Connect with us

Kabar Batu

Santrinya Terpapar Covid-19, Ponpes Al Irsyad Angkat Bicara

Diterbitkan

,

IMG 20201214 WA0013
Suasana Ponpes Al Irsyad Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo (Foto : Arul)

 

KABARMALANG.COM – Kabar tentang santri Al Irsyad terpapar covid-19 sudah tersiar. Pimpinan ponpes ini pun angkat bicara.

Pimpinan Ponpes Al Irsyad Amrozi membenarkan. Ada satu santrinya terpapar sebagai Orang Tanpa Gejala. Santri itu berinisial R asal Lombok.

“Awalnya ananda R ini sakit batuk dan pilek biasa. Setelah itu dia sembuh. Kami coba konfirmasikan ke orangtuanya,” jelasnya, Senin sore (14/12).

Selanjutnya, keluarga R meminta Si anak tes usap. Tes usap dilakukan 3 Desember lalu. Hasilnya, R dinyatakan positif covid-19 pada 8 Desember.

Keluarga langsung menjemputnya untuk pulang ke Lombok. Amrozi langsung melakukan tracing kepada 28 santri.

Merekalah teman kamar dan teman kelasnya. Rapid test pun dihelat pada 10 Desember. Hasilnya, 4 santri dinyatakan reaktif.

“Esok harinya, 11 Desember 4 anak ini kembali rapid. Hasilnya non reaktif,” imbuhnya.

Walaupun begitu, Amrozi tetap mengantisipasi adanya persebaran. Empat santri diminta untuk melakukan isolasi mandiri.

Dua santri kakak beradik berasal dari kawasan Jatim. Mereka telah dijemput oleh orang tuanya.

Dua santri lainnya berasal dari Kalimantan. Mereka masih menunggu jemputan orang tua.

Untuk sementara, mereka diisolasi di kawasan Ponpes Al Irsyad.

Langkah preventif pun telah dilakukan. Penyemprotan disinfektan dilakukan 3 hari sekali. Namun karena kasus ini, penyemprotan menjadi setiap hari.

Sementara, pembelajaran di Ponpes telah diliburkan. Ini karena 11 Desember lalu telah memasuki masa liburan.

“Nanti masuknya Insyaallah 6 Januari. Jadi tidak ada aktivitas di sini sekarang,” katanya.

Dia juga menegaskan KBM akan berjalan seperti biasanya. Dengan catatan santri harus melakukan swab terlebih dahulu.

“Total santri disini ada 251 santri. Swab test ini berlaku untuk semuanya,” tegasnya.(arl/yds)

Iklan

Terpopuler