Connect with us

Pemerintahan

Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kedungkandang Ditutup

Diterbitkan

,

Selembar kertas bertuliskan operasional puskesmas Kedungkandang ditutup yang ditempel di pagar depan puskemas

KABARMALANG.COM – Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Malang memutuskan untuk menutup operasional Puskesmas Kedungkandang. Setelah salah satu pegawai dinyatakan positif Corona. Ini kasus pertama fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di Kota Malang yang ditutup selama pandemi.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif menyatakan, penutupan dilakukan untuk sterilisasi seluruh area Puskesmas dengan menyemprotkan desinfektan. Puskesmas ditutup selama tiga hari mulai Senin 24 Agustus 2020 hingga Rabu 26 Agustus 2020.

“Terkonfirmasi ada. Konfirmasi positif (Covid-19). Hasil swabnya tadi malam keluar (Minggu, 23 Agustus 2020),” kata Husnul saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2020).

Husnul mengaku untuk jumlah pasti karyawan yang terpapar Covid-19 di Puskesmas itu masih menunggu laporan masuk dari Kepala Puskesmas. Saat ini Kepala Puskesmas masih melakukan penelusuran kepada seluruh karyawan termasuk melakukan tracing riwayat perjalanan.

“Masih menunggu laporan. Karena yang bersangkutan masih melakukan pembagian tugas untuk tracing internal karyawan, yang jumlahnya 60 hingga 64 orang. Jadi di tracing semua perjalanannnya 2 minggu ke belakang seperti apa saja. Setelah itu rapid test dan uji Swab,” ujar Husnul.

Husnul mengatakan, selain untuk sterilisasi area Puskesmas penutupan ini juga untuk memberikan waktu istirahat dan pemulihan kondisi bagi karyawan Puskesmas. Sebab, Puskesmas Kedungkandang merupakan pusat pelayanan kesehatan yang memiliki jumlah pasien banyak.

“Ditutup supaya recovery dari teman-teman Puskesmas itu cukup karena Kedungkandang ini kunjungannya banyak. Semisal sudah dibuka kemungkinan ada pembatasan jam kunjungan atau operasional. Semisal yang semula pelayanan sampai jam 12.00 WIB, bisa dipangkas sampai jam 10.30 atau pukul 11.00 WIB,” tutur Husnul.

Data Satgas Covid-19 Kota Malang per Selasa 25 Agustus 2020, jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 1115 atau ada penambahan 37 orang, meninggal dunia 92 atau bertambah 7 orang, dan sembuh 685 orang. (fat/rjs)

Pemerintahan

Kabar Cuaca Malang, Hujan Deras Masih Berpotensi Bencana

Diterbitkan

,

Kabar Cuaca Malang, Hujan Deras Masih Berpotensi Bencana
Perkiraan cuaca di Jawa Timur. (Foto: BMKG)

 

KABARMALANG.COM – Cuaca ekstrem masih menghantui kabar cuaca Malang Raya. Terbukti hujan deras akhir-akhir ini kerap melanda.

BMKG memperingatkan potensi banjir di wilayah Malang Raya. Yakni, tanggal 7 Maret mendatang dengan level waspada.

Prakirawan BMKG Karangploso, Edythya Ferlani W membenarkan. Kabar cuaca Malang terpengaruh aktivitas uap air Pasifik.

Kabar Lainnya : Cuaca Memburuk, 15 Pohon Besar Tumbang.

Tepatnya, uap dari Samudra Pasifik Timur ke Pasifik Barat. Sehingga dapat meningkatkan aktivitas pembentukan awan hujan. Khususnya wilayah Indonesia bagian timur.

“Itu perkiraan kondisi global. Sedangkan perkiraan kondisi regional terpantau adanya Madden Jullian Oscillation (MJO). Tanggal 04 Maret 2021 berada pada kuadran 7 (Western Pacific),” ungkapnya.

MJO merupakan elemen variabilitas intra musiman terbesar. Yakni 30 hingga 90 hari pada kondisi atmosfer tropis.

Menurutnya, model filter spasial MJO menunjukkan adanya aktivitas gangguan MJO. Yaitu di wilayah Samudra Hindia Selatan Bengkulu hingga selatan Jawa.

Kemudian di Perairan timur Australia. Sehingga, mampu meningkatkan aktivitas cuaca.

