Connect with us

Pemerintahan

Sukses Berantas Rokok Ilegal, Satpol PP Kota Malang Raih Penghargaan Bhakti Chandra Nararya

Diterbitkan

,

IMG 20260126 204046
Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Pemerintah Kota Malang. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang resmi menerima Piagam Bhakti Chandra Nararya (istimewa)

KABARMALANG.COM – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Pemerintah Kota Malang. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang resmi menerima Piagam Bhakti Chandra Nararya dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur II, Senin (26/1/2026).

​Penghargaan prestisius ini di berikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata Satpol PP dalam memperkuat sistem pengawasan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, khususnya melalui inovasi pelaporan digital.

​Penghargaan ini tidak lepas dari keberhasilan Satpol PP Kota Malang dalam mengoperasikan SIROLEG (Sistem Pelaporan Rokok Ilegal).

Aplikasi ini menjadi instrumen vital di wilayah kerja KPPBC TMC Malang untuk memastikan setiap temuan di lapangan terdokumentasi secara akurat dan responsif.

​Sekretaris Satpol PP Kota Malang, Aryadi Wardoyo, menyatakan bahwa teknologi ini mengubah pola kerja jajaran Satpol PP menjadi lebih terukur.

​”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami. Pemanfaatan aplikasi SIROLEG sangat membantu kami bekerja lebih akurat dalam mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal di Kota Malang,” tegas Aryadi.

​Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur II, Agus Sudarmadi, menekankan bahwa kolaborasi lintas instansi adalah kunci dalam mengamankan penerimaan negara yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

​Selain aspek ekonomi, operasi gempur rokok ilegal yang di jalankan Satpol PP bersama Bea Cukai bertujuan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif produk tembakau yang tidak memenuhi standar regulasi.

​Satpol PP Kota Malang berkomitmen untuk terus menguatkan koordinasi berkelanjutan guna memastikan wilayah Kota Malang bersih dari peredaran barang kena cukai ilegal di masa depan.

Advertisement

Terpopuler