Connect with us

Peristiwa

Diduga Bara Kayu Tungku Masak, Rumah di Dau Ludes Terbakar

Diterbitkan

,

Diduga Bara Kayu Tungku Masak, Rumah di Dau Ludes Terbakar
Di duga akibat dari bara kayu di tungku masak, rumah di Dusun Sempu Desa Gadingkulon Dau ludes di makan si jago merah. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Di duga akibat dari bara kayu di tungku masak, rumah di dusun Sempu Desa Gadingkulon Dau ludes di makan si jago merah, Minggu (17/7/2022) siang.

Informasi yang di dapat Kabarmalang.com, kebakaran rumah itu milik Binawati (50) yang saat itu bersama anaknya sedang meninggalkan rumah ke Pasar Batu untuk membeli keperluan keluarga.

“Saat terjadi kebakaran, pemilik rumah sedang berbelanja ke pasar Batu bersama anaknya. Jadi ngak tau kalau rumahnya terbakar,” ucap Kepala Desa Gadingkulon, Wahyu Edi P, Minggu (17/7/2022).

Di jelaskan Wahyu, sekitar jam 10.30 WIB tetangga korban mendengar suara ledakan LPG dari samping rumah, dan melihat Api  dari atap dapur semakin membesar.

“Warga yang lain membantu mengamankan barang-barang seisi rumah,” bebernya.

Sementara itu, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang mengatakan sumber api di duga berasal dari tungku api yang sedang di gunakan untuk memasak.

Yang kemudian, tanpa sepengetahuan pemilik rumah api tersebut merembet ke sekitar tungku.

“Dugaannya saat masak dengan menggunakan tungku di tinggal keluar rumah. Kemudian tanpa di ketahui, api merembet ke tumpukan kayu bakar yang ada di sekitar tungku tersebut,”ujar Firmando.

Api tersebut kemudian berlanjut merembet dan membakar bagian rumah lainnya.

Mendapat laporan tersebut petugas pemadam kebakaran Kabupaten Malang bergegas menuju lokasi pada jam 12.15 WIB.

Setibanya di lokasi, sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran langsung bertindak untuk menjinakkan si jago merah.

Upaya pemadaman tersebut berlangsung selama kurang lebih 25 menit. Api dapat di padamkan pada jam 12.40 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, rumah milik Binawati yang terbakar tersebut nyaris habis.

Terlihat bagian atap yang terbakar dan beberapa sisi temboknya yang telah runtuh. Pilar-pilar penyangga rumah juga masih terlihat berdiri dengan kondisi bekas terbakar.

Beruntung, sebelum api menjalar ke rumah lain, api berhasil di jinakkan oleh petugas.

“Dalam peristiwa ini pemilik rumah mengalami kerugian material di perkirakan mencapai Rp 30 juta,” pungkas Firmando. (cdm/fir)

 

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih