Connect with us

Pemerintahan

Satu Meninggal Akibat Covid-19 Saat PPKM Kabupaten Malang

Published

on

Satu Meninggal Akibat Covid-19 Saat PPKM Kabupaten Malang
Komandan Kodim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pemkab Malang memastikan siap menjalani PPKM jilid 2. Pembatasan ini berlaku hingga 8 Febuari 2021 ke depan.

Apalagi, angka kematian covid-19 cukup tinggi di Kabupaten Malang.

“Kasus covid-19 Kabupaten Malang landai dari hari ke hari. Tetapi, catatan angka kasus kematian masih tinggi,” ungkap Komandan Satgas Covid-19, Letkol Inf Yusub Dody Sandra usai evaluasi PPKM Kabupaten Malang, Selasa (26/1) malam di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Baca Juga : Tongkat Komando Kodim 0818 Resmi Berganti.

Sementara, penyebab tingginya angka kematian karena keterbatasan ruang perawatan. Fasilitas kesehatan Kabupaten Malang semakin penuh pasien covid-19.

“Sebenarnya tinggi karena sudah ada pasien. Tetapi, tidak ada rumah sakit menerima karena ruangan sudah penuh. Sehingga kebingungan dalam perawatan sampai akhirnya menyebabkan kematian,” sambung Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.

Baca Juga : Demo Jilid 2 Dipastikan Berjalan Damai. Baca Juga : Mall Pariwisata Kota Batu Beroperasi 2021.

Memang, ada satu pasien meninggal saat PPKM setiap hari. Sementara, jumlah pasien meninggal akibat covid-19 sebanyak 106 orang.

Data tersebut lansiran Satgas Pemprov Jatim. Juga data dari Diskominfo Kabupaten Malang. Baca Juga : Demo Jilid 2 Bergerak Dari Kayutangan.

PPKM jilid II di Kabupaten Malang tidak ada perubahan. Satu-satunya perubahan yakni jam malam mall atau pusat perbelanjaan.

Sebelumnya, mall atau pusat perbelanjaan tutup jam 19.00 WIB. PPKM Jilid II jam malam bertambah sampai pukul 20.00.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler