Connect with us

Serba Serbi

Imlek 2021, Eng An Kiong Bakti Sosial Bersama TNI Polri

Diterbitkan

,

Kapolresta Makota Kombespol Leonardus Simarmata dan Dandim Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona di Eng An Kiong. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pandemi membuat perayaan Tahun Baru Imlek 2572 berlangsung berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Majelis Agama Konghucu Kota Malang, Halim Tobing, mengatakan bahwa perayaan Imlek tahun ini sederhana tanpa ada pertunjukan Barongsai yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

”Hanya prosesi upacara sembahyang yang  pengurus inti saja. Jumlahnya kurang lebih 20-30 orang. Kami patuhi aturan protokol kesehatan,” ungkapnya, di Klenteng Eng An Kiong, pada Jum’at (12/2).

Karena pandemi, barongsai di Klenteng Eng An Kiong Malang tidak ada. Sebagai penggantinya, dia menggelar kegiatan bakti sosial untuk korban bencana alam. Ini bekerjasama dengan TNI Polri.

”Kita tetap mengikuti imbauan dari pemerintah sekaligus sebagai tindakan preventif dari pribadi kita masing-masing. Lebih amannya kita rayakan secara virtual,” terangnya.

Dia berpesan, agar seluruh umat konghucu di Kota Malang maklum dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19 agar badai pandemi ini segera berlalu.

Sementara itu Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona menyampaikan bahwa ibadah di Klenteng Eng An Kiong saat ini adalah dalam rangkan merayakan Imlek 2572 Tahun 2021.

Yang bertujuan menyampaikan rasa syukur dan harapan. Agar rezeki melimpah di masa yang akan datang bagi masyarakat etnis Cina/Tionghoa pada umumnya dan khususnya yang berdomisili di wilayah Kota Malang.

Hadir juga di acara sembahyangan ini, Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata. Jajaran Kodim dan Polresta juga turut hadir mengawal ibadah Imlek di Eng An Kiong.(carep-04/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

BTS Meal McD Bikin Driver Ojol Malang Ini Antre 3 Jam Untuk 1 Orderan

Diterbitkan

,

BTS Meal McD Bikin Driver Ojol Asal Kota Malang Ini Antre 3 Jam
Kusprianto, seorang driver ojek online yang sedang menunggu antrean orderan paket menu BTS Meal di pelataran gerai McDonald's Sarinah Kota Malang (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – BTS meal McD berdampak negatif bagi kelancaran kerja para driver ojek online. Contohnya saja, driver ojek online (ojol) yang tampak sedang duduk lesehan ini.

Dia duduk sambil memangku kakinya di pelataran gerai McDonald’s Sarinah, Jalan Jenderal Basuki Rahmat Kota Malang, Rabu (9/6) siang.

Driver ojol itu bernama Kusprianto, 40. Dia menggunakan jaket ojol yang warnanya mulai luntur. Sepertinya jaket itu telah dia gunakan sejak awal ngojek pada tahun 2018 lalu.

Air mukanya tampak penuh harap menunggu operator McD memanggil namanya yang sedang mengantre orderan paket BTS Meal dari customernya.

Dia sesekali menengok ponsel pintar miliknya, entah apa yang dia tengok di situ. Karena sudah barang tentu dia tidak sedang menunggu orderan lainnya.

Sebagian masyarakat Indonesia hari ini memang sedang demam menu bertajuk BTS Meal. Hasil kolaborasi antara McDonald’s dengan boy band kenamaan BTS asal Korsel.

Kusprianto sudah berada di pelataran McD sejak pukul 11.30 WIB. Dia bersama ratusan driver ojol lainnya bergerombol di situ.

Mereka mau tidak mau harus melayani customer merayakan launching BTS Meal pada pukul 11.00 WIB.

Mulanya Kusprianto dan koleganya berkerumun. XNamun pihak Satgas Covid-19 hadir untuk mengatur antrean agar lebih tertib. Sehingga Kusprianto pun memilih menepi.

Dia rela mengantre selama tiga jam, sejak pukul 11.30 hingga 15.00 WIB, demi memenuhi hasrat customernya menikmati BTS Meal.

“Iya mas, saya ngantri dari jam setengah 12 sampai jam 3 ini. Orderannya satu orang asal Klayatan, dia order dua item BTS meal,” ujar Kusprianto kepada Kabarmalang.com, Rabu (9/6).

