Connect with us

Edukasi

Peringati Hari Santri Tahun 2019, Kapolres Batu Bagikan 1000 Al-Qur’an

Published

on

Fotor 157174777752847

KABARMALANG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Santri ke 4, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama menggelar upacara dengan mengusung tema “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia”, kegiatan itu digelar di Lapangan Mapolres Batu, Jalan AP lll Katjoeng Permadi, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Selasa (22/10/2019).

Upacara tersebut dihadiri tokoh agama dan pimpinan Ponpes di Kota Batu, diantaranya K.H AbdullaH Tohir, Ketua MUI, H. Ahmad Budiono, Ketua PC NU, H. Abdul Manaf, Ketua Muhammadiyah, Ruba’i Ketua FKUB, Habib Maulana Pimpinan Ponpes Al-Hidayah, Fathul Yasin Pimpinan Ponpes Khanzun Najah.

Selain itu, juga dihadiri oleh Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi, PJU, Perwira Polres Batu, santri dari Ponpes Al-Hidayah dan Ponpes Khanzun Najah Kota Batu.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama membacakan amanat dari Menteri Agama RI, tentang sembilan alasan dan dasar mengapa pesantren layak disebut sebagai laboratorium perdamaian.

“Kesadaran harmoni beragama dan berbangsa. Metode mengaji dan mengkaji selain mendapat bimbingan, teladan dan transfer ilmu langsung dari Kyai, di pesantren juga diterapkan keterbukaan kajian yang bersumber dari berbagai kitab bahkan, kajian lintas mazhab. Para santri biasa diajarkan untuk khidmah (pengabdian),” kata Harvi sapaan akrab Kapolres Batu.

Mantan Kasubdit Regident Dirlantas Polda Jatim ini menambahkan, diperlukan pendidikan kemandirian, kerjasama dan saling membantu di kalangan santri.

“Gerakan komunitas seperti kesenian dan sastra tumbuh subur di pesantren. Lahirnya beragam kelompok diskusi dalam skala kecil maupun besar, untuk membahas hal-hal remeh sampai yang serius. Merawat khazanah kearifan lokal. Prisip maslahat (kepentingan umum), merupakan pegangan yang sudah tidak bisa ditawar lagi oleh kalangan pesantren. Penanaman Spiritual,” ujarnya.

Alumnus Akpol 2001 itu melanjutkan, tidak hanya itu, tetapi juga ucapan syukur karena sudah ada Undang-undang tentang pesantren yang mengembangkan beberapa fungsi.

“Akhirnya kita patut bersyukur, karena pada peringatan Hari Santri ke 4 tahun 2019 ini terasa istimewa, karena hadirnya Undang-undang No 18 Tahun 2019. Memastikan bahwa, pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pengabdian masyarakat,” paparnya.

Setelah pembacaan do’a, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian 1000 Al-Qur’an dari seluruh personel Polres Batu, yang secara simbolis diberikan kepada Ketua MUI Kota Batu. Dimana Al-Qur’an ini selanjutnya akan di distribusikan ke Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah dan tempat-tempat pembelajaran Al-Qur’an yang ada di Kota Batu.

Mantan Ajudan Kapolda Jatim di era Machfud Arifin ini juga berharap, bahwasanya dengan pembagian Al-Qur’an tersebut, agar nantinya bisa menambah semangat bagi para santri.

“Ya, semoga para santri maupun masyarakat untuk lebih giat lagi dalam belajar dan memperdalami ilmu Al-Qur’an. Sehingga, dapat membentuk karakter masyarakat yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (jho/fir)

Advertisement

Terpopuler