Connect with us

Pilbup 2020

KPU Maksimalkan Sosialisasi Pilbup Lewat Media

Diterbitkan

||

Dialog KPU dan media massa harian di BeSS Resort, Lawang, Sabtu (10/10). (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Pandemi Covid-19 memaksa KPU Kabupaten Malang untuk kreatif sosialisasi. KPU bakal memaksimalkan sosialisasi Pilkada melalui media massa.

Pasalnya, KPU khawatir dengan partisipasi pemilih Pilkada 2020.

“Tingkat partisipasi Pilkada tanpa pandemi hanya 64 persen. Apalagi di tengah pendemi seperti saat ini,” terang Komisioner Bagian Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPUD Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika, di BeSS Resort, Lawang, Sabtu (10/10).

Padahal, pilkada tahun ini ditarget 77 persen partisipasi. KPU membutuhkan media massa harian untuk melakukan sosialisasi.

“Tentu terkait pelaksanaan pilkada nanti. Agar informasi KPUD Kabupaten Malang bisa tersampaikan ke masyarakat,” ujarnya.

Solusi pun digodog lewat dialog dengan media massa. Terutama, media yang komitmen meliput Pilkada Kabupaten Malang.

Diputuskan, media digandeng agar tahapan pilkada tetap tersiarkan. Sosialisasi lewat media juga aman. Karena, tak perlu bertatap muka dengan masyarakat.

Media massa harian diharap menyiarkan berita tentang teknis Pemilu. Utamanya, mengajak pemilih mendatangi TPS 9 Desember mendatang.

Dika menyebut media massa penting untuk informasi teknis pencoblosan.

“Misalnya, pemilih dibekali sarung tangan plastik sebelum masuk TPS. Wilayah pencoblosan dijaga jarak. Juga, tidak ada interaksi. Sosialisasi semacam inilah yang kami butuhkan,” sebutnya.

Berbagai PKPU juga perlu disiarkan kepada masyarakat. Misalnya, PKPU Nomor 13 Tahun 2020. Ini tentang perubahan kedua PKPU Nomor 6 Tahun 2020.

Selain Dika, jajaran komisioner KPU ikut hadir. Termasuk, KPU Jatim dan KPI.

Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah membenarkan peran penting media. Media dapat meningkatkan partisipasi pemilih yang datang ke TPS.

Media dipandang sebagai sarana paling aman dan sehat. Media bisa menyampaikan berita-berita politik.

Termasuk kampanye pasangan calon tanpa interaksi secara langsung. “Media merupakan hal yang aman untuk melaksanakan kampanye ditengah wabah Covid-19,” tutupnya.(im/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pilbup 2020

Debat Perdana, Paslon Pilbup Malang Siapkan Jurus

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Debat Calon Bupati Wakil Bupati Malang digelar 30 Oktober. Debat dihelat mulai pukul 19.00.

Para pasangan calon mengaku sudah menyiapkan jurus masing-masing.

Tema debat adalah Kesejahteraan Masyarakat.

Paslon Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) menguatkan visi misinya.

“Teknisnya, paslon kita sudah latihan setiap hari,” terang Media Officer SanDi, Zulham Mubarak saat dihubungi Kabarmalang.com, Rabu (28/10).

Zulham menegaskan visi misi akan diusung SanDi dalam debat.

“Kita punya visi misi Panca Cita. Turunannya adalah Sapta Pinunggul. Dalam visi misi itu kita ada 7 pemberdayaan Kabupaten Malang. Cakupannya kluster pemberdayaan. Yaitu, kesehatan, pendidikan, dan perempuan,” tuturnya.

Ia yakin, paslon jagoannya mampu menguasai panggung debat.

“Sebab paslon kami kan petahana. Jadi sudah tahu seluk beluk Kabupaten Malang. Sekaligus terbiasa di lapangan,” katanya.

Paslon Lathifah Shohib- Didik Budi Muljono tidak mau kalah. Ladub juga sudah menyiapkan materi debat.

Visi misi akan diperkuat di panggung debat.

“Utamanya kualitas UMKM dan Pendidikan Kabupaten Malang. Itu yang akan kita tekankan nantinya,” terang Juru Bicara Paslon Ladub, Anas Muttaqin di Kantor DPC PKB, Rabu (28/10).

Tulang punggung perekonomian masyarakat terletak pada UMKM. Kabupaten Malang juga kaya dengan potensi alamnya.

“Maka UMKM di Kabupaten Malang ini perlu kita Soetopo . Untuk bisa ekspor ke tingkat international,” tutupnya.

Sementara, Paslon Heri Cahyono-Gunadi Handoko sudah brainstorming. Mereka mengkombinasikan pemikiran untuk mewujudkan visinya.

