Connect with us

Serba Serbi

7.226 KPM di Kota Malang Rutin Terima BPNTD dari Dinsos P3AP2KB

Diterbitkan

,

Sebanyak 7.226 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Malang mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD). (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sebanyak 7.226 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Malang mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD) secara rutin setiap bulannya.

BPNTD ini di salurkan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Penny Indriani mengatakan, bahwa bantuan tersebut berupa voucher belanja senilai Rp 125 ribu.

Voucher tersebut dapat di belanjakan beras di warung yang menyediakan E-Warung.

“Voucher belanja ini hanya bisa di gunakan untuk berbelanja beras melalui E-Warung. Lokasinya juga harus di Kota Malang,” ucapnya.

Dia menambahkan, bahwa tujuan utama program penyaluran BPNTD dari Pemkot Malang ini agar masyarakat dapat mendapatkan asupan nutrisi karbohidrat yang berkualitas.

Selain itu, melalui program ini di harapkan dapat mengurangi angka kekurangan gizi atau stunting terhadap balita serta memperpanjang usia harapan bagi masyarakat lanjut usia (lansia).

“Biar masyarakat ini mendapatkan nutrisi dan gizi yang baik. Terutama untuk balita dan bagi lansia,” ujarnya.

Penny menjelaskan, bahwa voucher belanja ini mengalami kenaikan Rp 15 ribu, dari sebelumnya Rp 110 ribu pada 2020 silam.

Nominal BPNTD senilai Rp 125 ribu ini pun telah secara resmi di terapkan sejak 23 Maret 2022 lalu.

Untuk pemanfaatannya, keluarga penerima manfaat dapat mengunjungi E-Warung yang tersebar di lima kecamatan di Kota Malang.

E-Warung tersebut juga gabungan dari para KPM yang berkumpul mendirikan sebuah Usaha Dagang (UD).

Di harapkan, melalui E-Warung ini, para KPM juga dapat mencari keuntungan sesuai peraturan yang ada agar terus berkembang.

“E-warung lumayan sudah bisa bergerak. Lumayan keuntungan dari beras misalnya cuma 10 ribu tapi kan dari beberapa KPM itu terkumpul,” tandasnya.

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih