Pemerintahan
Coki Muslim MLI Eksplorasi Keangkeran Wisma Tumapel Malang

KABARMALANG.COM – Duo musuh masyarakat, Coki Pardede dan Tretan Muslim pentolan Majelis Lucu Indonesia (MLI) bertandang ke Kota Malang, Rabu (31/3) lalu.
Keduanya datang ke Kota Malang untuk membuktikan keangkeran Wisma Tumapel dalam ekspedisi tur Fix Serem Experience.
Fix Serem sendiri adalah konten dari Coki – Muslim di channel youtube MLI. Fix serem adalah konten horor dengan bumbu komedi, berupa uji nyali, ekspedisi hantu, dan roasting makhluk halus.
Gianluigi Christoikov, Talent dan General Manager MLI membenarkan. Fix serem experience adalah event untuk para penonton bisa melihat langsung syuting konten fix serem.
“Kan sebenarnya MLI punya konten namanya Fix Serem. Viewernya makin oke tembus satu jutaan. Banyak netizen yang komen itu settingan,” ujar Gian, sapaannya, kepada Kabarmalang.com, Jumat (2/4).
“Akhirnya kita kepikiran bikin acara yang membuktikan kalau fix serem itu bener. Makanya kita bikin event yang menawarkan experience tertentu buat seseorang,” tambahnya.
Fix serem experience MLI edisi perdana menyasar empat kota. Ada 5 titik ekspedisi dalam acara itu. Jadwalnya marathon selama 6 hari, mulai dari 28 Maret hingga 2 April 2021.
Yakni mulai dari Kota Bandung, lalu ke Kota Malang. Kemudian ke Kota Surabaya, dan berakhir di Kota Semarang. Untuk Kota Malang, MLI memilih lokasi Wisma Tumapel.
Wisma Tumapel yang terkenal angker berada di Jalan Tumapel. Lokasinya tidak jauh dari Alun-Alun Tugu Kota Malang. Wisma sudah berdiri sejak jaman kolonial, dan saat ini tak berpenghuni.
Dalam fix serem experience MLI, ada dua kategori tontonan. Ada tontonan offline dan online. Untuk yang offline bisa menonton langsung konten fix serem di TKP.
“Untuk yang offline kami kasih kuota maksimalnya 20 penonton di tiap kota. Kota Malang sendiri ada 18 penonton yang ikut,” terangnya.
Kabar Lainnya : Komika MLI ‘Koesroeh’ di Malang.
Gian membeberkan alasan memilih lokasi ekspedisi di tiap kota. MLI memilih legenda yang ada di tiap daerah, sejauh apa lokasi itu seram.
“Kalau Kota Malang, waktu kita searching di Google itu Wisma Tumapel termasuk yang horor dan punya nilai historis yang cukup kuat,” ungkap alumni SUCI 3 Kompas TV tersebut.
Wisma Tumapel dipilih agar spot horor di tiap kota bisa bervariasi. Karena, Kota Bandung sudah memiliki dua titik, di pabrik dan eks tempat wisata. Surabaya fix serem MLI di perumahan dan Semarang di hotel.
Fix serem experience MLI Kota Malang mulai pukul 10 malam, Rabu (31/3). Ada challenge dari Coki dan Muslim bersama Apri sebagai dukun kepada 18 penonton yang hadir.
“Mereka kami kasih tahu tentang sejarah Wisma Tumapel. Kemudian mereka ada kesempatan untuk mengeksplor sendiri. Kami kasih challenge main petak umpet juga,” terangnya.
Dalam episode Kota Malang itu, Dani SUCI 5 Kompas TV, komika penyandang disabilitas datang sebagai bintang tamu.
Ada juga Gilang Juragan 99 bersama sang istri yang mencoba uji nyali.
“Dalam fix serem experience MLI, kami tawarkan suguhan yang berbeda dari konten Fix Serem sebelumnya. Coki – Muslim juga coba memunculkan sosok noni Belanda penunggu wisma tumapel itu,” akhirnya.(fat/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































