Connect with us

Serba Serbi

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Usulkan Tiap OPD Ada Pegawai Penyandang Disabilitas

Diterbitkan

,

Kepala Dinas Sosial-P3AP2KB Kota Malang, Penny Indriani mendorong agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa memperkerjakan para penyandang disabilitas.

 

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mendorong agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyediakan kuota pegawai untuk penyandang disabilitas.

Dengan adanya, dorongan tersebut akan membuka kesempatan bagi para penyandang disabilitas untuk bekerja di instansi pemerintahan.

Terkait hal tersebut, tentu menjadi kabar gembira bagi para penyandang disabilitas di Kota Malang.

Di mana, jumlah penyandang disabilitas di Kota Malang dari informasi yang di dapat, ada sekitar lebih kurang 2.927.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Penny Indriani mengatakan akan mendorong terkait hal tersebut.

“Ke depan kami usulkan, di tiap organisasi perangkat daerah (OPD) ada satu pegawai penyandang disabilitas,” kata Penny, beberapa hari lalu.

Dia juga mengatakan, bahwa saat ini telah ada di tiga OPD yang sudah merekrut dan memperkerjakan penyandang disabilitas.

“Dan saat ini, sudah ada tiga organisasi perangkat daerah yang memperkerjakan penyandang disabilitas,” ucapnya.

Yang pertama, kata Penny, ada di instansi Dinsos-P3AP2KB Kota Malang yang di pimpinnya. Kemudian, ada di dinas kepemudaan, olahraga dan pariwisata (Disporapar).

“Ketiga di dinas tenaga kerja, penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu (Disnaker-PMPTSP). Masing-masing OPD itu punya satu pegawai dari penyandang disabilitas,” ujarnya.

Penny juga menambahkan, bila usulan itu di rumuskan demi memberikan fasilitas yang setara antara pegawai yang non disabilitas dengan pegawai disabilitas.

Dan beberapa waktu lalu, dia mengaku bila pihaknya dengan sejumlah organisasi perangkat daerah lain sudah menjalin kesepakatan, untuk menambah pegawai yang memiliki keterbatasan.

Jika, ada OPD yang belum membutuhkan tambahan pegawai, dia berharap bisa melibatkan penyandang disabilitas di beberapa kegiatan.

Dengan cara itu, lanjut Penny, Kota Malang bakal layak di sebut sebagai kota ramah disabilitas.

“Jadi usulan itu tak hanya berlaku untuk instansi pemerintahan saja, namun juga ada pihak swasta,” kata Penny.

“Agar mau membuka kesempatan, bagi penyandang disabilitas),” pungkasnya.

Dari data yang di miliki Dinsos-P3AP2KB, jumlah penyandang disabilitas di Kota Malang sekitar 2.927. Mereka terdiri dari berbagai kategori usia, yang tersebar di lima kecamatan. (tik/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih