Connect with us

Pemerintahan

Jangan Ada Yang Main Masalah Tanah, Apalagi Bertindak Selaku Makelar

Published

on

IMG 20200228 084810

KABARMALANG.COM – Tertib administrasi dan dokumentasi pertanahan menjadi stressing Walikota Malang Sutiaji kepada para Camat dan Lurah se kota Malang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Malang.

“Saya nilai, data aset (pertanahan, red) kita masih belum tertata baik,” ujar Walikota Sutiaji, Kamis (27/02/2020) di Hotel Savana Malang.

Itu masalah. Lanjutnya, karena tanpa data yang kuat, akan menimbulkan potensi penyelewengan, hilangnya aset, konflik kepemilikan hingga mis kalkulasi atas nilai pemanfaatannya.

“Agar mampu menjalankan amanat itu, Camat dan Lurah harus memiliki database yang kuat. Mampu menilisik secara cepat dan tepat riwayat tanah yang ada di wilayahnya,” kata Sutiaji.

Disampaikan juga, kuasai hukum adat, hukum positif dan hukum agama. Karena perpindahan hak akan berimplikasi hukum. Pendokumentasian dan tertib administrasi menjadi penting dan strategis.

“Jangan pertimbangan menolong dan sisi kemanusiaan, tapi abai aspek legal formal dan administrasi. Karena hukum tidak melihat faktor itu (tujuan menolong, red), yang akibatnya saudara bermasalah secara hukum,” pesan Pak Aji, demikian Walikota Malang akrab disapa.

“Kembali saya tekankan, jangan ada yang main main, apalagi bertindak selaku makelar. Termasuk cermat terkait urusan waris serta tertib administrasi aset di wilayahnya masing masing,” tegasnya.

Sementara itu, Prayitno, Kabag Pemerintahan menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan tersebut digelar dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dan pola pikir antara lurah dan camat selaku perpanjangan tangan Pemkot Malang di wilayah agar mampu memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat di bidang administrasi pengurusan tanah tanpa melanggar aturan yang berlaku.

“Melalui pembinaan ini, kami berharap lurah dan camat dapat menyerap informasi yang diberikan narasumber secara seksama sehingga bisa diterapkan pada pelaksanaan tugas sehari-hari,” tandasnya. (tik/fir)

Advertisement

Terpopuler