Pemerintahan
Wali Kota Malang Bakal Surati Jokowi

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Sutiaji bakal menyurati Presiden Joko Widodo. Ini upaya Pemkot Malang menyalurkan aspirasi paska demonstrasi.
“Aspirasi masyarakat perlu kami dengar. Insyaallah dengan tim hukum dan tim ahli (akan disusun surat),” ujar Sutiaji kepada wartawan, Jumat (9/10).
Menurut Wali Kota, aspirasi masyarakat sama dengannya. Poin keberatan Omnibus Law pun, pernah disampaikan ke pusat.
“Poin-poin (aspirasi) itu sudah lama kami sampaikan. Tidak hanya berkaitan penerbitan (UU Cipta Kerja) ini saja,” tambah Sutiaji.
Wali Kota merinci, salah satu poinnya adalah UMKM. Paska menerima penghargaan, UMKM Kota Malang diapresiasi.
Ekonomi UMKM terangkat lewat e-commerce. Namun, Omnibus Law mengancam keberadaan pelaku usaha kecil.
“Saya sepakat sekali, UMKM mendapat porsi dalam Omnibus Law. Tapi mohon maaf, bagaimana kesiapan di lapangan? Ketika kita harus berkompetisi dengan pemilik modal besar,” ujarnya, dalam live CNN News, Jumat (9/10).
Menurutnya, harus ada penguatan suprastruktur dan infrastruktur. Karena, UMKM tidak hanya butuh modal saja.
UMKM harus punya keterampilan khusus. Supaya, bisa bersaing di hadapan pasar global. Mau tidak mau, pelaku usaha kecil harus disiapkan.
Tapi, menurut Wali Kota Malang, itu perlu waktu. Terutama, ketika keran investasi di buka seluas-luasnya.
Sutiaji Lindungi UMKM Dari Himpitan Pemodal Besar
Sutiaji menuturkan, Kota Malang sudah percepatan perizinan usaha. Bahkan, tanpa Omnibus Law.
Dia khawatir dominasi pemodal besar. Ketika peluang usaha secara luas, UMKM terancam terhimpit.
“Pemodal besar hanya mengambil keuntungan satu rupiah. Tapi dikalikan kuantitas produksinya. UMKM mengambil 10 sampai 15 rupiah. Karena, jumlahnya tidak banyak,”ungkap Sutiaji.
Dia menyarankan adanya pembatasan ekspansi pemilik modal. Sehingga ada ruang kompetisi di tingkat UMKM.
“Dari SDM (UMKM), nanti low cost tapi high quality. Ini perlu literasi dan pendampingan di antara kita semua,” pungkasnya.
Seperti diketahui, demonstrasi Omnibus Law di Kota Malang rusuh. Area sekitar kantor Wali Kota Malang menjadi zona perang.
Baca juga : Mobil Patwal Pemkot Malang Dibakar
Aksi pelemparan botol, batu dan petasan terjadi. Gedung DPRD Kota Malang menjadi sasaran amukan demonstran.
demonstran berupaya merangsek ke gedung parlemen.
Mobil patwal Satpol PP dan empat motor dibakar. Bus Polres Batu dirusak.
Bundaran Tugu menjadi zona kericuhan demonstrasi. Bahkan, kantor Wali Kota Malang tak luput dari lemparan.(fat/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































