Connect with us

Pemerintahan

Pemerintah Kota Malang Dirikan 1.120 Posko PPKM Mikro

Diterbitkan

,

15e580d2 21e5 494d bc40 0ed684d4194a
Kapolres Malang Kota, Wali Kota Malang dan Dandim Kota Malang saat rapat soal posko PPKM mikro. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kota Malang membentuk 1.120 posko PPKM mikro. Ribuan posko itu tersebar di penjuru Kota Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji membenarkan. Sutiaji memastikan kesiapan Kota Malang dalam PPKM Mikro.

“Kota Malang ada 1.120 posko PPKM Mikro. Nantinya setiap RT harus ada posko,” ujar Sam Aji, Kamis (18/2), usai rapat Forpimda Kota Malang di NCC.

Baca Juga : Jabar Bergerak Dirikan Posko Makan Siang Gratis.

Pemkot Malang juga menyiapkan dana pelaksanaan PPKM Mikro. Dana operasional posko total berjumlah Rp 129 juta. Ini alokasi untuk 5 Kecamatan dan 57 Kelurahan.

Sementara, dana operasional RT/RW berjumlah Rp 2,415 miliar. Pemkot Malang pun sudah mengajukan pencairannya sejak 17 Februari.

Selanjutnya, ribuan posko akan mengawal update zonasi covid-19 RT. Saat ini, ada 4.026 RT kategori zona hijau.

Kemudian, dan ada 48 RT berkategori zona kuning. RT di Kota Malang tidak ada yang zona oranye dan merah.

RT zona kuning terbanyak di dua kecamatan. Yakni Blimbing dan Sukun.

Tetapi, grafik penambahan konfirmasi positif covid-19 turun signifikan. Sehingga, posko PPKM mikro diharap bisa semakin menekan penyebaran.

Sutiaji menargetkan posko PPKM Mikro ini berkelanjutan. “Saya kira tidak usah ada batas waktu. Sampai pandemi ini berakhir. Hanya saja seperti WFH-nya kita ubah. 75 WHO-nya dan yang 25 WFH,” tambahnya.

Dandim Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona sepakat. Kodim siap mengawal penuh jalannya posko PPKM mikro.

“Dengan harapan, penyebaran covid-19 bisa benar-benar hilang. Sehingga, kita semua bisa hidup normal lagi,” tutupnya.(carep-04/yds)

Iklan

Terpopuler