yds)

Iklan

Terpopuler