Connect with us

COVID-19

Ribuan KPPS Reaktif Tidak Dilibatkan Coblosan

Diterbitkan

,

Proses coblosan Pilkada Kabupaten Malang dengan protokol kesehatan. (Foto : Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Sebelum coblosan Pilkada Kabupaten Malang, ribuan KPPS dinyatakan reaktif. KPU Kabupaten Malang tidak menampiknya.

Setidaknya ada 1500 KPPS yang reaktif. Mereka langsung non aktif bertugas.

”Itu dari sekitar 42 ribu yang rapid test. Memang gak sampai 10 persen. Ada sekitar 1500,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini, Jumat (11/12).

Meski demikian, Anis memastikan coblosan tidak terganggu. Buktinya, pemungutan suara bisa berjalan lancar.

”Misalnya, petugas KPPS reaktif kurang dari 5. Maka bisa pinjam dari TPS terdekat,” ujar Anis.

Sedangkan, beberapa TPS tidak lebih dari 2 petugas reaktid. Sehingga coblosan tetap bisa berjalan.

Bagi petugas reaktif, diinstruksikan untuk tidak ditugaskan saat coblosan.

“Artinya petugas KPPS yang reaktif ini dinonaktifkan, tidak ditugaskan,” tegasnya.

Berdasarkan pantuan, ada petugas KPPS masih diobservasi Satgas Covid-19. Mereka akan menjalani rapid test lagi.

”Tidak sampai swab test. Petugas yang reaktif akan kita rapid ulang,” ujarnya.

Ribuan petugas KPPS reaktif masih menjalani proses isolasi mandiri.

“Kondisinya baik-baik saja. Saat ini masih menjalani isolasi mandiri,” ungkap Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Pemilih dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika saat dikonfirmasi, Jum’at (10/12).

Terkait hasil terbaru rapid, Dika, sapaannya, mengaku belum tahu.

Namun, mereka dipastikan tidak bertugas saat coblosan.(im/yds)

Advertisement Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Malang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih