Connect with us

Peristiwa

Operasi Kamsel: Polres Malang Petakan Titik Hitam & Rawan Bencana Jelang Ramadhan 2026

Diterbitkan

,

IMG 20260127 164252
Satlantas Polres Malang berkolaborasi dengan Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Timur melaksanakan pemetaan komprehensif (istimewa)

KABARMALANG.COM – Mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan, Satlantas Polres Malang berkolaborasi dengan Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Timur melaksanakan pemetaan komprehensif pada Selasa, 27 Januari 2026.

Fokus utama operasi ini adalah identifikasi dini terhadap lokasi rawan kecelakaan (blackspot), titik kemacetan (troublespot), serta wilayah rawan bencana alam.

​Tim gabungan melakukan peninjauan lapangan secara faktual untuk merumuskan strategi rekayasa lalu lintas yang tepat sasaran.

Bagi masyarakat pengguna jalan, penting untuk memahami terminologi yang di gunakan kepolisian dalam pemetaan ini:

​Blackspot (Titik Hitam): Lokasi dengan intensitas kecelakaan tinggi (biasanya dalam rentang 100-500 meter) yang memiliki tingkat fatalitas korban cukup besar.

​Troublespot: Titik yang sering mengalami perlambatan arus hingga kemacetan total, biasanya di sebabkan oleh penyempitan jalan, aktivitas pasar, atau volume kendaraan yang melebihi kapasitas jalan.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menegaskan bahwa hasil pemetaan ini tidak hanya menjadi data internal, tetapi dasar koordinasi lintas instansi:

Rekayasa Lalu Lintas: Menyiapkan skema contraflow atau pengalihan jalur jika terjadi penumpukan kendaraan di arteri Lawang-Singosari.

​Kolaborasi Lintas Instansi: Menggandeng Dishub, Jasa Raharja, BPBD, dan perangkat desa untuk penanganan infrastruktur jalan yang rusak serta pemasangan rambu peringatan tambahan.

​Mitigasi Cuaca Ekstrem: Mengingat Januari-Februari 2026 masih dalam periode curah hujan tinggi, Satlantas fokus pada kesiapsiagaan jalur di Karangploso yang merupakan akses utama menuju Kota Batu.

Advertisement

Terpopuler