Connect with us

Pemerintahan

Sutiaji: Literasi Terkait Industri Keuangan di Kota Malang, Harus Ditingkatkan

Diterbitkan

,

Walikota Malang Sutiaji

 

KABARMALANG.COM – Dalam rangka membangun infrastruktur yang lebih baik untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan yang terdepan, PT Bestprofit Futures cabang Malang (BPF Malang) telah melakukan renovasi gedung kantor dengan fasilitas yang lebih lengkap dan diberi nama BPF Tower.

BPF Tower diresmikan oleh Sutiaji, selaku Walikota Kota Malang, bertempat di gedung BPF Malang, pada Selasa, 18 Agustus 2020 pagi.

Walikota Sutiaji mengungkapkan bahwa literasi terkait industri keuangan di Kota Malang masih terbilang rendah, masih di angka 30%, kalau inklusinya sudah mencapai lebih 70%, merangkak terus. Poinnya adalah hal-hal yang berkaitan dengan jasa industri keuangan, harus terus kita kuatkan.

“Saran dari Sahudi selaku Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappeti tadi, yakni bagaimana tingkat literasi kepada masyarakat harus jelas, agar nasabah yang ada di BPF bisa benar-benar paham, sehingga tidak ada nada kekecewaan, lalu ketika nasabah paham dalam berinvestasi, maka mereka akan meviralkan, nantinya membawa masa depan BPF menjadi bagus,” ujar Sutiaji, Selasa (18/08/2020).

Sutiaji menuturkan, bahwa ini tugas kita semua. Investasi sudah tidak terbatas wilayah. Saat kita berinvestasi, pialang kita bisa dilihat di semua negara. Bahkan kemarin ia bertemu sesesorang yang tidak kerja, tapi berinvestasi. Hanya beroperasi lewat laptop, profitnya dalam sebulan bisa tembus lima puluh juta rupiah.

“Fenomena ini juga menguntungkan kota-kota besar, seperti Kota Malang, yang notabenenya dihuni pejabat-pejabat yang sudah purna, biasanya uangnya banyak. Situasi pandemi seperti ini, BPF Malang memiliki peluang besar. Daripada uang hasil pensiun digunakan untuk spekulasi, lebih baik untuk investasi, lebih memiliki nilai yang bagus,” sambung Sutiaji.

Selanjutnya Sutiaji menegaskan bahwa ketika investasi berjalan lancar, maka otomastis baik untuk ekonomi Kota Malang, karena terjadi perputaran uang. Secara tidak langsung income per kapita bagus. Secara akumulatif, pertumbuhan ekonomi tinggi. Nantinya kesenjangan antara si kaya dan miskin bisa berkurang.

“Sekali lagi, saya hadir di sini, untuk merepresentasikan masyarakat. Bahwa saat ini sekat-sekat untuk usaha sudah mulai tipis. Siapa pun bisa berkompetisi dengan orang yang mempunyai duit banyak. Selama kita mengerti cara investasi dan bermain. Terima kasih terus menerus melakukan edukasi, dan lakukan training. Tentu agenda training of trainernya bisa memiliki output yang bagaimana nantinya para nasabah terus diuntungkan dalam jangka panjang sehingga bisa memunculkan rasa memiliki akan BPF semakin tinggi,” tambah Sutiaji lagi.

Bagi Sutiaji, fenomena perusahaan-perusahaan besar saat ini, tidak ada top leader maupun karyawan. Bahwa semua karyawan adalah pemilik perusahaan. Mereka juga memiliki saham, alhasil rasa memilikinya terhadap perusahaan semakin tinggi. BPF saat ini memiliki 300 karyawan, semoga targetnya mencapai 1000 karyawan bisa terealisasikan.

“Terakhir, sekali lagi saya ucapkan selamat dan sukses untuk BPF yang telah memiliki infrastruktur yang mengalami kebaruan. Semoga dengan memiliki tempat yang bagus dan representatif bisa menghasilkan kemajuan, yakni profesional manajemennya ditingkatkan, kedisiplinan juga ditingkatkan, dan goalnya adalah ekspansi sebuah perusahaan bisa tertata dengan baik,” tutup Sutiaji. (fat/fir)

Pemerintahan

Kabar Cuaca Malang, Hujan Deras Masih Berpotensi Bencana

Diterbitkan

,

Kabar Cuaca Malang, Hujan Deras Masih Berpotensi Bencana
Perkiraan cuaca di Jawa Timur. (Foto: BMKG)

 

KABARMALANG.COM – Cuaca ekstrem masih menghantui kabar cuaca Malang Raya. Terbukti hujan deras akhir-akhir ini kerap melanda.

BMKG memperingatkan potensi banjir di wilayah Malang Raya. Yakni, tanggal 7 Maret mendatang dengan level waspada.

Prakirawan BMKG Karangploso, Edythya Ferlani W membenarkan. Kabar cuaca Malang terpengaruh aktivitas uap air Pasifik.

Kabar Lainnya : Cuaca Memburuk, 15 Pohon Besar Tumbang.

Tepatnya, uap dari Samudra Pasifik Timur ke Pasifik Barat. Sehingga dapat meningkatkan aktivitas pembentukan awan hujan. Khususnya wilayah Indonesia bagian timur.

