Connect with us

Pemerintahan

Klaster Bandulan Muncul, 1 Meninggal, 7 Positif, Sempat Ke Bangkalan

Diterbitkan

,

20210622 150624
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif saat ditemui wartawan di Gedung Mini Block Office Lantai, Selasa (22/6). (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Klaster Covid-19 semakin bertambah di Kota Malang, untuk yang terbaru kali ini muncul di Jalan Bandulan IF/17 RT 05 RW 04, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kepala Dinkes Kota Malang Husnul Muarif mengamini. Di klaster tersebut ada tujuh warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Satu di antaranya meninggal dunia pada Minggu (20/6).

Husnul menuturkan klaster itu berawal dari sebuah keluarga besar di Jalan Bandulan yang melakukan takziah ke Kabupaten Bangkalan beberapa hari yang lalu.

“Setelah takziah, sebagian pulang dan sebagian keluarga besarnya masih ada di sana (Bangkalan) untuk 7 harinya,” ujar Husnul, kepada wartawan, Selasa (22/6).

Setelah keluarga besar tersebut kembali dari Kabupaten Bangkalan menuju Kota Malang. Ada salah satu anggota keluarga yang merasakan gejala Covid-19, yakni pria berinisial MS, 49.

“Kemungkinan satu orang tersebut memang termasuk dalam prolanis. Sehingga ada kontrol hipertensi dan diabetes,” terangnya.

“Satu anggota keluarga itu merasakan gejala selama tiga hari. Kemudian beliaunya terasa sakit. Lalu periksa ke RS Panti Nirmala dan melakukan rawat inap,” sambungnya.

Setelah tiga menjalani rawat inap di RS Panti Nirmala, satu anggota keluarga besar tersebut pun meninggal dunia. Dia meninggal dalam kondisi terkonfirmasi positif Covid-19, pada Minggu (20/6) kemarin.

Selanjutnya, tim Satgas Covid-19 langsung melaksanakan tracing kepada keluarga besar mendiang. Yakni ada 9 orang yang jalani tes swab antigen.

“Dari sembilan keluarganya yang kita (Satgas Covid-19) swab, ada enam yang hasilnya positif (Covid-19). Setelah itu kita geser langsung ke RS Lapangan Idjen Boulevard,” jelansya.

Tak berhenti di situ, Satgas Covid-19 juga melakukan tes swab antigen kepada 33 orang. Mereka juga memiliki kontak erat dengan keluarga besar tersebut.

“Dari 33 warga yang kita swab, hasilnya telah keluar. Mereka semua negatif Covid-19,” akhirnya.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler