Connect with us

Peristiwa

Pencari Rumput Di Malang Meninggal Tertimpa Longsoran Tebing

Published

on

Pencari Rumput Di Malang Meninggal Tertimpa Longsoran Tebing
Pencarian korban tanah longsor di Kecamatan Ampelgading, Kamis (22/4). (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pencari rumput di Malang tertimpa longsoran tebing setinggi 70 meter di Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading.

Akibatnya, pencari rumput yang juga warga Ampelgading Kabupaten Malang itu meninggal.

Dia tertimpa longsoran tebing pada Rabu (21/4) sore. Korban bernama Suliswanto, 30.

Kabar Lainnya : Modus Pemerkosaan Pencari Kerja Dinilai Licik.

Korban sedang mencari rumput tepat di bawah tebing itu ketika longsor terjadi. Tim SAR menemukan jenazahnya Kamis (22/4/2021) sekitar pukul 10.45 WIB.

“Pencarian jenazah terjadi sejak Rabu (22/4) kemarin hingga menjelang Maghrib. Namun, pencarian berhenti malam hari karena minim cahaya,” ungkap Koordinator Lapangan Bazarnas, Ainul Mahdin, Kamis (22/4).

Kabar Lainnya : Massa Gebuki Maling Motor Ampelgading.

Pencarian korban sendiri melibatkan tim sekitar 50 orang. Mereka terdiri dari tim Basarnas, BPBD Kabupaten Malang, PMI Kabupaten Malang, dan sejumlah relawan.

“Kini, korban sudah terevakuasi dan sudah berada di rumah duka,” sambungnya.

Kabar Lainnya : Lompati Pagar Tol, Kepala Kuli Terbentur Aspal.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono menduga longsor tebing yang memakan korban tersebut karena angin kencang.

“Kalau hujan tidak ada. Hanya terjadi angin kencang, sehingga menyebabkan tanah di tebing itu gugur (longsor). Di sisi lain kontur tanahnya berpasir,” ringkasnya.

Kabar Lainnya : Hujan Angin Pemandian Metro Kepanjen Tertimpa Pohon Tumbang.

Karena peristiwa itu, Bagyo mengimbau warga sekitar agar tidak mendekati daerah tebing itu. Bagyo mengaku khawatir terjadi longsor susulan. Dia tidak ingin ada korban tambahan.

“Saya khawatirkan nanti ada longsor susulan karena kawasan itu bahaya kalau angin kencang,” akhirnya.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler