Hukrim
Modus Pinjam Sepeda Motor, Pelaku Diamankan Polisi

KABARMALANG.COM – Polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku tindak pidana penipuan atau penggelapan di wilayah Kabupaten Malang.
Pria berinisial WA (33) asal Desa Blayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, itu berhasil di amankan pihak kepolisian pada Kamis (13/10) jam 10.00 WIB saat sedang melintas di Jalan Kendedes, Candirenggo, Singosari, Kabupaten Malang.
Menurut keterangan MRF (24), seorang pria asal Kecamatan Sukun, Kota Malang yang menjadi korban, awalnya ia sedang mencari informasi pekerjaan melalui sosial media facebook.
Kemudian, setelah beberapa kali melihat-lihat dan bertanya di laman Facebook yang mengunggah informasi pekerjaan, ada seseorang yang mengaku bisa memberikan pekerjaan sebagai karyawan di salah satu perusahaan distributor air minum di Malang.
Merasa tertarik karena di janjikan pekerjaan, MRF kemudian bertukar nomor telepon dengan WA dan janjian untuk bertemu.
Kemudian dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy miliknya, MRF bergegas menuju tempat kos WA di daerah Klampok, Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (8/10) lalu.
Setelah keduanya bertemu, WA membahas tentang pekerjaan yang di janjikan kepada MRF.
Tak lama kemudian, WA meminjam sepeda motor milik MRF untuk keluar sebentar dengan alasan membeli makanan.
Namun setelah di tunggu berjam-jam, WA tak kunjung kembali dan tidak bisa di hubungi. Merasa menjadi korban penipuan, WA kemudian melapor ke Polsek Singosari.
Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana melalui Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan bahwa setelah mendapat laporan korban, pihaknya bergegas melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku.
“Anggota di lapangan berhasil melacak keberadaan pelaku dan langsung di amankan saat itu juga beserta barang bukti,” jelas Taufik, di Polres Malang, Jumat (14/10).
Taufik menambahkan, dari tangan pelaku, penyidik berhasil menyita barang bukti berupa 1 buah telepon genggam yang di gunakan sebagai sarana melakukan penipuan dan uang tunai sejumlah 277 ribu sisa dari hasil penjualan sepeda motor korban.
“Sepeda motor milik korban sudah di jual oleh pelaku, uangnya di gunakan untuk bersenang-senang. Hanya sisa 277 ribu dan kita di jadikan barang bukti,” imbuh Taufik.
Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, terduga pelaku WA kini terpaksa harus bermalam di Polsek Singosari.
Dia di kenakan Pasal 378 Sub. Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (tik/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri



































