Connect with us

Hukrim

Pengeroyokan di Malang, Akhirnya Terungkap

Diterbitkan

,

Pengeroyokan di Malang, Berikut Keterangan Penjual Bakpao
Pengeroyokan yang terjadi di Jalan S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

 

KABARMALANG.COM – Pengeroyokan yang terjadi di Jalan S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, beberapa hari lalu akhirnya terungkap.

“Diduga motif pengeroyokan itu, buntut uang setoran penjualan tiket pertandingan Arema FC vs Persik Kediri,” ujar Kapolsek Sukun Kompol Nyoto.

Kedua pelaku ini tidak menanggapi permintaan korban karena pertandingan belum berakhir.

Dijelaskan Nyoto, dua orang berinisial DP dan DA telah ditangkap pada Kamis (16/6/2022) malam.

Kemudian, mereka ditahan terkait kasus dugaan pengeroyokan tersebut.

Merasa tersinggung dengan perkataan yang disampaikan oleh korban, sehingga berujung pemukulan.

“Saat itu korban memberitahu kepada pelaku bahwa batas waktu untuk setoran uang penjualan tiket jam tujuh malam,” jelasnya.

“Pada saat meminta dan menagih uang setoran jam setengah tujuh, tapi nggak ditanggapi, terjadilah peristiwa itu,” sambungnya.

Sebelum terjadi pengeroyokan, DU bertemu dengan pelaku membahas terkait pembagian penjualan tiket.

Dari total 24 tiket, sejumlah 12 tiket dijual oleh korban dan sisanya dijual oleh pelaku.

“Saat pengeroyokan, korban dan pelaku sama-sama mabuk setelah minum minuman beralkohol,” katanya.

“Akibat kejadian itu, korban pingsan dan menderita luka di beberapa bagian tubuh,” tambahnya.

“Kedua pelaku juga telah ditetapkan sebagai tersangka, pelaku dapat dikenakan dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkas Kompol Nyoto. (cmd/fir)

 

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih