Connect with us

Pemerintahan

Musrenbang Sukun 2026: Wali Kota Malang Tekankan Prioritas ‘RT Berkelas’ untuk RKPD 2027

Published

on

Musrenbang Sukun 2026: Wali Kota Malang Tekankan Prioritas 'RT Berkelas' untuk RKPD 2027
Pemerintah Kota Malang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sukun (istimewa)

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sukun Tahun 2026 di Hotel Pelangi.

Forum ini menjadi langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Malang Tahun 2027 dengan fokus pada usulan pembangunan dari tingkat bawah.

Fokus pada Kebutuhan Masyarakat, Bukan Keinginan

​Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa setiap usulan yang masuk harus melalui proses kurasi yang ketat.

Menurutnya, prioritas pembangunan harus didasarkan pada kebutuhan nyata yang dirasakan masyarakat secara luas.

​”Harapannya yang diusulkan ini bukan keinginan, karena beda antara kebutuhan dan keinginan”,

“Kalau kebutuhan itu memang dirasakan manfaatnya, sedangkan keinginan sifatnya sesaat,” tegas Wahyu Hidayat dalam sambutannya.

Program RT Berkelas: Perencanaan dari Akar Rumput

​Salah satu poin utama dalam Musrenbang kali ini adalah penguatan program RT Berkelas.

Wahyu menjelaskan bahwa program ini merupakan strategi perencanaan jangka menengah (5 tahun) yang mengedepankan semangat kebersamaan.

​Bottom-Up: Warga di tingkat RT didorong untuk berdiskusi mandiri mengenai kebutuhan wilayahnya.

​Integrasi Kebijakan: Meskipun usulan berasal dari bawah, tetap harus selaras dengan kebijakan top-down dan regulasi pemerintah yang berlaku.

Keterbatasan Anggaran & Skala Prioritas

​Meski banyak usulan yang dijaring, Wali Kota mengingatkan bahwa tidak semua aspirasi dapat langsung direalisasikan pada tahun anggaran 2027. Hal ini disebabkan oleh:

Keterbatasan Anggaran: Pembiayaan daerah yang harus dibagi ke berbagai sektor.

​Skala Prioritas: Penyesuaian dengan visi misi kota dan RPJMD.

​Tema RKPD: Kesesuaian usulan dengan fokus pembangunan tahunan.

​”Banyak pertimbangan yang harus dilalui. Jadi tidak serta-merta semua usulan bisa langsung direalisasikan,” pungkasnya.

Advertisement

Terpopuler