Connect with us

Kabar Batu

BNN Serukan Usaha Wisata Urus Predikat Bebas Narkoba

Diterbitkan

||

Kantor BNN Kota Batu. (Foto : istimewa)

 

KABARMALANG.COM – BNN Kota Batu menyoroti kawasan tanpa predikat bebas narkoba. Dari ratusan lokasi, hanya 66 tempat mengemban predikat itu.

“Memang masih segitu. Itu data sejak 2012 lalu. Itu meliputi hotel dan tempat wisata” jelas Kasi P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNN Kota Batu, Edi Hariadi Kartika, Jumat (9/10).

Tahun 2020, diprediksi jumlah kawasan bebas narkoba tidak akan bertambah. Karena, penginapan dan tempat wisata masih terkendala Covid-19.

Edi menerangkan ada syarat untuk mendapatkan predikat itu. Tempat wisata dan hotel harus melakukan sosialisasi bahaya narkoba.

Sasaran sosialisasi adalah pegawai hotel dan tempat wisata. Selain itu, harus ada MoU dengan BNN tiap tahun. Serta, sampling tes narkoba beberapa pegawai.

Prosedur ini sesuai Inpres Nomor 2 Tahun 2020. “Setiap tes, kami pakai kit narkoba. Harga satuannya Rp 60 ribu sampai Rp 100 ribu,” katanya.

Dia tetap mengimbau usaha wisata agar mendaftar ke BNN. Terpisah, PHRI Kota Batu membenarkan data BNN. Dari ratusan tempat, baru 66 lokasi berpredikat bebas narkoba.

Tepatnya, 66 hotel dan 16 cafe/resto. Serta, 4 lembaga pendidikan pariwisata.

Beberapa di antaranya, Museum Angkut dan Jatim Park 1. Termasuk, Hotel Palem Sari.

“Harapan kami, semua anggota bisa mendapatkan predikat bebas narkoba,” kata Sekretaris PHRI Kota Batu, Sugeng Haryanto.(arl/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Terinspirasi Yogyakarta, Serap Ide Edukasi Kaus Wisata

Diterbitkan

||

Kabag Humas Pemkot Batu Santi Restuningsasi saat mempelajari wisata edukasi pembuatan kaos (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu terinspirasi wisata edukasi pembuatan kaos Yogyakarta. Ini bisa menjadi ide baru destinasi di Batu.

“Kalau edukasi pembuatan kaus memang belum ada. Rata-rata wisatawan hanya membeli saja,” terang Bambang Irawan, pelaku usaha kaus Kota Batu kepada Kabarmalang.com, Rabu petang (28/10).

Kaus wisata Kota Batu belum menjadi andalan produk wisata. Ini jika dibandingkan dengan buah apel dan produk turunannya.

Santi Restuningsasi Kabag Humas Pemkot Batu tertarik konsep ini. Edukasi pembuatan kaus di pusat oleh-oleh bisa mendorong penjualan.

Ini karena wisatawan secara langsung bisa mengetahui bahan kaus. Serta, melihat cara pembuatan kaus sebelum membeli.

“Jadi bisa membeli sesuai dengan kebutuhan. Memilih bahan dan menyesuaikan budget yang dimiliki,” jelasnya. Inspirasi ini akan dibawa ke Kota Batu.

Serta, menjadi masukan untuk pengembangan destinasi wisata edukasi kaus.

Hal senada diungkapkan Rahman Surahman pengelola Omah Oblong Sleman, Yogyakarta. Dia mengakui bahwa edukasi pembuatan kaos cukup mendongkrak penjualan.

“Wisatawan tidak merasa tertipu. Biasanya harga Rp 50 ribu dapat bahan polyester. Yang harusnya harga Rp 30 ribu. Di sini mereka bisa mendapatkan kaus katun. Yang halus dan sejuk,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Dispertan Siapkan Cold Storage Untuk Petani

Diterbitkan

||

Ilustrasi Petani Kota Batu ( Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Petani buah sayur Kota Batu menghadapi persoalan jelang panen raya. Produk melimpah berpotensi cepat busuk bila tak segera dijual.

Dispertan Kota Batu merespon persoalan ini. Dispertan akan melakukan pengadaan dua unit cold storage.

Yaitu, kulkas besar untuk penyimpanan panen sayur buah petani.

Cold storage bakal ditempatkan di dua desa. Pertama, Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji.

Kedua, Desa Pendem Kecamatan Junrejo.

“Akan dilaksanakan pada 2021 mendatang. Setidaknya membutuhkan anggaran Rp. 10 milyar,” ujar Sugeng Pramono Kadispertan Kota Batu, Rabu siang (28/10).

Dengan dua cold storage tersebut, Sugeng berharap petani terbantu. Hasil produk pertanian petani diharap lebih awet.

Sehingga, petani bisa menekan potensi harga rendah panen raya.

Sugeng juga menarget pengadaan ini bisa masuk recovery ekonomi nasional. Sehingga pembangunan cold storage bisa terwujud sesegera mungkin.

“Ini juga menyelamatkan ikon Kota Batu. Karena, banyak petani Batu yang berganti varietas jeruk. Akibat, tanaman apel yang harganya semakin menurun,” imbuhnya.

Sugeng yakin varietas apel akan tetap survive. Serta tetap menjadi ikon kota destinasi wisata ini.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Pemkot Batu Support Penuh Ekosistem E-Sport

Diterbitkan

||

Kompetisi Valorant Piala Walikota KWB E-sport 2020 (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COMPemkot Batu mendukung penuh ekosistem e-sport. Ini dibuktikan dengan gelaran Piala Walikota KWB e-Sport 2020.

Kompetisi digelar sejak 23 Oktober sampai 1 November nanti. Total hadiah yang diperebutkan Rp 35 juta.

Euforia kompetisi ini berbeda dibandingkan lomba lokal lainnya. Ada 129 tim dari luar negeri.

Mereka meramaikan tiga kompetisi. Yaitu MLBB, PUBG, dan Valorant.

“Alhamdulillah cukup meriah. Ada dari Malaysia, Singapura, Pakistan, dan negara lainnya,” ungkap Ketua AVGI Kota Batu Alfi Nir Hidayat Rabu pagi (28/10).

Dari tiga perlombaan, baru Valorant yang memiliki pemenang. Kategori Valorant dimenangkan oleh XCN dari Indonesia. Mereka mendapatkan hadiah $500.

Sedangkan, juara kedua dimenangkan oleh Legion dari Indonesia. Mereka mendapatkan $350.

Juara ketiga dimenangkan oleh EAS dari Malaysia. Mereka mendapatkan $ 150.

“Ini juga merupakan ajang seleksi untuk persiapan PON 2021. Wadah ini digunakan sebagai sosialisasi dan pengertian kepada masyarakat. Bahwa video games merupakan sesuatu yang positif,” imbuh Kepala DPUPR Kota Batu tersebut.

Kompetisi oleh AVGI Batu ini mendobrak stigma negatif game. Karena, e-sport juga mampu mengharumkan nama bangsa. Bahkan, mampu menghasilkan pundi-pundi ekonomi yang besar. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com