Connect with us

Hukrim

Berkedok Donasi, Penipuan Catut Nama Pemkot Malang

Published

on

Berkedok Donasi, Penipuan Catut Nama Pemkot Malang
Tangkapan layar pelaku penipuan yang mengaku Agus Budiono staf keuangan Pemkot Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Penipuan berkedok donasi terjadi di Kota Malang. Kali ini, korbannya adalah institusi. Yaitu Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Pemkot Malang pun kembali mengimbau kepada masyarakat. Agar berhati-hati dan waspada terhadap penipuan. Apalagi yang mengatasnamakan jajaran Pemkot Malang.

Modus penipuan ini menyasar pengurus Pondok Pesantren maupun TPQ. Modus penipuannya berkedok memberikan donasi. Tetapi, penipuan mencatut nama Pemkot Malang.

Kabar Lainnya : Nama Satpol PP di Catut, Dibutuhkan Ketegasan dari Pihak Terkait.

Pelaku menggunakan nomor telepon 081233303693. Oknum tersebut mengatasnamakan dirinya sebagai Agus Budiono. Dia mengaku Staf Keuangan Pemkot Malang.

Oknum mengaku akan memberikan dana hibah. Ini sebagai bentuk donasi dari Pemkot Malang. Sasarannya adalah salah satu TPQ.

Jenis penipuan seperti ini makin marak. Sehingga, Kadiskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, kembali memperingatkan warga.

Kabar Lainnya : Korban Penipuan : Masker Akan Dikirim ke Cina.

Masyarakat harus selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Malang. Ada oknum yang mengatasnamakan Pemkot Malang. Masyarakat harus berhati-hati. Konfimasi juga terlebih dahulu, jangan mudah percaya,” ujar Wiwid, sapaannya, Senin (8/3).

Kabar Lainnya : 4 Kali Keluar-Masuk Penjara, Pria Asal Poncokusumo Kembali Lakukan Penipuan.

Plt Kabag Humas Kota Malang itu juga meminta warga melapor. Jika ada penipuan mencatut Pemkot, dia mempersilakan warga melapor polisi.

Sebelumnya, Pemkot Malang juga mewanti-wanti masyarakat. Karena, banyak akun palsu Wali Kota Sutiaji bertebaran di Facebook.

Akun seperti ini bisa menjadi alat untuk melakukan penipuan. Seperti yang sudah terjadi, yaitu pencatutan nama Pemkot Malang.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler