Connect with us

Pemerintahan

Sutiaji: Inovasi Harus Terus Kita Tingkatkan Demi Meningkatkan Pelayanan Terbaik

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Pernyataan tersebut disampaikan oleh Walikota Malang, Sutiaji pada saat apel pagi karyawan karyawati Pemerintah Kota Malang pada hari Senin (30/12/2019) di Taman Rekreasi Kota.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan Penghargaan TOP 25 Inovasi Pelayanan Publik Sepasar Pedas (Sekolah Pasar Pedagang Cerdas) kepada Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang dan Buku Himpunan Prestasi Inovasi Pelayanan Publik Kota Malang Tahun 2015 – 2019 kepada Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah.

Walikota Sutiaji yang didampingi oleh Wawali Malang, Sofyan Edi Jarwoko serta Sekda Kota Malang, Wasto dalam arahannya menjelaskan bahwa Sepasar Pedas adalah inovasi yang memberikan pengetahuan kepada pedagang pasar rakyat.

Pengetahuan tersebut berupa pelatihan, pendampingan dan bentuk lainnya untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing tinggi dari pedagang pasar rakyat ditengah persaingan pasar bebas dan perdagangan global terutama dari serbuan pasar modern dan jual beli online.

Sehingga pedagang pasar rakyat dapat bersaing memberikan kepercayaan kepada konsumen agar tetap berbelanja ke pasar rakyat.

“Kota Malang telah melalui proses seleksi dari ratusan proposal inovasi pelayanan publik dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Jawa Timur, kita patut mensyukuri bahwa Sepasar Pedas dapat masuk sebagai TOP 25 Inovasi Pelayanan Publik,” ujar Sutiaji.

Kedepan, lanjutnya, Kota Malang akan terus berbenah diri dalam rangka memperkaya inovasi dan kreativitas demi memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat bumi arema.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Buku Himpunan Prestasi Inovasi Pelayanan Publik Kota Malang Tahun 2015 – 2019 kepada Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah. Buku tersebut dibuat oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Malang untuk menginventarisir prestsi inovasi yang selama ini telah terwujud.

“Buku tersebut diharapkan juga dapat menjadi rujukan bagi perangkat daerah lain serta untuk mendokumentasikan inovasi-inovasi pelayanan publik perangkat daerah baik Tingkat Nasional, Provinsi Jawa Timur dan Kota Malang,” tambah Sutiaji.

Ia menambahkan agar seluruh ASN di Pemkot Malang dapat terus bekerja dengan baik dan menorehkan berbagai prestasi agar Kota Malang semakin menjadi Kota yang Bermartabat. (ary/fir)

Pemerintahan

Walikota Sutiaji: Perilaku Bersih adalah Kebutuhan, bukan Kewajiban

Diterbitkan

||

Oleh

Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji

 

KABARMALANG.COM – Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji dalam kehadirannya pada Kegiatan World Cleanup Day di Kelurahan Sukun RW 03, mengungkapkan bahwa perilaku menjaga kebersihan bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi kebutuhan.

“Bahwa ternyata kebersihan menjadi kunci dari sebuah kesehatan, dan kesehatan jadi kunci keberhasilan-keberhasilan selanjutnya. Saya kira itu yang perlu kita tanamkan pada peringatan kali ini,” ujar Sutiaji, Rabu (23/09/2020).

Sutiaji sangat mengapresiasi masyarakat dan segenap perangkat RW 3 Kelurahan Sukun, karena sudah mampu melestarikan kebersihan sejak tahun 2012.

“Saya mengapresiasi, karena ini sudah menjadi perilaku masyarakat dan gak dibuat-buat, susah kalau kita bisa berjalan sekian tahun, tanpa adanya kebiasaan,” sambung Sutiaji.

Dalam agenda ini juga ada proses pemilahan sampah dari masyarakat. Terkait hal itu, menurut Sutiaji, apa yang diciptakan Tuhan tidak ada yang tidak berguna, di saat manusia itu mempunyai inovasi dan kreasi.

