Connect with us

Serba Serbi

Pemkab Malang Akan Beri Dukungan Penuh KONI

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang berharap penuh kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang dapat menghantarkan atlet-atlet Kabupaten Malang dalam menorehkan prestasi di berbagai kancah di Indonesia.

Dalam pelantikan pengurus KONI Kabupaten Malang periode 2020-2024 pada Minggu (02/08/2020) siang, melalui sambutannya, Bupati Malang HM. Sanusi mengatakan akan memberikan support penuh dan siap mendukung atlet Kabupaten Malang untuk dapat meraih prestasi.

Terlebih dalam event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan digelar pada 2021 mendatang. Terlebih, jika Kabupaten Malang bisa menjadi tuan rumah pada gelaran Porprov ke VII pada 2022 mendatang.

“Kita dukung penuh. Fasilitasnya kita penuhi kalau Malang ditunjuk sebagai tuan rumah,” ujar Sanusi, Minggu (02/08/2020).

Salah satu dukungan yang dijanjikan sebagai pemenuhan fasilitas pada kebutuhan atlet adalah alat transportasi. Sanusi mengatakan, saat ini Pemkab Malang telah memiliki sejumlah bus yang siap digunakan untuk dapat menunjang kebutuhan atlet.

Selain itu, Sanusi juga memberikan satu unit mobil yang dimaksudkan untuk dapat digunakan sebagai kendaraan operasional pengurus KONI dalam upaya pengembangan atlet-atlet di Kabupaten Malang.

“Iya (mobil) baru. Tapi udah di pakai, tapi masih jalan 20.000 kilometer. Ini biar semangat. Terlebih jangan sampai ada bibit olahraga terbaik asli Kabupaten Malang, malah dibina oleh daerah lain,” ungkapnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, salah satu kendala yang saat ini tengah dihadapi oleh KONI Kabupaten Malang adalah terkait anggaran yang hingga saat ini masih belum terakomodir.

Bahkan dalam audiensi Ketua KONI Kabupaten Malang dengan Pemkab Malang yang dipimpin oleh Bupati pada beberapa waktu lalu, Sanusi mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya untuk mengajak pihak industri di wilayah Kabupaten Malang untuk menyokong operasional KONI Kabupaten Malang melalui program CSR.

Sebab, anggaran KONI Kabupaten Malang tahun 2020 masih tertahan dan berkurang drastis akibat digunakan untuk relaksasi pandemi Covid-19. Untuk itu, dirinya mengatakan, bahwa dalam waktu dekat akan berupaya dapat mengakomodir hal itu dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

“Ini kan masih covid. Setelah ini ada PAK nanti kita bahas kembali itu. Untuk berapa anggarannya, nanti akan kita bicarakan lagi,” pungkas Sanusi.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Malang, H. Rosyidin mengatakan, bahwa terkait anggaran pihaknya akan memanfaatkan moment PAK ini untuk mengajukan kembali kebutuhan anggaran. Rencananya, pihaknya akan mengajukan anggaran sebesar Rp 10 Miliar.

“Ini kita mengajukan yang di PAK itu 10 Miliar, itu mudah-mudahan bisa terealisasi,” tuturnya.

Terkait kerjasama dengan perusahaan untuk memanfaatkan CSR (Corporate Social Responsibility), Rosyidin mengungkapkan bahwa akan tetap dilakukan untuk membantu pengembangan para atlet Kabupaten Malang.

“Tetap kita bekerja sama, dengan CSR untuk membantu biaya para atlet kami ada di 52 cabor (cabang olahraga) untuk kegiatan kedepan Porprov 2022 harus sukses dan berhasil,” pungkasnya. (ris/fir)

Serba Serbi

Jelang Arema FC Jamu Borneo, Polres Malang Siapkan Laga Tanpa Penonton

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar. (Foto: Imron Haqiqi).

 

KABARMALANG.COM – Kompetisi Shopee Liga 1 2020 yang dihentikan di pekan ke-3 pada Maret 2020 silam akan dihelat kembali mulai 1 Oktobee nanti.

Tim kebanggaan warga Malang Raya, Arema FC akan berlaga pada 13 Oktober nanti melawan Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Pada saat laga itu, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan sudah membuat beberapa persiapan untuk mengantisipasi antusiasme supporter Aremania. Sebab dalam laga itu, sebagaimana ketetapan dari manajemen liga 1.

“Kan pada setiap laga tidak boleh ada satu pun penonton. Tapi untuk antisipasi adanya antusiasme supporter nanti kita akan membuat antisipasi untuk memastikan tidak ada penonton,” terang saat dikonfirmasi, Sabtu (26/09/2020) sore.

Antisipasi yang akan dilakukan oleh jajaran Polres Malang menurut Hendri yakni berupa sterilisasi dan sosialisai, serta koordinasi dengan pihak panpel (panitia pelaksana).

