Serba Serbi
Hari Anak Nasional, Wali Kota Malang Ajak Anak-anak Disabilitas Naik Bus Macito

KABARMALANG.COM – Memperingati Hari Anak Nasional, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji beserta Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji mengajak anak-anak disabilitas berkeliling menaiki bus Malang City Tour (Macito).
Sebelum berkeliling kota mereka diajak ke Rumah Dinas Wali Kota Malang di Jalan Ijen Nomor 2, peserta juga di berikan kesempatan untuk foto bersama di Balai Kota Malang.
Wali Kota Malang mengungkapkan, kehadiran anak-anak ini perlu di syukuri, sebab anak-anak ini merupakan amanah dari tuhan yang bisa mengantarkan orang tuanya ke surga.
Secara khusus, Sutiaji juga berterima kasih kepada para orang tua dan juga pendamping yang telah merawat anak-anak dengan baik.
“Saya sangat berterima kasih kepada orang tua sekalian. Anak-anak ini adalah kekasih Tuhan, mutiara bagi kita semua yang akan mengantarkan kita ke surga,” katanya.
Lebih lanjut, Sutiaji juga memberikan dukungan dan juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Malang kepada anak-anak tersebut.
Menurutnya, pemerintah harus hadir dan aktif dalam pemenuhan hak-hak anak-anak disabilitas.
“Pemkot Malang harus hadir, harus betul-betul memedulikan dan memberikan fasilitas kepada anak-anak untuk bisa bertumbuh kembang dengan baik. Kemarin melalui TP PKK juga sudah kami salurkan bantuan berupa kursi roda,” terangnya.
Bertepatan dengan Hari Anak Nasional ini, Sutiaji menyampaikan rasa bangganya sebab Kota Malang berhasil meraih predikat Kota Layak Anak dengan status Nindya.
Ke depannya, Sutiaji berharap status ini dapat meningkat menjadi Utama. Dalam acara tersebut juga di lakukan pemberian santunan dan bantuan kepada anak-anak oleh Wali Kota Sutiaji.
“Yang terpenting menurut saya bukan penghargaan. Tetapi implementasi di lapangan, sudah tidak ada kekerasan ataupun eksploitasi anak,” jelasnya.
“Ini harus kita kawal betul-betul, sesuai dengan misi ketiga Kota Malang,” pungkas Sutiaji.
Terpisah, Kadinsos P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Disdikbud untuk mewujudkan KLA tingkat utama.
“Saat ini, status KLA Kota Malang masih di tingkat nindya, kami juga melakukan program dengan CSR agar kualitas menjadi kota yang ramah anak dan penyandang disabilitas bisa terjamin,” pungkas Penny. (tik/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