Kabar Lainnya : Devi Erlinda, Srikandi Gojek Tangguh Saat Pandemi.

Selama menunggu antrean, selama itu pula warga asal Kelurahan Mergosono Kota Malang itu tidak menerima orderan lainnya. Dia sementara ini hanya fokus menuntaskan orderan BTS Meal.

“Saya gak bisa cari orderan lain. Itu sudah ketetapan dari sana (perusahaan), gak bisa saya cancel. Meskipun dari customer sendiri juga gak bisa cancel,” terangnya.

‘Kalau saya cancel maka performa saya turun mas,” tambah Kusprianto dengan nada yang lirih.

Tetapi, dia menuturkan bahwa antrean BTS Meal ini sudah menjadi resiko dan dinamika profesinya. Toh dia tetap menikmatinya dan menjaga kepercayaan customer.

“Meskipun memang kalau hari biasa, kalau jam segini dari jam 12 siang sampai 3 sore saya bisa dapat maksimal 7 orderan. Baik dari orderan penumpang, makanan dan minuman,” ungkapnya.

Salah satu hal yang menjadi api semangat bagi Kusprianto untuk tetap berjibaku menjadi driver ojol adalah untuk membahagiakan keluarganya di rumah. Kalau harus menunggu orderan BTS Meal selama tiga jam, dia rela melakukannya.

“Ya untuk hasil ngojek bisa kita (keluarga) nikmati setiap hari, gak menunggu mingguan atau bulanan,” kata Kusprianto.

“Hasilnya untuk kebutuhan keluarga di rumah. Anak saya ada dua, yang satu SMP kelas 3, dan satunya masih kecil baru berusia satu setengah tahun,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Pemuda Muhammadiyah Di Jawa Timur Serentak Tanam Ribuan Pohon

Diterbitkan

,

Pemuda Muhammadiyah Di Jawa Timur Serentak Tanam Ribuan Pohon
Pemuda Muhammadiyah dalam acara satu kader satu pohon untuk hari lingkungan hidup sedunia. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menginisiasi gerakan 1 kader 1 pohon dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia, 5 Juni 2021.

Gerakan tersebut sebagai wujud kontribusi Pemuda Muhammadiyah dalam pelestarian lingkungan, serta pengejawantahan spirit Amar Ma’ruf dalam isu lingkungan.

Ketua PWPM Jatim Dikky Syadqomullah mengatakan, sekarang ini kepedulian masyarakat pada pelestarian lingkungan semakin menurun.

Buktinya, masih marak pembalakan liar yang mengakibatkan bencana hilangnya hutan, dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam penanaman pohon.

Padahal Islam sangat peduli terhadap pelestarian lingkungan. Banyak ayat Al-Qur’an atau Hadits mengulas hal tersebut.

“Kita ingin kader Pemuda Muhammadiyah tidak hanya hafal dan faham ayat atau hadits mengenai pelestarian lingkungan, tetapi juga mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya,  di sela penanaman pohon Bersama kader Pemuda Muhammadiyah, Sabtu (5/6).

Kabar Lainnya : Walikota Sutiaji Hadiri Peringatan Milad 107 Muhammadiyah.

“Seperti halnya ketika Kiai Dahlan mengajarkan Surat Alma’un pada santri-santrinya” tegasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, gerakan 1 kader 1 pohon ini bergulir serentak oleh kader Pemuda Muhammadiyah di berbagai tempat di Jawa Timur.

Dia berharap ini menjadi momentum agar para kader lebih semangat mengobarkan jihad lingkungan.

“Gerakan ini harus menjadi titik awal dari gerakan-gerakan pelestarian lingkungan yang lebih luas lagi,” pungkasnya.

Sementara itu wakil ketua PWPM Jatim Bidang Kehutanan dan Lingkungan hidup, Zakki Fitroni, mengamini.

Dari data yang masuk, kader Pemuda Muhammadiyah di Jatim telah menanam ribuan pohon. Setiap Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kota di Jatim telah melakukan bagiannya.

Terbanyak ada di PDPM Kabupaten Pasuruan 1000 pohon bantuan dari DAS Brantas Mojokerto. Kemudian, PDPM Kabupaten Kediri 1000 pohon bantuan dari seorang kader Pemuda Muhammadiyah.

