Connect with us

Serba Serbi

Analisis Saham ERAA 2026: Efek Buyback Rp150 Miliar dan Prospek Harga

Diterbitkan

,

IMG 20260128 054442
Saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) tengah menjadi sorotan investor di awal tahun 2026 (istimewa)

KABARMALANG.COM – Saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) tengah menjadi sorotan investor di awal tahun 2026.

Dengan rencana aksi korporasi besar dan performa penjualan yang tetap solid, banyak analis memprediksi potensi rebound pada harga saham emiten ritel gadget terbesar di Indonesia ini.

​Hingga penutupan perdagangan terbaru (27-28 Januari 2026), ERAA menunjukkan stabilitas di tengah fluktuasi IHSG:

Indikator Saham

Nilai Statistik

Harga Terakhir

Rp428

Rentang Harian

Rp418 – Rp430

Volume Perdagangan

> 58 Juta Saham

Rentang 52 Minggu

Rp312 – Rp590

Salah satu katalis positif utama bagi ERAA adalah pengumuman program buyback saham senilai Rp150 miliar yang di mulai pada Januari 2026.

​Tujuan: Menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang fluktuatif tanpa memerlukan persetujuan RUPS (mengacu pada POJK 13/2023).

Durasi: Periode pembelian kembali di jadwalkan berlangsung hingga 23 April 2026.

​Dampak: Aksi ini memberikan sinyal positif bahwa manajemen menilai harga saham saat ini masih undervalued (di bawah nilai wajar).

​Meskipun laba bersih di Kuartal III-2025 tercatat sebesar Rp785,6 miliar, ERAA tetap mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 7,72% (YoY).

Strategi diversifikasi ke sektor gaya hidup (Erajaya Active Lifestyle) dan kesehatan di yakini akan memperkuat fundamental perusahaan sepanjang tahun 2026.

​Berdasarkan konsensus analis terbaru di berbagai platform seperti TradingView dan riset sekuritas:

​Target Harga Rata-rata: Rp542

​Estimasi Maksimal: Rp600

Analisis Teknikal: Saat ini, ERAA sedang menguji level support kuat di Rp424 – Rp430. Jika berhasil bertahan (breakout), saham ini berpotensi menuju target jangka pendek di Rp450 – Rp480.

Perhatikan volume pembelian saat harga mendekati level Rp430 sebagai indikator konfirmasi tren bullish.

Advertisement

Terpopuler