Connect with us

Kabar Batu

Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Perketat Pengawasan Pedagang Hewan Kurban

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – 10 hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah Pemkot Batu melalui Dinas Peternakan Kota Batu semakin memperketat pengawasan pada pedagang hewan kurban dadakan di Kota Batu.

Hal tersebut dibuktikan dengan wacana bahwa pihak Dinas Peternakan akan menggandeng tim kedokteran hewan Universitas Brawijaya yang nantinya akan bersinergi dengan tim Teknis Dinas Pertanian Kota Batu.

“Dari seluruh aspek akan kami awasi. Termasuk harga dan kesehatan hewan kurban yang akan dijual,” ungkap Lestari Aji Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan, Dinas Pertanian Kota Batu, Selasa (21/07/2020).

Ia juga mengungkapkan, kedepannya tim gabungan antara pihak universitas dan pihak dinas pertanian akan melakukan ante mortem dan post mortem.

Lebih lanjut, Lestari membeberkan ante mortem adalah rangkaian pemeriksaan kondisi yang berfokus pada fisik hewan kurban seperti suhu, kondisi sehat dan tidaknya ada kecacatan, umur yang cukup. Sedangkan untuk post mortem merupakan rangkaian pemeriksaan terhadap daging mengandung cacing.

“Kalau untuk Sapi, suhu normalnya 37 sampai 38 derajat, sedangkan untuk kambing suhu normalnya 38 sampai 40 derajat. Diatas suhu normal, kami sarankan tidak dijual dahulu,” ujarnya.

Selain itu nantinya tim dinas pertanian akan terjun ke seluruh pedagang hewan kurban yang diperkirakan mencapai 300 titik dan tersebar di Kota Batu.

Disinggung masalah harga, Lestari mengungkapkan bahwa kisaran saat ini telah naik sebesar 10 persen dari harga normal dan diprediksi akan bertambah sampai hari perayaan Idul Adha.

“Peningkatan harga sapi saat ini mencapai Rp. 2 juta hingga Rp. 3 juta. Sedangkan untuk harga kambing meningkat sekitar Rp. 100 ribu hingga Rp. 400 ribu,” tukasnya. (arl/fir)

 

Kabar Batu

Dua Bulan, Polisi Ungkap Dua Judi Togel

Diterbitkan

||

Oleh

Suasana rilis judi togel Polres Batu

 

KABARMALANG.COM – Dalam kurun waktu dua bulan, Polres Batu berhasil mengungkap dua praktek jenis togel di dua tempat berbeda.

Kasus pertama dialami oleh Kaspin warga Desa Tumpakrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, berprofesi penambal ban dan penjual bensin eceran dikawasan Jalan Abdul Ghani Atas.

Kedua, dialami oleh Firmansyah Widiatmoko warga Jalan Kelud Kelurahan Sisir Kecamatan Batu.

“Ada lima tersangka dan dua diantaranya adalah pengepulnya, barang bukti yang berhasil kami sita diantaranya 5 buah handphone, 2 buku tabungan, 1 bolpoin, 1 atm, 9 kertas rekapan nomor togel, 9 kertas berisi nama nomor hp dan rekening, 10 bukti transfer, dan uang sejumlah Rp. 195 ribu,” ungkap Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama.

Harvi juga menambahkan bahwa kedua tersangka tersebut ditangkap tanpa adanya perlawanan.

Untuk kasus pertama, Harvi membeberkan bahwa Kaspin yang berprofesi sebagai tukang tambal ban dan menjual bensin ecer tersebut ditangkap ketika hendak menyetorkan uang ke Singgih Handoko warga Kampunganyar Kelurahan Sisir Kecamatan Batu pada 15 Agustus 2020. Setelah didalami lebih jauh, tersangka Singgih akhirnya juga ditangkap di kediamannya.

