Connect with us

Pemerintahan

Walikota Malang Lantik 758 Pejabat di Lingkungan Pemkot Malang

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Sebanyak 758 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkot Malang telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Walikota Malang, Sutiaji pada hari Selasa (31/12/2019) di GOR Ken Arok Malang.

Walikota Sutiaji menyatakan bahwa pelantikan hari ini, juga amanah dari peraturan pemerintah no.18 tahun 2016 tentang perangkat daerah, yang ditindak-lanjuti dengan diterbitkannya peraturan daerah kota malang no.5 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan daerah no.7 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah.

Dengan satu harapan, pemerintah kota malang mampu membentuk organisasi perangkat daerah yang tepat fungsi dan sesuai ukuran, melalui prinsip ramping struktur dan kaya fungsi.

“Sehingga ke depan akan mampu membawa peningkatan layanan publik dan proses pembangunan di segala bidang kehidupan,” ujarnya.

Mari kita jadikan momentum ini, lanjutnya, untuk melakukan penyempurnaan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga dari waktu ke waktu kesejahteraan masyarakat terus mengalami peningkatan, ke arah kemajuan dan berdaya saing menuju bhumi arema yang semakin jaya dan bermartabat.

Ia juga berpesan agar amanah yang diberikan, mampu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, tidak saja dalam memberikan layanan secara profesional dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang diemban. Namun lebih dari itu, kinerja saudara diharapkan mampu mengakselerasi terwujudnya keberhasilan berbagai program pembangunan di seluruh sektor kehidupan.

Menggaris bawahi hal itu, tegasnya lagi, tidak ada yang namanya organisasi perangkat daerah unggulan. Tidak ada jabatan satu lebih unggul dibanding yang lain atau juga istilah jabatan empuk, jabatan primadona serta prioritas. Semuanya berada dalam satu sistem. Dalam satu orbit yang sama. Yang satu tidak mungkin dapat berjalan baik, tanpa kolaborasi dengan yang lainnya.

Dan pemerintah kota malang tidak akan mampu mewujudkan visi serta misinya apabila soliditas tidak mampu dibangun.
Satu diantaranya dengan segera melakukan akselerasi kerja secara cepat dan terpadu. Yang artinya perlu ada kesatuan gerak dari atas hingga ke bawah.

“Maka kuatkan komunikasi serta koordinasi untuk mewujudkan semua itu,” tandasnya. (ary/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Live Streaming Munas V PKS, Peluncuran Logo Baru

Diterbitkan

||

DPD PKS Kota Malang mengikuti live streaming puncak Musyawarah Nasional (MUNAS) V PKS di hotel Sahid Montana Dua Malang

 

KABARMALANG.COM – DPD PKS Kota Malang mengikuti live streaming puncak Musyawarah Nasional (MUNAS) V PKS secara langsung dari Kota Bandung, Jawa Barat.

Live streaming ini dilakukan di hotel Sahid Montana Dua, Jalan Candi Panggung Kota Malang pada Minggu 29 November 2020.

Para peserta yang mengikuti MUNAS V PKS berjumlah 30 orang yang terdiri dari Ketua Umum DPD PKS Kota Malang, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Pengurus Pleno DPD, Perwakilan dari 5 DPC PKS kecamatan, Ketua dan anggota Fraksi PKS DPRD Kota Malang.

Munas V PKS yang berlangsung sejak tanggal 26 – 29 November 2020 dengan mengusung tema “Bersama Melayani Rakyat”.

Munas tersebut menyampaikan hasil rapat Majelis Syuro PKS berkaitan dengan Falsafah Perjuangan PKS terbaru, Arah Kebijakan Partai dan Rencana Strategis PKS 2020 – 2025.

Selain itu, juga akan diumumkan kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS periode 2020 – 2025 terdiri dari Majelis Pertimbangan Partai (MPP), Dewan Syariah Pusat (DSP), Dewan Pengurus Pusat (DPP), Mahkamah Partai.

Agenda tersebut termasuk peluncuran logo PKS yang berbentuk bulat dan berwarna oranye, tagline “Bersama Melayani Rakyat” dan mars PKS terbaru.

“Walaupun dalam kondisi pandemi seluruh kader dan pengurus PKS Kota Malang sangat antusias mengikuti acara MUNAS V yang juga bisa diikuti melalui live streaming di YouTube, Facebook, Instagram, dan Zoom,” ujar Ernanto Djoko Purnomo selaku Ketua DPD PKS Kota Malang, Minggu (29/11/2020).

Ernanto sangat senang dan gembira dengan tagline baru PKS yang diluncurkan dalam Munas V ini yaitu Bersama Melayani Rakyat.

“Membangun Kota Malang dan negeri sebesar dan seluas Indonesia tidak bisa dilakukan PKS sendiri, oleh karena itu perlu bersama – sama dengan elemen lain agar Indonesia dan khususnya Kota Malang bisa maju, sejahtera dan bermartabat,” sambungnya.