“Itu perkiraan kondisi global. Sedangkan perkiraan kondisi regional terpantau adanya Madden Jullian Oscillation (MJO). Tanggal 04 Maret 2021 berada pada kuadran 7 (Western Pacific),” ungkapnya.

MJO merupakan elemen variabilitas intra musiman terbesar. Yakni 30 hingga 90 hari pada kondisi atmosfer tropis.

Menurutnya, model filter spasial MJO menunjukkan adanya aktivitas gangguan MJO. Yaitu di wilayah Samudra Hindia Selatan Bengkulu hingga selatan Jawa.

Kemudian di Perairan timur Australia. Sehingga, mampu meningkatkan aktivitas cuaca.

“Hal itu berakibat meningkatkan aktivitas konvektif di wilayah tersebut,” tuturnya.

Salah satu dampak aktivitas tersebut di antaranya sirkulasi siklonik. Yang terpantau di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur-NTB.

Sehingga, aktivitas ini membentuk daerah pertemuan kecepatan angin. Yang memanjang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Kemudian di pesisir selatan Yogyakarta dan di NTB bagian barat.

“Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang. Yaitu di Selat Malaka, pesisir barat Sumatera. Dari Jambi hingga Lampung. Dari Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Ratusan Wartawan Ikuti Suntik Vaksin Tahap 2 Kota Malang

Diterbitkan

,

Ratusan Wartawan Ikuti Suntik Vaksin Tahap 2 Kota Malang
Lucky Aditya Ramadhan, wartawan Beritajatim.com saat vaksinasi Covid-19 di Persada Hospital Malang (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Ratusan pekerja media telah melaksanakan vaksinasi tahap 2 Kota Malang. Vaksinasi wartawan sendiri telah memasuki hari kedua.

Hari pertama berlangsung di Puskesmas Kedungkandang, Kamis (4/3), dengan kuota 60 orang. Lalu hari ini (5/3), terhelat di Persada Hospital Malang, dengan jatah 40 awak media.

Direktur Persada Hospital Malang, dr Sigit Riyarto membenarkan. Pemkot Malang menunjuk Persada sebagai lokasi vaksinasi tahap ke dua untuk petugas pelayanan publik.

“Kami memiliki kapasitas sebanyak 200-an per hari. Alhamdulilah hari ini juga sukses ya. Barengan sama vaksinasi untuk guru juga,” ujar Sigit, kepada wartawan, Jumat (5/3).

Kabar Lainnya : Selalu Raih Prestasi Terbaik, GABSI Kota Malang Tiap Ikuti Turnamen.

Persada Hospital menyiapkan dua tenaga vaksinator resmi. Sejumlah petugas pembantu juga ada untuk proses tahapan vaksinasi.

“Kita sediakan 4 meja. Ada bagian pendaftaran, screening, pemberian vaksinasi dan observasi. Kurang lebih ada sekitar 12 sampai 15 petugas. Termasuk dua vaksinator,” ungkapnya.

Sigit menuturkan ada beberapa wartawan yang mengalami gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan, usai suntik vaksin.

“Seperti nyeri di area suntikan. Tetapi ada juga beberapa orang yang mengalami demam kemudian sakit kepala. Ada yang mual juga tapi tidak banyak,” paparnya.

Lucky Aditya Ramadhan, wartawan Beritajatim.com berkomentar. Dia bersyukur tidak mengalami gejala apapun setelah vaksin.

“Alhamdulillah saya sudah vaksin, tidak ada gejala apapun. Rasanya hanya nyeri, namanya suntik pasti nyeri, gak mungkin geli,” ungkapnya.

Sam Ikul, sapaannya, akan kembali untuk suntik dosis kedua. Dia juga  mengharap seluruh masyarakat mendapat jatah untuk vaksin.

“Semoga semua masyarakat Indonesia mendapat kesempatan yang sama. Karena kesehatan masyarakat menjadi tanggung jawab pemerintah,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

800 CPMI Kabupaten Malang Sudah Berangkat Ke Hongkong

Diterbitkan

,

Kadisnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo. (Foto : Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sedang berbahagia. Pasalnya, mereka sudah berangkat ke negara tujuan kerjanya.

Sebelumnya, keberangkatan mereka sempat tertunda. Harusnya CPMI ini berangkat awal pandemi covid-19, 2020 lalu.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo membenarkan. Dia mengatakan CPMI sudah berangkat pada Januari 2021 lalu.

“Jumlahnya ada sekitar 800 orang,” kata Yoyok kepada wartawan, Jumat (5/3).

Sebenarnya, persyaratan mereka sudah lengkap. Tetapi kebijakan pemerintah dan negara tujuan menghambat keberangkatan mereka.

“Pada awal pandemi, akhirnya tertunda. Tapi sekarang sudah berangkat semua,” ungkapnya.

Negara tujuan keberangkatan 800 CPMI itu adalah Hongkong. Sementara untuk negara yang lain masih belum buka.

800 orang sudah kami beri pembekalan dan tes Covid-19. Jadi kami pastikan mereka sehat dan bebas dari Covid-19,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com