Connect with us

Kabar Batu

18 Tahun Tak Miliki Tempat Uji KIR, Dishub: Akan Kami Anggarkan di PAK

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Setelah genap lima tahun aksi Organda (Organisasi Angkutan Darat) menuntut didirikannya tempat Uji KIR agar bisa didirikan di Kota Batu akhirnya mendapatkan respon dari Dishub Kota Batu.

Imam Suryono Kepala Dishub Kota Batu menerangkan, bahwa pihaknya saat ini telah menggodok wacana pendirian uji KIR tersebut dengan menggunakan sumber dana dari PAK (Perubahan Anggaran Keuangan).

“Inysa Allah untuk lokasi pembangunan uji KIR akan kami masukkan dalam PAK ini. Jika tidak memungkinkan. Akan masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021,” ujarnya, Selasa (21/07/2020).

Imam juga menambahkan, pihaknya telah meninjau beberapa tempat untuk pendirian KIR tersebut diantaranya Jalan Sultan Hasan Halim dan Jalur Lintas Barat (Jalibar), serta Kelurahan Dadaprejo.

Pihak Pemkot saat ini, lanjutnya, tengah fokus pada lokasi di kawasan Dadaprejo karena telah memenuhi syarat akses jalan yang mudah dilalui dan lahan yang cukup luas. Sementara itu ketika disinggung terkait besaran anggaran, Imam mengatakan bahwa dirinya masih belum bisa dipastikan.

Sementara itu, Totok Adi Muntolib Sekretaris Organda Kota Batu berharap program pembangunan tempat uji KIR yang diwacanakan oleh Pemkot Batu bisa segera terealisasi. Hal ini dikarenakan banyak anggota organda yang mengeluh karena mahalnya biaya operasional uji KIR di tempat lain.

“Sudah sempat mengadu ke DPRD Kota Batu juga waktu itu. Alhamdulilah tahun ini ditindaklanjuti karena setiap uji KIR selalu mengeluarkan biaya sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu,” ujar Totok.

Walaupun begitu, ia tidak bisa mengelak dengan biaya yang dikeluarkan tersebut karena harus menaati perda Kota yang ada. (arl/fir)

 

Kabar Batu

Polisi Amankan Long Weekend Kota Batu

Diterbitkan

||

Anggota Polres Batu saat menegur pengendara roda dua. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Intensitas mobilisasi wisatawan Kota Batu meningkat sejak Rabu kemarin (28/9). Polres Kota Batu pun menurunkan 120 personelnya.

Ini untuk mengamankan lajur jalan raya Kota Apel tersebut.

“Kami akan ketat mengawasi protap kesehatan (prokes) di jalan,” ungkap Kasatlantas Polres Batu AKP Mala Darius, Kamis siang (29/10).

Dua hari terakhir, belum ada pelanggaran prokes di jalan. Menurut Mala, ledakan wisatawan tak bisa dibendung.

Namun, Polres Batu mengantisipasinya dengan penegakan aturan. Larangan saat berkendara juga disampaikan.

Misalnya, berkemudi sambil main handphone. Lalu pengemudi di bawah umur. Setelah itu, berboncengan lebih dari satu orang.

Pengguna helm non SNI dan ugal-ugalan bakal ditindak. Mala membeberkan, Polres Batu membentuk tiga pos utama.

Supaya, long weekend Batu aman terkendali. Misalnya, pos pelayanan didirikan di Jatim Park dan Museum Angkut.

Pos pantau blank spot rawan kecelakaan juga disiapkan. Lokasinya di Pujon dan Ngantang.

“Terakhir pos pengamanan di pertigaan Pendem,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Terinspirasi Yogyakarta, Serap Ide Edukasi Kaus Wisata

Diterbitkan

||

Kabag Humas Pemkot Batu Santi Restuningsasi saat mempelajari wisata edukasi pembuatan kaos (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu terinspirasi wisata edukasi pembuatan kaos Yogyakarta. Ini bisa menjadi ide baru destinasi di Batu.

“Kalau edukasi pembuatan kaus memang belum ada. Rata-rata wisatawan hanya membeli saja,” terang Bambang Irawan, pelaku usaha kaus Kota Batu kepada Kabarmalang.com, Rabu petang (28/10).

Kaus wisata Kota Batu belum menjadi andalan produk wisata. Ini jika dibandingkan dengan buah apel dan produk turunannya.

Santi Restuningsasi Kabag Humas Pemkot Batu tertarik konsep ini. Edukasi pembuatan kaus di pusat oleh-oleh bisa mendorong penjualan.

Ini karena wisatawan secara langsung bisa mengetahui bahan kaus. Serta, melihat cara pembuatan kaus sebelum membeli.

“Jadi bisa membeli sesuai dengan kebutuhan. Memilih bahan dan menyesuaikan budget yang dimiliki,” jelasnya. Inspirasi ini akan dibawa ke Kota Batu.

Serta, menjadi masukan untuk pengembangan destinasi wisata edukasi kaus.

Hal senada diungkapkan Rahman Surahman pengelola Omah Oblong Sleman, Yogyakarta. Dia mengakui bahwa edukasi pembuatan kaos cukup mendongkrak penjualan.

“Wisatawan tidak merasa tertipu. Biasanya harga Rp 50 ribu dapat bahan polyester. Yang harusnya harga Rp 30 ribu. Di sini mereka bisa mendapatkan kaus katun. Yang halus dan sejuk,” tandasnya. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Dispertan Siapkan Cold Storage Untuk Petani

Diterbitkan

||

Ilustrasi Petani Kota Batu ( Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Petani buah sayur Kota Batu menghadapi persoalan jelang panen raya. Produk melimpah berpotensi cepat busuk bila tak segera dijual.

Dispertan Kota Batu merespon persoalan ini. Dispertan akan melakukan pengadaan dua unit cold storage.

Yaitu, kulkas besar untuk penyimpanan panen sayur buah petani.

Cold storage bakal ditempatkan di dua desa. Pertama, Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji.

Kedua, Desa Pendem Kecamatan Junrejo.

“Akan dilaksanakan pada 2021 mendatang. Setidaknya membutuhkan anggaran Rp. 10 milyar,” ujar Sugeng Pramono Kadispertan Kota Batu, Rabu siang (28/10).

Dengan dua cold storage tersebut, Sugeng berharap petani terbantu. Hasil produk pertanian petani diharap lebih awet.

Sehingga, petani bisa menekan potensi harga rendah panen raya.

Sugeng juga menarget pengadaan ini bisa masuk recovery ekonomi nasional. Sehingga pembangunan cold storage bisa terwujud sesegera mungkin.

“Ini juga menyelamatkan ikon Kota Batu. Karena, banyak petani Batu yang berganti varietas jeruk. Akibat, tanaman apel yang harganya semakin menurun,” imbuhnya.

Sugeng yakin varietas apel akan tetap survive. Serta tetap menjadi ikon kota destinasi wisata ini.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com