“Setiap hari brainstorming. Memang, ada masukan dari ahli yang diterima. Tapi, visi misi Malang Jejeg dirancang sendiri oleh paslon kami,” tegas Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga.

Soetopo yakin paslon jagoannya bakal memikat warga Kabupaten Malang. Karena, Sam HC adalah figur baru yang tidak pernah terjun politik.

“Kami pastikan program Sam HC riil dan konkret. Karena, yang dibutuhkan masyarakat juga itu. Misalnya, pemulihan ekonomi paska Covid-19,” tutup Soetopo.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Pilbup 2020

Paslon Harus Angkat Isu Recovery Ekonomi

Diterbitkan

||

Muhammad Barqah Prantama, pengamat politik FISIP UB

KABARMALANG.COM – Paslon Pilbup Malang 2020 akan debat 30 Oktober 2020. Tema besarnya adalah kesejahteraan masyarakat.

Pengamat politik menilai isu yang dibawakan harus konkret. Supaya, publik tahu paslon yang siap memulihkan Kabupaten Malang.

“Masyarakat harus melihat paslon mempresentasikan program konkretnya. Dalam konteks pandemi, ya recovery ekonomi,” ujar Muhammad Barqah Prantama SAP MAP, akademisi FISIP UB kepada Kabarmalang.com, Rabu (28/10).

Menurut Barqah, recovery ekonomi bukan sekadar penyaluran bantuan. Karena, sifat bantuan sosial tidak memberdayakan masyarakat.

Pemilih harus melihat paslon dengan program pemulihan ekonomi riil. Bukan paslon yang memaparkan program jangka pendek seperti bansos.

Menurut Barqah, peningkatan daya beli masyarakat merosot drastis. Sehingga, paket stimulasi ekonomi beginilah yang ditunggu masyarakat.

“Paslon harus bisa menunjukkan paket stimulasi ekonominya. Karena yang ditunggu adalah cara membuat masyarakat produktif lagi,” tambah alumnus FIA UB ini.

Selain itu, Barqah menyebut penyelenggara harus giat sosialisasi. Supaya, debat publik bisa dilihat oleh pemilih Kabupaten Malang.

“Yang terpenting bagi penyelenggara adalah instrumen penyiaran debat. Agar, masyarakat bisa mengakses tayangan debat,” tutup Barqah.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Pilbup 2020

30 Oktober Debat Publik Pilbup 2020

Diterbitkan

||

Komisioner KPUD Kabupaten Malang Marhaendra Pramudya Mahardika. (Foto : Imro Haqiqi)

KABARMALANG.COM – KPUD Kabupaten Malang menyediakan ruang masyarakat menilai paslon Pilkada.  Debat publik paslon Pilbup Malang bakal dilangsungkan 30 Oktober.

Ini menjadi satu alat ukur kualitas calon pimpinan daerah. Sehingga, masyarakat bisa menentukan pilihan coblosan 9 Desember mendatang.

Debat dihelat di ruang paripurna DPRD Kabupaten Malang. Hanya saja, ada yang berbeda pada debat publik ini.

Debat publik masa pandemi akan dibatasi protokol kesehatan.

“Hanya paslon dan 6 anggota tim kampanye diperbolehkan masuk. Ditambah anggota KPUD Kabupaten Malang, Bawaslu, dan tim panelis,” unkap Komisioner Bagian Divisi Sosialiasi Pendidikan dan Pemilihan dan SDM KPUD Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika kepada Kabarmalang.comRabu (28/10).

Peserta dalam ruang debat harus  bermasker dan berjaga jarak. “Kalau paslon menggunakan face shield,” tuturnya.

Tema debat kali ini ‘Kesejahteraan Masyarakat’. Paslon sudah diberitahu tema pada 20 dan 25 Oktober lalu.

Termasuk durasi debat dalam setiap sesi. “Waktu debatnya selama 120 menit,” tuturnya.

Debat publik setiap paslon itu akan dilaksanakan 3 kali. Pertama 30 Oktober.

Debat kedua pada 20 November. Debat ketiva 1 Desember.

“Temanya yang pertama ‘Kesejahteraan Masyarakat’. Kedua ‘Pembangunan’. Dan ketiga ‘Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik’,” tutupnya.

Warga Kabupaten Malang bisa melihat siaran langsung debat publik tersebut.

Ada beberapa media yang menyiarkan debat.

Yakni, TVRI, RRI, City Guide, Elfara FM, Kanjuruhan FM.

Lalu, Kalimaya Bhaskara, dan kanal Youtube KPU Kabupaten Malang.(im/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com