“Hal itu berakibat meningkatkan aktivitas konvektif di wilayah tersebut,” tuturnya.

Salah satu dampak aktivitas tersebut di antaranya sirkulasi siklonik. Yang terpantau di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur-NTB.

Sehingga, aktivitas ini membentuk daerah pertemuan kecepatan angin. Yang memanjang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Kemudian di pesisir selatan Yogyakarta dan di NTB bagian barat.

“Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang. Yaitu di Selat Malaka, pesisir barat Sumatera. Dari Jambi hingga Lampung. Dari Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Ratusan Wartawan Ikuti Suntik Vaksin Tahap 2 Kota Malang

Diterbitkan

,

Ratusan Wartawan Ikuti Suntik Vaksin Tahap 2 Kota Malang
Lucky Aditya Ramadhan, wartawan Beritajatim.com saat vaksinasi Covid-19 di Persada Hospital Malang (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Ratusan pekerja media telah melaksanakan vaksinasi tahap 2 Kota Malang. Vaksinasi wartawan sendiri telah memasuki hari kedua.

Hari pertama berlangsung di Puskesmas Kedungkandang, Kamis (4/3), dengan kuota 60 orang. Lalu hari ini (5/3), terhelat di Persada Hospital Malang, dengan jatah 40 awak media.

Direktur Persada Hospital Malang, dr Sigit Riyarto membenarkan. Pemkot Malang menunjuk Persada sebagai lokasi vaksinasi tahap ke dua untuk petugas pelayanan publik.

“Kami memiliki kapasitas sebanyak 200-an per hari. Alhamdulilah hari ini juga sukses ya. Barengan sama vaksinasi untuk guru juga,” ujar Sigit, kepada wartawan, Jumat (5/3).

Kabar Lainnya : Selalu Raih Prestasi Terbaik, GABSI Kota Malang Tiap Ikuti Turnamen.

Persada Hospital menyiapkan dua tenaga vaksinator resmi. Sejumlah petugas pembantu juga ada untuk proses tahapan vaksinasi.

“Kita sediakan 4 meja. Ada bagian pendaftaran, screening, pemberian vaksinasi dan observasi. Kurang lebih ada sekitar 12 sampai 15 petugas. Termasuk dua vaksinator,” ungkapnya.

Sigit menuturkan ada beberapa wartawan yang mengalami gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan, usai suntik vaksin.

“Seperti nyeri di area suntikan. Tetapi ada juga beberapa orang yang mengalami demam kemudian sakit kepala. Ada yang mual juga tapi tidak banyak,” paparnya.

Lucky Aditya Ramadhan, wartawan Beritajatim.com berkomentar. Dia bersyukur tidak mengalami gejala apapun setelah vaksin.

“Alhamdulillah saya sudah vaksin, tidak ada gejala apapun. Rasanya hanya nyeri, namanya suntik pasti nyeri, gak mungkin geli,” ungkapnya.

Sam Ikul, sapaannya, akan kembali untuk suntik dosis kedua. Dia juga  mengharap seluruh masyarakat mendapat jatah untuk vaksin.

“Semoga semua masyarakat Indonesia mendapat kesempatan yang sama. Karena kesehatan masyarakat menjadi tanggung jawab pemerintah,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

800 CPMI Kabupaten Malang Sudah Berangkat Ke Hongkong

Diterbitkan

,

Kadisnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo. (Foto : Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sedang berbahagia. Pasalnya, mereka sudah berangkat ke negara tujuan kerjanya.

Sebelumnya, keberangkatan mereka sempat tertunda. Harusnya CPMI ini berangkat awal pandemi covid-19, 2020 lalu.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo membenarkan. Dia mengatakan CPMI sudah berangkat pada Januari 2021 lalu.

“Jumlahnya ada sekitar 800 orang,” kata Yoyok kepada wartawan, Jumat (5/3).

Sebenarnya, persyaratan mereka sudah lengkap. Tetapi kebijakan pemerintah dan negara tujuan menghambat keberangkatan mereka.

“Pada awal pandemi, akhirnya tertunda. Tapi sekarang sudah berangkat semua,” ungkapnya.

Negara tujuan keberangkatan 800 CPMI itu adalah Hongkong. Sementara untuk negara yang lain masih belum buka.

800 orang sudah kami beri pembekalan dan tes Covid-19. Jadi kami pastikan mereka sehat dan bebas dari Covid-19,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com