Connect with us

Pemerintahan

Perkuat PPKM Jilid 2 Malang Raya, Ini Mandat Pangdam Untuk Dandim

Published

on

Perkuat PPKM Jilid 2 Malang Raya, Ini Mandat Pangdam Untuk Dandim
Apel pasukan operasi gabungan penegakan PPKM Jilid Dua di Malang Raya (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Forpimda Malang Raya terus perkuat PPKM jilid 2. Tim gabungan masih terus memasifkan dan memperkuat upaya penegakan aturan PPKM kepada masyarakat.

Apel gabungan pasukan se-Malang Raya pun tergelar. Ratusan pasukan berkumpul di Lapangan Rampal, Minggu pagi (31/1). Wali Kota Malang, Sutiaji pun turut memberikan sambutan.

Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadona membenarkan. Dia juga mendapatkan mandat dari Panglima TNI dan Pangdam. Yakni terkait operasi PPKM jilid 2.

“Kami jajaran Kodim Se-Kodam V Brawijaya mendapatkan perintah. Mulai hari ini, kami melaksanakan operasi penegakan disiplin. Melibatkan unsur TNI-POLRI dengan Pemda dan ormas lainnya,” kata Ferdian kepada wartawan, Minggu (31/1).

Operasi tersebut untuk perkuat program PPKM jilid 2. Harapannya bisa menekan kasus pandemi covid-19.  Saat ini, pasien positif masih cukup tinggi. Terutama di Provinsi Jatim.

“Operasi ini akan berjalan setiap hari sampai 8 Februari. Sehingga, kami berharap operasi ini dapat meningkatkan ketertiban. Juga kesadaran masyarakat di Malang Raya,” jelasnya.

Baca Juga : Silaturahmi Virtual, PWI Malang Raya bersama Dandim 0833 Kota Malang.

Ferdian juga berharap bisa perkuat PPKM jilid dua ini. Sehingga, bisa meningkatkan kedisplinan masyarakat. Dengan efek, menekan angka kasus covid-19.

“Kami melaksanakan patroli saat pagi, siang, sore dan malam hari. Sasarannya di titik-titik keramaian. Bisa di stasiun KA. Terminal bus atau pasar-pasar. Serta tempat kerumunan masyarakat,” tambahnya.

Ferdian menerangkan bahwa operasi perkuat PPKM jilid 2 tersebut berbeda. Operasi yustisi tetap berlangsung seperti sebelumnya.

“Ini sifatnya memperkuat operasi-operasi yang sudah berjalan. Operasi yustisi tetap aktif. Hanya pembedanya operasi yustisi itu kan ada sanksi,” katanya.

Sementara, operasi untuk perkuat PPKM jilid 2 itu sifatnya mengingatkan. Sehingga bisa berbarengan dengan operasi yustisi juga.

“Operasi ini gabungan, jadi tetap pelaksanaannya. yang sudah ada tetap berlanjut,” lanjutnya.

Dia menambahkan, operasi PPKM jilid 2 ini mendapat penguatan personel satuan tempur. Juga banpur dari jajaran Kodam V Brawijaya.

“Sehingga harapannya ada penguatan personel yang memudahkan kegiatan operasi,” tutupnya.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler