Serba Serbi
Polres Malang Terjunkan Ratusan Personel untuk Amankan Rangkaian Ibadah Jumat Agung

KABARMALANG.COM – Polres Malang menurunkan ratusan personel guna mengamankan pelaksanaan ibadah Paskah di wilayah Kabupaten Malang.
Personel kepolisian bertugas melakukan penjagaan pada gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Paskah, mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, Minggu Paskah, hingga Paskah kedua mendatang.
Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana melalui kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, personel melaksanakan pengamanan rangkaian perayaan ibadah Paskah di setiap gereja yang melaksanakan perayaan.
Hal itu dilakukan untuk menghadirkan situasi Kamtibmas yang Kondusif di Kabupaten Malang.
“Pengamanan yang dilaksanakan ini merupakan wujud hadirnya Polri dalam kegiatan keagamaan dalam masyarakat, kepolisian berusaha memastikan agar umat Nasrani dapat menjalankan ibadahnya dengan rasa aman dan nyaman,” kata IPTU Taufik saat di konfirmasi di Polres Malang, Jumat (7/4/2023).
Taufik menyebut, pihaknya menerjunkan 530 personel untuk melakukan pengamanan terhadap 26 gereja yang melaksanakan ibadah di wilayah Kabupaten Malang.
Pengamanan kegiatan juga melibatkan jajaran TNI dan pengamanan internal gereja.
“Personel Polres dan Polsek jajaran mengamankan rangkaian perayaan Paskah di gereja-gereja yang ada di seluruh Kabupaten malang,” tuturnya.
Selain mengamankan tempat ibadah gereja, personel kepolisian juga mengatur kelancaran lalu lintas supaya warga yang hendak beribadah Paskah merasa nyaman dan aman.
“Personel juga mengatur jalannya lalu lintas di jalan raya, sehingga pelaksanaan ibadah Paskah di setiap gereja bisa berlangsung aman, nyaman dan damai,” ujarnya.
Taufik menyebut, perayaan Paskah tahun ini berlangsung dengan semarak. Animo masyarakat yang merayakan rangkaian menyambut Hari Paskah sangat terasa semangatnya.
Hal itu tak lepas dari perubahan status pandemi Covid-19 menjadi endemi.
“Perayaan Paskah tahun ini berbarengan dengan bulan Ramadhan, namun kita ketahui bersama toleransi antar umat beragama di Kabupaten Malang cukup tinggi, sehingga tidak ada masalah apabila perayaan paskah dalam bulan Ramadhan,” ungkapnya.
Taufik berharap, dengan kehadiran personel kepolisian yang tekah diterjunkan, perayaan Paskah tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.
Serta situasi Kamtibmas secara umum di Kabupaten Malang dalam keadaan aman dan kondusif.
“Harapannya para Jemaat gereja yangh melaksanakan ibadah Paskah merasa aman dan nyaman, serta situasi Kamtibmas di Kabupaten Malang juga kondusif,” pungkas Taufik.
Sementara itu, Johannes (42), salah satu jemaat gereja GKJW Eklesia Pepathan Jabung, merasa bersyukur karena setelah pandemi berlalu akhirnya tahun ini mereka dapat merasakan ibadah bersama di Gereja menyambut Paskah.
Dia juga mengungkapkan terimaksih kepada personel keamanan yang telah mengamankan perayaan Paskah di wilayahnya.
“Terimakasih kepada bapak-bapak dari Kepolisian dan TNI, juga ibu Polwan, yang telah memberikan pengamanan, kami merasa aman dalam beribadah,” ungkapnya. (tik/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi3 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































