Connect with us

Peristiwa

Pelaku Carok Sumawe Sembuh, Langsung Digelandang ke Polres Malang

Published

on

Pelaku Carok Sumawe Sembuh, Langsung Digelandang ke Polres Malang
Samsul salah satu pelaku ketika tiba di RSUD Kanjuruhan Kepanjen karena luka bacok di tangan hingga jarinya putus. (Foto: Kabarmalang.com)

 

KABARMALANG.COM – Dua dari tiga orang pelaku carok Sumbermanjing Wetan sembuh. Mereka sudah boleh pulang usai menjalani perawatan di rumah sakit.

Tetapi, mereka tidak akan pulang ke rumah. Sebaliknya, dua pelaku carok langsung masuk sel Mapolres Malang.

Senin (1/2), mereka sudah menjalani interogasi atas kejadian tersebut. Keduanya yakni Samsul dan Sukarman.

Sedangkan terduga otak pelaku carok tersebut adalah Thoyib. Dia sendiri masih penyembuhan dan belum bisa pulang.

“Ya, dua orang sudah sembuh. Sehingga, kami bawa ke Polres Malang. Yakni Samsul dan Sukarman,” kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo membenarkan, Selasa (2/2).

Baca Juga : Carok Sumawe Tewaskan Dua Orang, Ternyata Sengketa Tanah Bengkok.

Thoyib belum sembuh. Karena mengalami luka bacok cukup parah di pergelangan tangan. Sehingga urat nadinya putus.

“Selama perawatan, kami menjaga Thoyib 24 jam. Setiap perkembangan kesehatannya akan terus kami awasi,” tuturnya.

Sementara, Samsul dan Sukarman langsung menjalani pemeriksaan.

Andaru pun membeberkan aksi pelaku carok beberapa waktu lalu. Menurutnya, masing-masing terduga pelaku memiliki peran masing-masing.

“Peran ketiganya inilah yang kini terus kami dalami,” bebernya.

Sementara itu, lawan duel pelaku carok masih di RSSA. Dua jenazah Mujiono dan Irwan otopsi di kamar mayat.

Polisi juga masih menunggu hasil otopsi bapak-anak tersebut. “Hasil otopsinya sampai saat ini belum keluar,” katanya.

Sebelumnya, bapak-anak warga Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), tewas bersimbah darah, Jumat (29/1) pagi.

Yakni Mujiono serta Irwan Ashari anaknya. Mereka meregang nyawa setelah kalah carok lawan tiga orang.

Irwan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Mujiono, tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Keduanya sama-sama mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Mereka meninggal karena kehabisan darah.

Sementara lawannya juga menderita luka bacok di tubuhnya. Sehingga mereka sempat sekarat di rumah sakit.

Ketiganya adalah Thoyib, Kepala Dusun Sumbergentong. Lalu, dua saudara kandung Thoyib, yakni Samsul dan Sukarman. Samsul sendiri sebelumnya menjabat Ketua BPD Desa Klepu.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler