Connect with us

Kabar Batu

Serapan Anggaran Kota Batu Masih 43 Persen

Diterbitkan

,

punjul scaled
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Serapan anggaran tahun 2020 Pemkot Batu masih 43 persen. Ini dari total anggaran Rp 1,1 triliun.

APBD Kota Batu baru terpakai sekitar Rp. 499 milyar. Sedangkan, tutup buku dilakukan pada 23 Desember.

Sebab, cuti bersama pengganti cuti lebaran dibarengkan cuti natal.

“Ini kenapa masih banyak. OPD harus memaksimalkan kerjanya dengan sisa waktu 2 bulan,” ungkap Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, menegur OPD Pemkot Batu, Minggu (18/10).

Kota Batu saat ini sedang merayakan HUT ke-19. Dinas harusnya bisa menggenjot serapan dari momen besar tersebut.

Punjul merinci, ada beberapa OPD yang memiliki serapan rendah. Di antaranya DPKPP dan Pertanahan. Serapannya masih 11 persen.

Lalu BPBD masih 33 persen. Diskumdag yang masih 32 persen. Serta, Disparta 35 persen.

Dinkes pun demikian. Sebagai leading sektor melawan pandemi, anggaran harusnya terserap besar.

Tapi, Dinkes tercatat hanya mampu menyerap anggaran 42 persen. Itu dari total anggaran Rp. 79 milyar.

“Rata-rata proses SPJ-nya belum selesai semua. Seperti Dinkes itu kan ada penyewaan shelter. Masih dalam rekapitulasi dibayarkan,” kata Punjul.

Dia berharap tahun ini Pemkot Batu tidak dihantui SILPA. Tahun 2019, Pemkot Batu menyisakan SILPA Rp 310 milyar.

PAD Kota Batu sendiri telah terealisasi 85 persen. Ini dari target Rp. 110 milyar.

“Artinya Rp 95 miliar yang sudah masuk. Ini didominasi oleh 9 sektor pajak dan retribusi. Kontribusi pajak retribusi sampai 60 persen lebih,” tandasnya.(arl/yds)

Iklan

Terpopuler