“Untuk sterilisasi nanti kita akan berjaga di area Stadion Kanjuruhan. Tiga jam sebelum pertandingan nanti tidak boleh ada yang masuk lagi ke dalam Stadion,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria kelahiran Solok, Sumatera Barat itu juga mengatakan akan melakukan sosialisasi di setiap kecamatan bersama Muspika, serta akan menyediakan layar agar supporter dapat menonton bareng (nobar) di kecamatan masing-masing.

“Nanti akan kita koordinasikan di setiap kecamatan. Supaya suporter tidak perlu hadir di Stadion untuk menonton klub kesayangannya (Arema, red),” tutup Hendri. (ron/rjs)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Di Bululawang Ada Pameran Bonsai Terbesar Pertama Kali Di Malang

Diterbitkan

||

Oleh

Salah satu jenis bonsai yang didisplay dalam pameran bonsai di Kecamatan Bululawang (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Bagi masyarakat yang hoby koleksi tanaman unik, di Malang kini ada pameran bonsai. Tepatnya di Rest Area Kecamatan Bululawang. Ada sekitar 270 bonsai yang mengikuti pameran regional yang digelar oleh PBB (Paguyuban Bonsai Bululawang) itu.

Setiap bonsai yang ikut dalam pameran bertajuk ‘Kabupaten Malang Bersemi’ itu nantinya akan dinilai oleh panitia. Salah satu panitia penyelenggara, Puguh Beni Wahyudi mengatakan pameran yang digelarnya itu merupakan yang pameran terbesar pertama kalinya di Kabupaten Malang.

Bahkan, tidak hanya dari Malang Raya, pameran bonsai diikuti hingga Kalimantan, Sumatera dan Bali.

“Ada dari Malang Raya, Jawa Timur, Kalimantan, Sumatera, Bali. Itu yang datang bonsainya saja, dikirim lewat paket, orangnya tidak ikut,” kata Puguh, Jumat (25/09/2020).

“Penilaiannya meliputi bentuk, umur, keserasian dengan pot. Lebih tua, bonsai itu lebih bagus. Ini bukan berdasarkan ukuran. Pohon apa saja bebas. Cuma satu kelas, regional,” terangnya.

Puguh pun menyebutkan, pada umumnya ada empat kelas pameran bonsai. Prospek, regional, madya dan utama.

“Prospek ini yang masih bahan saja. Regional setengah jadi. Madya itu yang baik sekali bisa dapat sertifikat untuk ikut utama,” ucapnya.

Pada pagelaran pameran bonsai itu, penyelenggara tidak lupa menerapkan protokol kesehatan. Pengunjung pameran dibatasi maksimal 20 orang.

“Demi kesehatan dan keamanan. Biar gak berjubel di dalam, juga demi keamanan bonsai itu sendiri,” tukas Puguh. (haq/fir)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Pembuatan Batik, Sandhya Nusantara Berdayakan Masyarakat Sekitar

Diterbitkan

||

Oleh

Pemberdayaan masyarakat di RW 03 Kelurahan Sukun dalam proses pembuatan batik

 

KABARMALANG.COM – Pemberdayaan masyarakat di RW 03 Kelurahan Sukun, Kota Malang pada Jumat (25/09/2020). Ini dilakukan Sandhya Nusantara dalam proses pembuatan batik.

Selain sebagai galeri dan toko menjual batik, tempat tersebut juga sebagai rumah. Galeri Sandhya Nusantara ini dikelola oleh Nena Bachtiar.

“Jadi awalnya itu, saya sendiri adalah penyuka batik. Suka dengan budaya-budaya Indonesia,” ujarnya, kepada Kabarmalang.com.

Kemudian, lanjut Nena, ikut pelatihan mandiri karena pada waktu itu pelatihan dari instansi masih belum ada. Ketika, ada pelatihan dari instansi akhirnya ia diundang setelah itu Nena memberdayakan masyarakat sekita.

Nena mengatakan, bentuk pemberdayaan yang diberikan kepada masyarakat dengan mengadakan pelatihan membatik bagi ibu-ibu di RW 03 diantaranya nyanting dan pewarnaan.

“Kalau ada pesanan, kita mengajak ibu-ibu. Ada yang nyanting dan pewarnaan. Sandhya Nusantara beranggotakan 15 orang dari RW 03,” katanya.

Untuk pemesanan dari luar Kota Malang juga ada, seperti dari Surabaya dan Nusa Tenggara Barat. Terakhir, ada mahasiswa dari Malaysia, datang melalui akses dari Universitas Brawijaya.

“Sebelum ada pandemi kita ada pesanan baik itu custom, seragam, dan lainnya. Saat pandemi kita terimbas, alhamdulillah pesanan custom tetap ada, walaupun gak sekencang sebelumnya,” lanjutnya.

Nena berharap, pemberdayaan untuk ibu rumah tangga ini bisa meningkatkan perekonomian mereka sendiri maupun untuk masyarakat. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com