Awalnya, ide gerakan ini adalah mengajak setiap kader pemuda Muhammadiyah menanam pohon di lingkungan terdekat. Seperti pekarangan rumah, pinggir jalan di dekat rumah, atau lingkungan sekitar tempat tinggal.

“Kemudian gerakan ini semakin berkembang di mana PDPM membuat kegiatan penanaman pohon secara masal di lahan-lahan kritis, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Zakki.

Zakki mengatakan gerakan 1 kader 1 pohon mendapatkan respon yang baik oleh kader pemuda Muhammadiyah.

“Ke depan kami akan terus melakukan edukasi serta aksi nyata dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Tentunya dengan bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Sehingga dampaknya akan semakin luas,” akhirnya.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Komika Malang Raya Roasting Kidnep Flanella di Show Perdana Noyugjes

Diterbitkan

,

Para penampil dalam show stand up comedy Maido, spesial roasting Kidnep Flanella (Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah comedy club baru di Kota Malang yang bernama Noyugjes menghelat show perdana mereka bertajuk Maido, pada Sabtu (29/5) malam.

Komika dari komunitas Stand Up Indo Malang yang memprakarsai Noyugjes. Dalam show bertajuk Maido itu ada 3 komika Malang Raya meroasting Kidnep vokalis band Flanella.

Show komedi tergelar di Godbless Cafe Malang. Duo Bobby Darwin dan Rifan Cebs yang bertindak sebagai host untuk menggiring show dengan humor-humor segar.

Sebelum masuk ke sesi roasting, ada Ken Radhiq sebagai opener guna memanaskan panggung dan menghibur sekitar 75 penonton yang hadir.

Barulah masuk ke sesi roasting, konsepnya Kidnep Flanella hadir di atas panggung sambil duduk dan mendapatkan serangan roasting dari para penampil.

Ada tiga roaster yang tampil, yakni Fariz Firdi dari komunitas Stand Up Indo Batu, lalu  Widy Nugroho dan Fito Ditapradja dari Stand Up Indo Malang.

Ketiganya tampil begitu mengesankan dan memecah tawa para penonton. Mereka berhasil mengulik fakta-fakta tentang Kidnep dan bandnya Flanella.

Dari fakta tersebut mereka seolah berhasil menguliti Kidnep dengan roastingan yang begitu menyakitkan hati tapi tetap dalam koridor komedi.

Mulai dari fakta-fakta seputar Kidnep dan Flanelle yang masa jayannya sudah kadaluarsa dalam industri musik Indonesia. Lalu tentang Kidnep yang tidak begitu terkenal, pun dengan lagu-lagu Flanella yang one hits wonder.

Usai sesi roasting dari ketiga penampil. Tibalah giliran Kidnep untuk meroasting balik, meskipun agak tertatih namun Kidnep berhasil memecah tawa penonton di beberapa titik materinya.

Hingga tibalah di penghujung event Maido, Kidnep memungkasinya dengan menyanyikan lagu jagoan Flanella berjudul Aku Bisa. Penonton pun ikut berdiri dan sing along bersama.

Kidnep sangat mengapresiasi event pertama Noyugjes yang bertajuk Maido ini, dia pun senang bisa mendapat roastingan sekaligus mencoba stand up comedy.

“Ini pertama kali saya kena roasting dan seneng rasanya, have fun aja. Mereka (roaster) sampai browsing cari tahu saya, itu apresiasi sih,” ujar Kidnep kepada wartawan, Minggu (30/5).

“Tugas kita memang menghibur. Ada yang stand up dan nyanyi. Ya kita maju bareng lah sering berkolaborasi gitu. Dalam pandemi ini agar kita bisa terus menghadirkan karya,” sambungnya.

Bobby Darwin, komika sekaligus penggagas Noyugjes menambahkan. Noyugjes hadir untuk menghadirkan event stand up comedy yang Malang banget.

“Salah satunya yang bisa kita datangkan juga ya mas Kidnep ini, kenapa tidak kolaborasi ya kan,  akhirnya kita bikin ini,” terang Bobby.

“Crowdnya gak hanya stand up tapi tadi juga nyanyi kan. Bisa nostalgia dengan lagu-lagunya Flanella,” tutupnya. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com