Pemerintahan
Walikota Sutiaji Buka Creativetalks Pojok Literasi Edukasi Generasi Milenials

KABARMALANG.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI kembali menggelar literasi kepada publik dalam bentuk Creativetalks Pojok Literasi dengan tema “Merencanakan Keuangan Millenials” pada Kamis (10/10/2019) di Loteng Resto & Teppanyaki Bar di Jalan Bandung, Malang.
Walikota Malang, Sutiaji berkesempatan hadir dan membuka secara resmi acara yang diikuti 150 orang generasi milenials di Kota Malang itu.
“Hal ini menunjukkan bahwa Kota Malang memang telah diakui sebagai kota yang memiliki generasi yang kreatif, sehingga banyak kementerian atau lembaga yang melaksanakan kegiatan di kota kita demi peningkatan sumber daya manusia kreatif di Indonesia,” ujar Sutiaji.
Ia menambahkan, bahwa kedepan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan karena hal ini mampu memberikan manfaat positif bagi pengembangan ekonomi kreatif khususnya yang berbasis digital di Kota Malang.
“Kita sadari bersama bahwa generasi muda kita sudah sangat melek IT dan segala transaksi keuangan mereka lakukan dengan sistem online,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan literasi seperti hari ini penting untuk diikuti agar memberikan efek yang positif khususnya untuk pengembangan jiwa enterpreneur berbasis teknologi (technopreneur).
Sejalan dengan hal tersebut, Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekononian dan Maritim Kementerian Kominfo RI menjelaskan bahwa pihaknya ditunjuk untuk memegang tanggung jawab sebagai pelaksana diseminasi dan edukasi melalui seluruh saluran komunikasi yang tersedia kepada generasi muda sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik.
Generasi milenial hari ini menggunakan internet untuk melakukan segala jenis transaksi, dari transportasi, membeli makan, jalan-jalan, hingga berbelanja pakaian dan kebutuhan sehari-hari melalui internet. Hal ini memiliki dampak positif dan negatif tersendiri.
Dampak positifnya adalah pergerakan generasi milenial menjadi sangat cepat, karena bertransaksi lewat internet menghilangkan berbagai hambatan dan limitasi yang muncul ketika bertransaksi secara fisik. Misalnya, mereka tidak perlu menghabiskan waktu dan usaha banyak hanya untuk melihat-lihat barang di toko.
Selain itu, internet juga memberikan akses terhadap pasar yang lebih luas. Namun di sisi lain, budaya digital dan penggunaan internet untuk transaksi ini telah membuat generasi milenial sangat konsumtif.
“Strategi yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik melalui kegiatan creativetalks yang menyasar millenial ini adalah sebagai forum untuk mengembangkan wawasan dalam rangka meningkatkan pemahaman kaum millenial terhadap perencanaan keuangan,” kata Septriana Tangkary. (ary/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan





