Terkait adanya logo PKS yang baru Trio Agus Purwono, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang yang juga hadir mengikuti acara MUNAS PKS menyambut baik logo PKS yang baru.

“Logo PKS yang berbentuk bulat dan berwarna oranye sangat simple dan akan sangat mudah dikenal masyarakat,” ujarnya.

“Selain terlihat cerah, warna oranye berjiwa muda dan penuh dengan semangat optimisme,” pungkas Trio yang juga menjabat ketua Komisi B DPRD Kota Malang.

Setelah pelaksanaan Munas, akan diikuti Musyawarah Wilayah (Muswil) di tingkat Provinsi, dan kemudian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di Kota Malang di tahun 2021.

Sebelum mengikuti acara live streaming ini dilakukan rapid test terlebih dahulu terhadap seluruh peserta, jika ada yang reaktif diminta untuk pulang dan mengikuti acara dari rumah, dan selama kegiatan seluruh peserta wajib mengikuti protokol kesehatan.

Hal tersebut dilakukan sebagai pencegahan terhadap penyebaran Covid-19. (carep-03/fir)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Wali Kota Malang Komitmen Bangun Pendidikan Karakter

Diterbitkan

||

Wali Kota Malang Sutiaji

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Sutiaji memastikan komitmennya membangun pendidikan berkarakter. Sutiaji menegaskannya saat berbicara dalam webinar pendidikan nasional 2020.

Tema webinar itu sendiri, Merajut Kembali Pendidikan Karakter Untuk Mewujudkan Merdeka Belajar di era New Normal.

“Perlu ada keseimbangan pembangunan karakter dan skill. Ini kunci lahirnya generasi emas yang berilmu dan berakhlak,” tuturnya, Sabtu (28/11).

Demi mewujudkan ini, Kota Malang perlu meraih kota layak anak. Sutiaji menegaskan Pemkot Malang berkomitmen mewujudkan kota layak anak. Kebijakan pembangunan bakal inklusif dan ramah anak.

Namun, Sutiaji mengingatkan pengaruh pandemi Covid-19 terhadap pembangunan. Tak terkecuali pembangunan sektor pendidikan.

Pemda tetap harus melaksanakan sistem pembelajaran daring. Karena, tantangan dari Covid-19 masih nyata.

Karena itu, RPJMD 2018-2023 menjamin akses dan kualitas pendidikan. Termasuk kesehatan dan layanan dasar lainnya bagi semua warga.

“Sasarannya adalah tercapainya masyarakat terdidik dan berkarakter,” tegas penghobi bulutangkis itu.

Sutiaji juga berpesan agar seluruh tenaga pendidik menjaga humanisme. Pendidik diharap selalu mengedepankan dan menjaga hak sipil anak.

Supaya, misi menjalankan pendidikan yang baik tetap tercapai.(carep-04/yds)

 

Lanjutkan Membaca

Pilbup 2020

Bawaslu Undang Paslon Klarifikasi Dugaan Pelanggaran

Diterbitkan

||

Komisioner Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva. (Foto: Imron Haqiqi)

KABARMALANG.COM – Bawaslu Kabupaten Malang bakal mengklarifikasi dua paslon Pilkada. Yaitu, Lathifah Shohib dan Sanusi.

Keduanya sudah sempat diundang Bawaslu. Mereka harusnya diminta klarifikasi soal dugaan pelanggaran kampanye.

Pasalnya, tim dari keduanya saling lapor dugaan pelanggaran kampanye.

Sanusi diundang atas laporan soal ziarah Wali Lima. Sementara Lathifah diundang soal dugaan money politic kampanye Desa Pujiharjo Tirtoyudo

“Sehingga, Pak Sanusi dan Bu Lathifah dipanggil untuk klarifikasi,” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva saat dikonfirmasi, Sabtu (28/11).

Hanya saja, keduanya tidak memenuhi undangan tersebut. Padahal, George menilai undangan tersebut penting untuk klarifikasi.

“Klarifikasi keduanya ini penting bagi Gakumdu untuk pemberian sanksi. Kalau tidak datang ya kerugian terlapor (Sanusi dan Lathifah),” paparnya.

Dua laporan dugaan pelanggaran kampanye sudah memasuki pembahasan. Hasil pembahasan akan diputuskan Senin (30/11).

“Dua laporan sudah memenuhi syarat formil dan materil. Ada bukti-bukti pelanggaran. Sekarang pembahasan tahap kedua. Tinggal menunggu keterangan dari pihak terlapor,” katanya.

Namun, Bawaslu masih memberi kesempatan kedua calon tersebut hadir. Bawaslu membuka kantornya besok, Minggu (29/11).

” Kalau tidak datang Sabtu (28/11), ada kesempatan besok (Minggu (29/11)). Kalau masih tidak datang ya sudah,” tuturnya.

“Kami menentukan keputusan uji pasalnya berdasarkan data kami. Tanpa adanya klarifikasi terlapor,” tutupnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Disparbud Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Perumda Tirta Kanjuruhan

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com