Connect with us

Peristiwa

Dentuman Misterius Teror Malang, Ini Respon Wali Kota

Published

on

Wali Kota Sutiaji Titipkan Agar REI Menguatkan Kewajiban PSU
Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto : Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Sutiaji ikut menanggapi suara dentuman misterius yang terjadi di Malang Raya. Dia sudah berkoordinasi dengan OPD terkait.

Yakni BPBD Kota Malang agar berkomunikasi dengan BMKG untuk penelusuran.

“Ternyata info dari BMKG, aktivitas di Gunung Semeru dan Gunung Raung tidak ada aktivitas yang mencurigakan,” ungkap Sutiaji kepada wartawan di Balaikota Malang, Rabu (3/1).

Sutiaji mengakui bahwa dia sempat mendengar dentuman misterius tersebut di kediamannya.

“Iya saya dengar. Saya dibangunkan. Ada yang durasi dentumannya lama, bunyinya juga keras ya itu,” terangnya.

Sutiaji juga membantah bahwa suara dentuman muncul karena ada latihan militer. Dia mengharap agar masyarakat bisa tenang dan tidak cemas.

“Sembari menunggu informasi yang pasti dari otoritas terkait. Mari tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada yang maha kuasa,” tutupnya.

Sebelumnya, dentuman misterius menggegerkan Malang Raya. Suara seperti ledakan atau tumbukan, terdengar sejak Selasa malam (2/2).

Sejak pukul 23.40 WIB, dentuman misterius mulai meneror Malang sekitarnya.

Otoritas keamanan Kabupaten Malang juga merespon. Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar masih belum bisa menyimpulkan terkait adanya dentuman tersebut.

“Kita sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Malang. Mereka bilang dentuman itu bukan dari Gunung Semeru maupun gunung Raung,” ungkapnya, Rabu (3/2).

IMG 20210203 WA0113

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar

Begitupun ketika pihaknya berkoordinasi dengan jajaran TNI. Menurut Hendri mereka juga tidak ada aktivitas latihan.

“Seperti PT Pindad ataupun beberapa satuan TNI yang berada di wilayah Kabupaten Malang. Bisa kita pastikan tidak ada kegiatan latihan,” ujarnya.

Tidak ada pula kegiatan yang menggunakan bahan-bahan peledak. Atau bahan yang bisa mengakibatkan dentuman.

Lantas, Hendri berharap masyarakat yang mengetahui sumber suara dentuman tersebut, agar segera melapor.

Informasi bisa langsung menuju kepada Polres Malang dan BPBD. Ini untuk memastikan penyebab dentuman yang cukup keras itu.(fat/im/yds)

Advertisement

Terpopuler