Connect with us

Pemerintahan

Rilis Kartu BPNTD Berbasis IT, Mudahkan Dinsos Kota Malang Salurkan Bantuan

Published

on

IMG 20210323 185513
Pemkot Malang bersama Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang melaunching Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD)

 

KABARMALANG.COM – Pemkot Malang bersama Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang melaunching Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD), Selasa (23/3).

Agenda launching terhelat di Kantor Kecamatan Kedungkandang. Pemberian simbolis BPNTD kepada perwakilan warga miskin, lansia, dan difabel.

Penny Indriani, Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang mengiyakan. Pihaknya melaunching BPNTD yang sudah terintegrasi menggunakan kartu yang ada barcodenya.

“Ini kita launching ulang karena ada perbedaan cara. Kalau dulu itu kartunya kita top up diisi Rp110.000,” ujar Penny Indriani, kepada wartawan, Selasa (23/3).

“Sekarang sudah Rp125.000 hanya cukup dengan barcode bisa ditukarkan di 53 e-warung yang ada di seluruh kelurahan,” tambahnya.

BPNTD berupa beras kepada warga miskin, difabel, dan lansia di Kota Malang. Terdapat 7226 warga penerima BPNTD. Di dalamnya ada 200 difabel, dan 400 lansia.

Penny mengatakan dengan kartu barcode tersebut, pelayanan bisa lebih terjaga dan semakin mudah. “Sekarang kalau dengan kartu yang pegang pribadi jadi kita aman,” ringkasnya.

Pelayanan penukaran bantuan di setiap e-warung berdasarkan aturan dari Kementerian Sosial RI. Jadi memang tidak boleh di sembarang tempat.

“Hak itu, dalam rangka meningkatkan pendapatan e-warung. Kita bina dari orang miskin harus bikin e-warung,” tuturnya.

Penny menambahkan bahwa agenda launching terhelat di Kecamatan Kedungkandang beralasan. Sebab, angka kemiskinan di kecamatan tersebut tinggi.

“Kalau kantong kemiskinan itu tinggi di Kecamatan Kedungkandang sama Kecamatan Sukun. Selain itu luas lahannya enak dan terbuka,” jelasnya. (fat/fir)

Advertisement

Terpopuler