Kabar Batu
Mulai Dikeluhkan Obyek Wisata Alaska Sendat Aliran Air Bersih

KABARMALANG.COM – Warga kawasan Dusun Srebet Desa Pesanggrahan Kota Batu mulai terusik dengan adanya Obyek Wisata Alaska (Alas Kasinan).
Pasalnya, sejak didirikannya obyek wisata tersebut aliran air bersih mulai tersendat terutama bagi pengguna air di bawah pengelolaan Hippam (Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum).
“Dulu sebelum ada obyek wisata itu airnya lancar-lancar saja. Tapi sekarang malah tersendat bahkan alirannya kecil sekali,” terang Suwarno warga kawasan sekitar, Senin (27/072020).
Ia juga menambahkan, mampetnya air ini bahkan sudah berjalan selama tiga bulan terakhir.
Dari data yang dihimpun, berdasar data yang ada di Pemerintah Desa Pesanggrahan Pembangunan hutan Kasinan menjadi kawasan wisata dilaksanakan oleh Komunitas Sadar Alas serbet yang di Ketuai oleh Muh. Anang Amirudin dengan mengatongi payung hukum Kemenkumham No.AHU-001392.AH.01.07Tahun 2018.
Proses pembangunannya dimulai pada awal 2019, dengan Konteks Kerjasama dengan PERHUTANI KPH Malang berdasar PKS No. 043.7/PKS-WST/MLG/DIVRE-JATIM/2019).
Tercatat pengelola telah mengajukan Proposal Peningkatan Sarana Desa Wisata kepada Administratur/KPPH Malang, CC.AsPer/KBKPH Pujon dengan Lokasi di Petak 86B seluas 5,0 Ha, yang diketahui oleh Ketua LMDH Wana Tani, atas nama Wasis dan Kepala Desa Pesanggrahan Imam Wahyudi di tahun 2018.
Selain itu, pada pengajuan proposal itu ada tiga hal antara lain sebagai wana wisata berkonsep kehutanan dan edukasi, pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat desa dan optimalisasi potensi sumber daya alam.
Sementara itu Achmad Machrus Umar, Ketua Hippam Desa Pesanggrahan mengetahui bahwa cukup banyak penebangan yang berlebihan. Secara gamblang ia juga menjelaskan khawatir jika menimbulkan bencana di kemudian hari akibat dari eksploitasi alam.
“Terlebih kawasan tersebut adalah kawasan konservasi. Seharusnya tidak boleh ada pembangunan disana,” tuturnya.
Jika keluhan tersebut terus berlanjut tanpa ada penanganan, maka pihaknya akan berencana melaporkan keluhan warga ke Pemkot Batu, DPRD, dan berkoordinasi dengan aktifis lingkungan seperti WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia). (arl/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































