Peristiwa
Penemuan Bayi Di Tepi Sungai Brantas Gegerkan Warga Kendalpayak

KABARMALANG.COM – Penemuan bayi di tepi sungai Brantas menggegerkan warga Dusun Watudakon, Desa Kendalpayak Pakisaji, Kabupaten Malang.
Penemuan bayi ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kapolsek Pakisaji, AKP Edi Purnama membenarkan.
“Benar, tadi pagi ada temuan jenazah bayi di tepi sungai Brantas Kendalpayak,” kata Edi kepada Kabarmalang.com, Sabtu siang (29/5).
Edi menjelaskan, mulanya ada seorang warga Suwito, warga Dusun Watudakon Kendalpayak, pergi ke sungai.
“Saksi hendak buang air besar di sana. Tetapi, saat hendak jongkok, dia melihat ada sesuatu yang mengambang di pinggir sungai,” ujar Edi.
Saat warga Kendalpayak itu mendekati lokasi, ternyata yang mengambang adalah sesosok bayi.
Kontan saja, dia menghubungi Ketua RT 10 RW 10 Desa Kendalpayak, Kariono. Dari sini, laporan polisi pun meluncur ke Polsek Pakisaji.
“Begitu menerima laporan, kami langsung meluncur ke lokasi. Kami datang bersama ambulans PMI,” ringkasnya.
Saat olah TKP di kawasan Kendalpayak, polisi mendapati jenis kelamin bayi adalah perempuan. Selain itu, kondisi jenazahnya juga sudah mulai menghitam.
“Kami perkirakan kondisi bayi dua hari meninggal,” tandas Edi. Begitu selesai olah TKP, ambulans PMI melarikan jenazah korban ke KM RSSA Malang.
Petugas forensik pun melakukan visum terhadap mayat tersebut. Sementara, polisi saat ini masih melakukan penyelidikan.
Muncul dugaan, orang tua korban membuang bayi ini ke sungai setelah lahir. Dugaan kuat lainnya, bayi ini lahir dari hubungan terlarang sehingga dibuang.
Tetapi, meski penemuannya di Kendalpayak, polisi belum bisa memastikan apakah pelakunya juga warga sekitar.
Karena, usia jenazah yang sudah dua hari makin memperluas spektrum penyelidikan kasus ini.(carep-04/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