Di saat yang bersamaan juga diadakan webinar dengan kampung-kampung lain untuk membahas tentang gerakan perilaku bersih.

“Saya kira ini bisa diviralkan , sehingga menjadi kebiasaan dan tabiat warga Kota Malang,” tutup Sutiaji. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Buka Lowongan Kerja Di Tengah Pandemi Covid-19

Diterbitkan

||

Oleh

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo

 

KABARMALANG.COM – Sudah menjadi rahasia umum, bahwa mencari pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 saat ini cukup sulit. Alih-alih lowongan pekerjaan, perusahaan justru banyak yang merumahkan karyawannya.

Namun berbeda dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. Pihaknya justru membukan lowongan pekerjaan honorer alisa Non PNS di tengah pandemi untuk 115 Calon Tenaga Kerja Kesehatan.

Ada 15 formasi yang dibutuhkan oleh Dinkes Kabupaten Malang. Rinciannya Dokter umum sebanyak 65 orang, dan 13 Dokter Gigi, serta 39 tenaga administrasi.

“Sebenarnya kekurangan tenaga kerja ini sudah sejak sebelum masa pendemi Covid-19. Tapi di tengah pandemi ini jutru semakin membutuhkan,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo.

Ditanya apakah nanti calon tenaga kerja itu nantinya juga akan bekerja sebagai petugas Covid-19, Arbani membenarkan.

“Iya termasuk untuk itu (Covid-19). Makanya untuk dokter umum dan dokter gigi kita membutuhkan yang mumpuni sekaligus mampu berkomitas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mantan Direktur RSUD Lawang itu mengatakan bahwa mayoritas calon tenaga dokter nantinya akan ditempatkan di UPT Puskemas di seluruh Kabupaten Malang.

“Idealnya satu dokter menangani 5000 pasien. Termasuk nanti calon tenaga kerja dokter yang diterima di sini. Jadi harus bisa menangani minimal 5000 pasien,” tutupnya. (haq/fir)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Walikota Sutiaji Menerima Tim Penilai Lomba Terminal Sehat

Diterbitkan

||

Oleh

Walikota Sutiaji Menerima Tim Penilai Lomba Terminal Sehat

 

KABARMALANG.COM – Walikota Malang H. Sutiaji menerima tim penilai lomba terminal sehat pada hari Selasa (22/09/2020) di Terminal Madyopuro Kota Malang.

Walikota Sutiaji didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan, Handi Priyanto, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Sri Winarni dan Kabag Humas Kota Malang, Nurwidianto menerima tim penilai yang dipimpin oleh Mulia Utama dari BPTD wilayah XI Jawa Timur.

“Dengan lahan yang luas dan terbilang cukup asri, terminal ini juga berpotensi untuk dapat dikembangkan lebih lanjut,” ujar Mulia.

Kota Malang, lanjut Mulia, adalah satu-satunya kota di Jawa Timur yang masih memiliki terminal tipe C dan masih sangat produktif.

“Saya berharap terminal madyopuro dapat mewakili Jawa Timur di ajang perlombaan selanjutnya,” tambah Mulia.

Sementara itu, Walikota Sutiaji menyampaikan rasa syukurnya karena pada pagi hari ini Kota Malang menerima Tim Penilai Terminal Sehat. “Kita berharap nanti akan ada evaluasi sehingga terminal madyopuro dapat semakin berkembang, karena kita ingin menjadi yang terbaik,” tegasnya.

Sutiaji juga menambahkan bahwa kedepan terminal madyopuro akan dijadikan terminal wisata dan rest area bagi apra pengunjung yang akan masuk ke Kota Malang serta ingin berwisata ke kawasan Bromo Tengger Semeru.

“Lahan yang ada akan terus kita perbaiki, fasilitasnya pun akan ditambah, dengan demikian terminal madyopuro akan semakin ramai,” tandasnya. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com