Edukasi
Sambut Maba 2020, Bikin Talk Show Kesuksesan

KABARMALANG.COM – Rektor UMM, Fauzan menekankan kesuksesan harus beradab. Menurutnya, banyak orang sukses tapi tak beradab.
“Banyak orang sukses tetapi tidak beradab. Kita ingin menempuh kesuksesan tetapi tidak boleh kehilangan humanisme. Punya tanggung jawab kepada peradaban,” ungkap Fauzan dalam talk show bersama Napoleon Hill Foundation dan Napoleon Hill Indonesia, Selasa (3/11).
Menurut Fauzan, kesuksesan tidak hanya menggapai sesuatu titik. Di dalamnya ada nilai kemanusiaan.
Karena kesuksesan akan dibarengi tanggung jawab. Yaitu memperbaiki peradaban bangsa.
“Kita ingin menjadi bangsa yang beradab. Ada dua hal yang ingin kita targetkan. Sukses dan beradab,” sambung Fauzan.
Talk show kesuksesan ini diperuntukkan khusus maba UMM 2020. Talk show digelar secara daring dan luring.
Acara luring digelar di Auditorium BAU Kampus III UMM. Sedangkan talk show daring, disiarkan di YouTube.
Ada empat pembicara dalam talk show kesuksesan. Selain Fauzan, hadir pula CEO Napoleon Hill Foundation. Yaitu, Don Green.
Lalu, CEO Napoleon Hill Foundation Indonesia, Dato’ Muhammad Azhar. Serta, CEO PT MIR Engineering, Aloysius Sigit H.
Sukses Itu Kesetiaan, Konsistensi, Dan Perencanaan
Aloysius mengamini perkataan Fauzan. Menurutnya, sukses diiringi bermakna bagi orang lain.
Karena, Aloysius percaya Kesuksesan adalah pemberian dan titipan Tuhan.
“Saya sangat terinspirasi dari Mother Teresa tentang kesetiaan. Pertama setia kepada Tuhan. Kedua, setia kepada kemanusiaan. Saya akan setia kepada bangsa Indonesia. Saya setia untuk tidak melakukan hal-hal yang negatif. Itulah arti kesuksesan sesungguhnya,” kata Aloysius.
Sementara, Don Green menyebut sukses adalah kerja dengan perencanaan. Serta, tidak menunda pekerjaan.
Kemampuan kerja dengan perencanaan adalah ciri kebiasaan orang sukses.
“Apapun pekerjaannya, harus terencana dan memiliki tujuan jelas. Menunda pekerjaan adalah ciri orang tidak akan pernah sukses,” tuturnya.
Dato’ Muhammad Azhar menilai kesuksesan diwakili kutipan BJ Habibie. Kesuksesan membutuhkan konsistensi di manapun bidang yang ditekuni.
Karena konsistensi menjadi salah satu kunci sukses.
“Jadilah orang yang konsisten dalam bidangmu. Karena konsistensi adalah kunci keberhasilan yang sebenarnya. Tidak ada ceritanya sukses tanpa konsistensi atas keahliannya,” ungkap Dato’.(carep-05/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































