Connect with us

Hukrim

Polres Batu Minta Pengelola Vila Selektif Pilih Tamu

Published

on

FB IMG 1572114705305

KABARMALANG.COM- Sebagai kota wisata, Batu tentunya banyak menyediakan tempat bermalam. Polisi ingin lokasi penginapan yang tersedia tidak disalahgunakan. Kasus terakhir, vila di kawasan Songgoriti dijadikan tempat untuk mencabuli anak dibawah umur.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama menghimbau agar pengelola vila dan penginapan bisa memperketat tamu yang akan bermalam di tempat usaha yang dikelola.

“Bagi mereka yang masih dibawah umur, diharapkan untuk tidak diizinkan menyewa atau bermalam. Terkecuali bersama anggota keluarganya atau statusnya jelas jika bersama lain jenis,” ujar Harviadhi disela rilis kasus pencabulan anak dibawah umur yang diungkap Satreskrim Polres Batu, Senin (11/11).

Kapolres menuturkan, Satuan Binmas bersama Polsek akan terus menggelar sosialisasi, untuk mencegah penyalahgunaan vila atau penginapan kedepannya.

Agar, kasus pencabulan oleh pemuda asal Poncokusumo dengan korban remaja yang baru dikenalnya dari Facebook, tidak terulang kembali.

“Kami secara intensif akan terus melakukan sosialisasi, dari Sat Binmas dan polsek, kepada pengelola vila, agar lebih ketat dalam menerima tamu. Ini sebagai upaya mencegah adanya tindak pidana terhadap anak dibawah umur,” tegas Harvi.

Harvi memahami, jika keberadaan vila dan penginapan juga bagian dari sarana mendukung pariwisata di Kota Batu. Namun, jangan sampai ternodai dengan praktek asusila anak dibawah umur.

“Ini juga bagian dari menjaga Kota Batu sebagai kota wisata. Tidak ternodai dengan praktek asusila yang merugikan masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Batu mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan oleh YS (18), seorang pemuda asal Poncokusumo, Kabupaten Malang, terhadap remaja yang masih berusia 16 tahun.

Tersangka sengaja memilih untuk menyewa salah satu vila di kawasan Songgoriti, ketika berniat mencabuli korban yang dikenalnya dari Facebook tersebut. (rjs/fir)

Advertisement

Terpopuler