Sedangkan untuk Firmansyah yang berprofesi sebagai buruh harian lepas tertangkap pada 19 September 2020 ketika tengah menerima uang dari salah satu tersangka bernama Muchtar sebesar Rp. 50 ribu. Saat didalami, tak hanya Muchtar namun salah satu tersangka Suwono juga telah mengirimkan uang sebelumnya.

“Dari hal ini, kedua tersangka dijerat pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun,” tandasnya. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Tiga Tahun Menunggu, Rolling Door Pasar Sidomulyo Kembali Masuk PAK

Diterbitkan

||

Oleh

Suasana pasar wisata Sidomulyo

 

KABARMALANG.COM – Setelah tiga tahun menunggu, pemasangan rolling door di pasar wisata Sidomulyo, pada tahun anggaran 2020 ini kembali dimasukkan PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) dengan menggelontorkan dana sekitar Rp 439 Juta.

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Wakil Walikota Batu Punjul Santoso ketika dikonfirmasi oleh Kabarmalang.com pada Selasa siang (22/09/2020).

“Jadi memang sudah masuk tahap lelang. Sudah masuk dalam PAK juga pada tahun ini,” ungkapnya.

Punjul juga menerangkan bahwa dengan sisa waktu tiga bulan ini berharap agar pembangunan rolling door di pasar wisata Sidomulyo tersebut bisa tercapai karena masyarakat sudah cukup lama menunggu.

Terpisah, Suwarno salah satu pedagang di Pasar Sidomulyo menerangkan bahwa dirinya dan beberapa pedagang sudah cukup pesimis dengan adanya kabar pemberian rolling door.

Pasalnya pada tahun 2019 lalu, pihaknya juga sempat mendapatkan kabar rolling door tersebut akan dibangun namun ternyata tetap gagal.

“Kami menunggu namun tidak terlalu berharap. Apalagi membawa banyak barang dagangan untuk pulang pergi dari rumah ke pasar dengan jarak yang cukup jauh sudah mulai membiasa buat kami,” terangnya.

Warno juga menambahkan bahwa dirinya hanya bisa berpasrah diri, jika memang harus kembali menunggu pemasangan rolling door sampai empat tahun kedepan. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Kejaksaan Negeri Kota Batu Musnahkan Barang Bukti dari 67 Kasus

Diterbitkan

||

Oleh

Suasana pemusnahan bb di halaman Kejaksaan Negeri Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – Puluhan barang bukti berupa narkoba dan miras dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Kota Batu pada Selasa Siang (22/09/2020) dihalaman kantor Kejaksaan Negeri.

Kepala Kejaksaan Negeri Supriyanto mengatakan bahwa pemusnahan tersebut merupakan hasil dari 67 kasus selama Januari hingga September 2020.

“Ini adalah salah satu bentuk tindakan tegas dari kami bahwa bb (barang bukti) dari hasil tindak pidana memang memang harus dimusnahkan,” ungkapnya.

Hal ini dikarenakan selain sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat umum, namun juga sebagai antisipasi agar bb tersebut tidak disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dijelaskan lebih rinci, bb yang dimusnakan diantaranya sabu-sabu 102 gram dari 48 perkara, ekstasi 67 butir dari 1 perkara, ganja 900 gram dari 4 perkara, dobel L 200 ribu butir dari 7 perkara, dan 350 botol minuman keras merk bintang kuntul dalam 1 perkara, serta sisanya kasus campuran atau umum seperti baju dan sebagainya dan pemusnahannya dilakukan secara dibakar, blender, dan slender.

“Jadi bukan hanya badan tersangka yang dieksekusi, tapi juga BB juga dieksekusi dengan cara dimusnahkan. Mudah-mudahan angka kejahatan khususnya narkoba juga bisa menurun,” tegas mantan Kejari Gorontalo ini.

Supriyanto juga berharap dengan adanya pemberantasan perkara narkoba yang sudah diseriusi, bisa menimbulkan dampak positif dan memutus penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut. (arl/fir)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com