Connect with us

Serba Serbi

Ada Jukir Nakal, Masyarakat Bisa Lapor Melalui Aplikasi Sitokirma

Diterbitkan

,

Ada Jukir Nakal, Masyarakat Bisa Lapor Melalui Aplikasi Sitokirma
Plt Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Masyarakat Kota Malang bisa melapor melalui aplikasi, bila ada jukir (juru parkir) yang menarik biaya parkir tidak sesuai dengan yang telah di tentukan.

Aplikasi tersebut bernama Sitokirma, untuk mengantisipasi bila ada jukir yang nakal.

“Aplikasi Sitokirma ini untuk mengantisipasi bila ada jukir nakal, masyarakat dapat melaporkan secara langsung ke Dishub melalui aplikasi di smartphone,” ujar Plt Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto, Selasa (26/7/2022).

Saat ini penggunaannya, Handi melanjutkan masih di lingkup petugas Dishub saja dan ke depan masyarakat bisa mengunduh di Playstore.

Dan, di targetkan untuk penggunaan aplikasi tersebut ke masyarakat setelah Perubahan APBD Kota Malang tahun 2022 sekitar bulan September mendatang.

“Nantinya tata kelola parkir di Kota Malang telah menjadi perhatian dari Korpsugah KPK. Oleh sebab itu, akan ada beberapa perubahan yang sedang di lakukan oleh Pemkot Malang,” jelasnya.

Sementara ini total 3.978 jukir yang ada di Kota Malang juga telah memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota), di lengkapi barcode sehingga masyarakat bisa melakukan pengecekan.

“Masyarakat bisa melihat dan mengetahui dengan menscan barcode yang ada di Id Card jukir, kalau memang di scan muncul datanya, itu jukir resmi dan terdaftar,” katanya.

Handi juga tidak menampik bahwa seringkali pihaknya menerima keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan parkir.

“Karena selama ini banyak juga masukan dan keluhan dari masyarakat, saat masyarakat parkir, jukir posisi tidak ada, tetapi saat akan keluar tiba-tiba muncul,” katanya.

Di sisi lain, pendapatan retribusi parkir ke kas daerah di Kota Malang di targetkan pada tahun 2022 ini sebesar Rp 11 miliar dan realisasi pada semester pertama ini sudah 44 persen.

Dishub Kota Malang juga terus melakukan pembinaan terhadap jukir. Berbagai materi di berikan, baik dari pihak Kepolisian maupun Kejaksaan Negeri Kota Malang.

“Tentu terkait dengan bagaimana hal-hal yang harus mereka lakukan di lapangan,” pungkas Handi. (cdm/fir)

 

Advertisement Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Malang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih