Connect with us

Wisata

Diterjang Isu Tsunami, Pengunjung Pantai Selatan Merosot

Diterbitkan

,

Pantai Balekambang Kabupaten Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Booming weekend pekan lalu tidak menggembirakan bagi pesisir selatan. Sebaliknya, pengelola wisata pantai Kabupaten Malang malah mengeluh.

Ini karena jumlah wisatawan tak sesuai harapan. Jumlah pengunjung malah menurun dibandingkan hari-hari normal.

Pantai Balekambang misalnya, mengalami penurunan pengunjung. Pengelola setempat menyebut wisatawan hanya 50 orang sehari.

“Sehari rata-rata yang datang 50 orang. Jumlah itu lebih sedikit. Perbandingannya, hari biasa sebelum pandemi Covid-19,” terangnya petugas Jasa Yasa Kabupaten Malang unit Balekambang, Sujono saat dikonfirmasi, Senin (2/11).

Sujono menduga minimnya pengunjung itu bukan karena Covid-19. Akhir-akhir ini, isu tsunami pantai selatan cukup santer.

“Sebelum adanya isu tsunami itu, pengunjung masih lumayan. Meskipun sedang pandemi Covid-19,” terang Sujono.

“Tapi setelah ada isu tsunami, pengunjung menurun drastis,” terangnya.

Pada jam normal, pengunjung Balekambang minimal 150 orang sehari.

“Hari normal, pengunjung sekitar 150. Bisa sampai 200 orang malahan,” sambungnya.

Jasa Yasa Unit Balekambang tetap menyiapkan protokol kesehatan. Tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan masker tersedia di sana.(im/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih